Gubernur Sherly Tjoanda Turun Tangan Saat Tahu Ada Bocah Ternate Dibully karena Jago Bahasa Inggris
- Instagram/s_tjo
tvOnenews.com - Kasus perundungan atau bullying menjadi sorotan publik, kali ini menimpa seorang bocah di Kota Ternate yang justru memiliki kemampuan membanggakan.
Bocah bernama Altaf tersebut mengalami perundungan hanya karena fasih berbicara dalam bahasa Inggris, sebuah kemampuan yang seharusnya diapresiasi.
Peristiwa ini mencuat setelah seorang ibu menyampaikan curahan hatinya secara langsung kepada Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda.
Sang ibu mengungkapkan bahwa anaknya kerap dirundung oleh teman-temannya karena kebiasaannya berbicara menggunakan bahasa Inggris, terutama saat berinteraksi dengan turis asing di Ternate.
Menurut penuturan sang ibu, Altaf memang memiliki minat besar terhadap bahasa Inggris.
Ia bahkan sering berlatih dengan berbicara langsung kepada wisatawan asing yang datang ke daerahnya.
Aktivitas tersebut tidak hanya meningkatkan kemampuan bahasa Altaf, tetapi juga membuat kontennya di media sosial kerap masuk halaman rekomendasi.
Namun, alih-alih mendapat dukungan dari lingkungan sekitar, Altaf justru menjadi sasaran ejekan.
- Instagram/s_tjo
Teman-temannya menyebutnya “sok” karena menggunakan bahasa Inggris, bahkan menganggapnya tidak sesuai dengan identitas sebagai orang Ternate.
“They say, why do you learn English you are Ternate people, why do you learn English so? Maybe just that but they always repeat it over and over,” kata Altaf.
Perundungan yang dialami Altaf ini menjadi perhatian serius, karena dapat berdampak pada kepercayaan diri dan perkembangan mental anak.
Menanggapi hal tersebut, Sherly Tjoanda langsung mengambil langkah cepat. Ia mengundang Altaf secara pribadi untuk datang ke kediamannya.
Momen pertemuan ini kemudian dibagikan melalui akun Instagram pribadinya, yang langsung menarik perhatian publik.
Dalam pertemuan tersebut, suasana terlihat hangat dan penuh keakraban. Altaf menyapa dengan sopan, mencium tangan gubernur, dan memperkenalkan diri.
Keduanya kemudian duduk bersama dan berbincang santai.
Menariknya, percakapan antara Sherly dan Altaf dilakukan dalam bahasa Inggris. Hal ini menjadi bukti nyata kemampuan Altaf yang memang sudah cukup baik di usia muda.
Dalam obrolan tersebut, Sherly Tjoanda menanyakan alasan Altaf menyukai bahasa Inggris.
Load more