GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dedi Mulyadi Sidak SMA di Subang, Marah Besar Lihat Sekolah Kotor

Gubernur Jawa Barat sidak langsung ke salah satu SMA di Subang, marah besar mendapati sekolah kotor dan tidak rapi.
Rabu, 1 April 2026 - 20:29 WIB
Dedi Mulyadi sidak SMA di Subang
Sumber :
  • YouTube/KANG DEDI MULYADI CHANNEL

tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, kembali menjadi sorotan setelah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sebuah sekolah menengah atas di Subang

Momen tersebut dibagikan melalui kanal YouTube pribadinya dan memperlihatkan bagaimana Dedi menyoroti langsung kondisi lingkungan sekolah yang dinilainya jauh dari standar kebersihan dan kerapihan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam kunjungannya, Dedi mendatangi area sekolah dan masuk ke pos jaga.

Ia mendapati seorang penjaga tengah bermain ponsel dan tidak menyadari kehadirannya. 

Kondisi tersebut langsung mendapat teguran, terlebih ketika ia melihat pakaian keamanan yang digantung sembarangan di dinding.

Dedi Mulyadi sidak SMA di Subang
Dedi Mulyadi sidak SMA di Subang
Sumber :
  • YouTube/KANG DEDI MULYADI CHANNEL

Tak berhenti di situ, Dedi juga menyoroti kondisi ruang jaga yang dinilai tidak layak. 

Ia bahkan langsung memberikan uang untuk memperbaiki fasilitas di dalamnya, mulai dari membeli sajadah baru, bantal, hingga mengecat ulang ruangan agar terlihat lebih bersih dan nyaman.

“Saya pengen lembaga-lembaga pendidikan di Jawa Barat itu mencerminkan spirit pendidikan. Cepat dirapikan ruangannya,” tegas Dedi Mulyadi.

Selain itu, ia juga meminta agar papan pengumuman yang sudah tidak relevan segera dibenahi. 

Baginya, setiap sudut sekolah harus mencerminkan nilai pendidikan, termasuk dari sisi estetika dan kebersihan lingkungan.

Dedi Mulyadi sidak SMA di Subang
Dedi Mulyadi sidak SMA di Subang
Sumber :
  • YouTube/KANG DEDI MULYADI CHANNEL

Ketegangan sempat terjadi ketika pihak sekolah mencoba memberikan penjelasan. 

Namun Dedi dengan tegas meminta agar kondisi yang ada diakui apa adanya sebagai bahan evaluasi.

“Itu yang ngeberesin halte siapa? (Menunjuk halte di depan sekolah) Jangan bantah Pak, itu loh yang ngeberesin saya Pak,” tegas Dedi.

“Maksud saya, sekolah yang jadi pelopor, lingkungan kebersihan,” lanjutnya.

Dedi menegaskan bahwa kritik yang disampaikannya bukan untuk menyalahkan, melainkan mendorong perbaikan. 

Ia bahkan meminta pihak sekolah untuk tidak defensif dan berani mengakui kekurangan yang ada.

“Dengan saya jangan menyanggah, akui kalau kumuh ya kumuh. Tujuannya untuk membenahi,” ujarnya.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi
Sumber :
  • YouTube/KANG DEDI MULYADI CHANNEL

Menurutnya, sekolah memiliki peran penting dalam membentuk karakter siswa, tidak hanya dari sisi akademik, tetapi juga kepedulian terhadap lingkungan. 

Ia menilai, kebersihan seharusnya menjadi standar dasar yang harus dijaga oleh seluruh elemen sekolah.

Dalam sidak tersebut, Dedi juga menyoroti penataan pos jaga yang dianggap tidak tepat karena tidak berada di bagian depan sekolah. 

Ia meminta agar pos tersebut dipindahkan ke lokasi yang lebih strategis demi fungsi pengawasan yang maksimal.

Ia juga mengkritik minimnya inisiatif dari pihak sekolah dalam menjaga lingkungan. 

Menurutnya, perubahan tidak boleh hanya terjadi setelah ada teguran, tetapi harus lahir dari kesadaran internal.

“Saya tiap hari sini tuh itu yang beresin siapa? Halte. Saya yang ngecat sendiri, Pak,” kata Dedi.

Dedi Mulyadi sidak SMA di Subang
Dedi Mulyadi sidak SMA di Subang
Sumber :
  • YouTube/KANG DEDI MULYADI CHANNEL

Lebih jauh, Dedi menekankan pentingnya pendidikan yang aplikatif. 

Ia bahkan menyinggung peran guru untuk mendorong siswa menciptakan solusi nyata dari ilmu yang dipelajari di kelas.

“Sekolah itu ngajarin peka pada lingkungan. Menginisiasi, bergerak, kebersihan itu standarisasi. Jadi pendidikan outputnya tidak hanya akademik, outputnya adalah orang-orang yang peka terhadap lingkungan agar kita menang dalam pertarungan,”

Dedi juga menyoroti kondisi bangunan sekolah, termasuk atap yang bocor. 

Ia menilai permasalahan tersebut sebenarnya sederhana dan bisa segera diatasi tanpa harus menunggu anggaran besar.

“Kenapa bocor? Karena genting bocor dibiarkan,” ujarnya.

Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat
Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat
Sumber :
  • YouTube LEMBUR PAKUAN CHANNEL

Menurutnya, budaya menunggu bantuan tanpa inisiatif justru menjadi penghambat kemajuan. 

Ia mendorong seluruh pihak sekolah untuk lebih kreatif dan gotong royong dalam menyelesaikan masalah.

“Generasi yang hebat itu hanya akan lahir dari anak-anak yang punya kreativitas. Anak-anak yang jenius di kelasnya kalau tidak punya kreativitas itu rata-rata tidak sukses,” kata Dedi.

Di akhir sidaknya, Dedi kembali menegaskan komitmennya untuk mendukung dunia pendidikan di Jawa Barat, termasuk melindungi kepala sekolah dan guru selama mereka bekerja dengan baik. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun ia juga menuntut adanya perubahan nyata dalam cara berpikir dan bertindak.

Sidak tersebut menjadi pengingat bahwa kualitas pendidikan tidak hanya diukur dari nilai akademik, tetapi juga dari lingkungan yang bersih, tertata, dan mampu menumbuhkan karakter peduli serta kreatif pada siswa. (gwn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tinjau SPKLU UID Lampung, Ali Masykur Musa Dorong Layanan Infrastruktur EV Makin Andal dan Dekat dengan Masyarakat

Tinjau SPKLU UID Lampung, Ali Masykur Musa Dorong Layanan Infrastruktur EV Makin Andal dan Dekat dengan Masyarakat

Komisaris Independen PT PLN (Persero), Prof. KH. Ali Masykur Musa, melakukan kunjungan sekaligus silaturahmi ke Kantor PLN Unit Induk Distribusi Lampung.
Pemerintah Ungkap Lebih 1.000 Sekolah Terdampak Banjir Sumatera Belum Diperbaiki, Siswa Masih Belajar di Tenda Darurat

Pemerintah Ungkap Lebih 1.000 Sekolah Terdampak Banjir Sumatera Belum Diperbaiki, Siswa Masih Belajar di Tenda Darurat

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah, Muhammad Qodari membenarkan bahwa lebih dari 1.000 sekolah yang terdampak banjir bandang di Sumatera masih belum diperbaiki.
Dari Tanam Paksa hingga Mendunia, Kopi Luwak Indonesia Terus Dijaga Kualitasnya Selama Puluhan Tahun

Dari Tanam Paksa hingga Mendunia, Kopi Luwak Indonesia Terus Dijaga Kualitasnya Selama Puluhan Tahun

Kopi luwak Indonesia terus mendunia dengan cita rasa khas dan sejarah panjang. Worcas rayakan 91 tahun perjalanan kopi premium nusantara.
mahakaX Perkuat Transformasi Bisnis Digital di RUPST 2026, Fokus Jaga Kinerja dan Efisiensi

mahakaX Perkuat Transformasi Bisnis Digital di RUPST 2026, Fokus Jaga Kinerja dan Efisiensi

mahakaX menggelar RUPST 2026 dan menegaskan fokus transformasi bisnis digital, efisiensi operasional, serta penguatan tata kelola perusahaan.
Resep Olahan Daging Kurban: Irisan Daging Goreng Ketumbar

Resep Olahan Daging Kurban: Irisan Daging Goreng Ketumbar

Resep olahan gading kurban Idul Adha 1447 H/2026: Irisan daging goreng ketumbar ala YouTube Rayyan Al Ghazali.
Demi Megawati Hangestri, Pevoli Senior yang Belasan Tahun di Hillstate Rela Serahkan Nomor Punggung 8

Demi Megawati Hangestri, Pevoli Senior yang Belasan Tahun di Hillstate Rela Serahkan Nomor Punggung 8

Menurut laporan Volleybox, pevoli senior Hillstate Kim Yeon-gyeon rela serahkan nomor punggung 8 yang telah dia pakai selama 15 tahun kepada Megawati Hangestri.

Trending

Pembagian Grup Kejuaraan Voli Industri & Bola Voli Profesional Korea 2026: Megawati Hangestri Absen, Hillstate dan Red Sparks Satu Pool

Pembagian Grup Kejuaraan Voli Industri & Bola Voli Profesional Korea 2026: Megawati Hangestri Absen, Hillstate dan Red Sparks Satu Pool

Daftar pembagian grup Kejuaraan Voli Industri & Bola Voli Profesional Korea 2026, di mana Megawati Hangestri tak akan unjuk gigi saat Hyundai Hillstate satu pool dengan Red Sparks.
Tak Lagi Pikirkan Red Sparks, Megawati Hangestri Kini Fokus Bidik Gelar Juara Bersama Hyundai Hillstate

Tak Lagi Pikirkan Red Sparks, Megawati Hangestri Kini Fokus Bidik Gelar Juara Bersama Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri resmi bergabung dengan Hyundai Hillstate untuk V-League 2026/2027. Tinggalkan Red Sparks, Megatron kini membidik gelar juara.
Pengakuan Jokowi soal Kondisi Kesehatannya, Singgung Blusukan ke Masyarakat

Pengakuan Jokowi soal Kondisi Kesehatannya, Singgung Blusukan ke Masyarakat

Mantan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan kondisi kesehatannya yang kini sudah membaik dan siap untuk keliling Indonesia menemui masyarakat.
Media Vietnam Lancarkan Perang Urat Saraf ke Timnas Indonesia, Sindir John Herdman Tak Bisa Kalahkan The Golden Star di Piala AFF 2026

Media Vietnam Lancarkan Perang Urat Saraf ke Timnas Indonesia, Sindir John Herdman Tak Bisa Kalahkan The Golden Star di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai melancarkan perang urat saraf kepada Timnas Indonesia jelang Piala AFF 2026 Juli nanti. Kali ini, pelatih John Herdman, menjadi sasaran.
Megawati Hangestri Disinggung Aldi Taher, Boy Arnez dan Pemain Timnas Voli Indonesia Beri Komentar Kocak

Megawati Hangestri Disinggung Aldi Taher, Boy Arnez dan Pemain Timnas Voli Indonesia Beri Komentar Kocak

Aldi Taher mendadak membuat geger volimania Indonesia karena mengunggah postingan bersama sejumlah pemain Timnas Voli Indonesia. Bahkan nama Megawati Hangestri ikut disinggung.
5 Fakta Kasus Pembunuhan di Simpang Yasmin Bogor, Hubungan Korban dan Pelaku hingga Curhatan Korban Sebelum Tewas

5 Fakta Kasus Pembunuhan di Simpang Yasmin Bogor, Hubungan Korban dan Pelaku hingga Curhatan Korban Sebelum Tewas

Publik dikejutkan dengan sebuah penemuan jasad wanita yang terjatuh dari Tol BORR, Simpang Yasmin, Bogor pada Sabtu (23/5/2026). Berikut 5 fakta selengkapnya
AFC Akui Timnas Indonesia Jadi Tim Asia Pertama di Piala Dunia

AFC Akui Timnas Indonesia Jadi Tim Asia Pertama di Piala Dunia

Sekitar dua pekan lagi sejarah baru akan tercipta di dunia dengan kehadiran 48 tim di Piala Dunia 2026. Sembilan tim asal Asia pun ikut meramaikan gelaran itu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT