News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Amanat Tegas Dedi Mulyadi, Minta Pegawai Pemprov Jawa Barat Utamakan Pekerjaan daripada Bicara: Terlalu Imajinatif

​​​​​​​Dedi Mulyadi minta pegawai Pemprov Jabar utamakan kerja nyata. Ia kritik birokrasi yang dinilai terlalu imajinatif dan jauh dari kebutuhan rakyat.
Selasa, 7 April 2026 - 03:18 WIB
Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat
Sumber :
  • YouTube LEMBUR PAKUAN CHANNEL

tvOnenews.com - Kerja nyata atau sekadar wacana? Pertanyaan itu dijawab tegas oleh Dedi Mulyadi di hadapan pegawai Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Dalam amanatnya, ia menyoroti kebiasaan birokrasi yang dinilai terlalu banyak berimajinasi tanpa eksekusi konkret.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, memimpin apel pagi yang dirangkaikan dengan halal bihalal bersama pegawai Pemprov Jabar di halaman Gedung Sate. Berbeda dari tradisi seremonial yang kerap berlangsung formal, ia memilih suasana sederhana dan penuh kekeluargaan dengan konsep lesehan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kegiatan tersebut juga terekam dalam unggahan YouTube Lembur Pakuan Channel pada 30 Maret 2026. Dalam sambutannya, Dedi membuka dengan sapaan kepada seluruh jajaran pemerintahan di Jawa Barat.

dedi mulyadi
Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat. (Sumber: YouTube LEMBUR PAKUAN CHANNEL)

Dalam pidatonya, Dedi Mulyadi menyampaikan, “Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Sampurasun. Yang saya hormati Wakil Gubernur Provinsi Jawa Barat, para bupati, wali kota, wakil bupati, wakil wali kota, para ketua DPRD se-Provinsi Jawa Barat, serta seluruh jajaran pegawai Pemerintah Provinsi Jawa Barat.”

Ia juga menyampaikan apresiasi atas momen silaturahmi yang tetap terjaga di tengah aktivitas pemerintahan.

“Saya mengucapkan terima kasih pada pagi hari di minggu kedua Syawal 1447 Hijriah ini kita dapat berkumpul untuk bersilaturahmi sebagai bentuk tradisi tahunan negara,” ujar Dedi Mulyadi.

Namun, di balik suasana hangat tersebut, Dedi Mulyadi menyampaikan kritik tajam terhadap pola kerja birokrasi yang dinilai masih terlalu fokus pada seremoni dan konsep.

“Biasanya, sejak saya menjadi bupati, hari pertama masuk kerja selalu diisi halal bihalal dengan berbagai kegiatan seremonial,” kata Dedi Mulyadi.

Menurutnya, kondisi tersebut perlu diubah karena tuntutan pelayanan publik semakin tinggi dan membutuhkan respons cepat.

“Seiring dengan tuntutan kerja untuk memberikan layanan terbaik bagi masyarakat, saya lebih memilih apel pagi. Saya ini gubernur pinggiran, bukan gubernur kantoran,” tegasnya.

Ia menjelaskan bahwa istilah “gubernur pinggiran” mencerminkan pendekatan kepemimpinan yang lebih dekat dengan masyarakat.

“Gubernur pinggiran adalah gubernur yang hadir di pinggir kampung, di pinggir kali, di pinggir pantai, di pinggir jalan, hingga di pinggir hutan,” jelas Dedi Mulyadi.

Lebih lanjut, Dedi menilai selama ini pendekatan pemerintahan masih terlalu jauh dari kebutuhan nyata masyarakat.

“Selama ini provinsi itu terlalu akademis, terlalu imajinatif. Itu tidak sesuai dengan tuntutan publik yang semakin terbuka,” ungkapnya.

Ia menekankan bahwa sebagai pemimpin yang dipilih rakyat, setiap kebijakan harus berbasis kebutuhan riil, bukan sekadar gagasan di atas kertas.

“Gagasan tidak boleh imajinatif, tapi harus real. Karena masyarakat membutuhkan pekerjaan, perumahan, kesehatan, pendidikan, dan kebahagiaan,” lanjut Dedi.

Sebagai solusi, ia memperkenalkan konsep sederhana yang disebut sebagai manajemen Sunda.

“Cara taktis itu ada dalam manajemen Sunda yang sederhana: Pok, Pek, Prak. Itu artinya lebih mengutamakan pekerjaan daripada pembicaraan,” jelasnya.

Konsep tersebut, menurut Dedi ,ulyadi, menjadi pengingat bagi pegawai Pemerintah Provinsi Jawa Barat agar tidak berhenti pada ide dan diskusi, tetapi segera diwujudkan dalam tindakan nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Melalui amanat tersebut, Dedi Mulyadi menegaskan arah baru bagi seluruh pegawai Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk meninggalkan pola kerja yang terlalu imajinatif dan beralih pada tindakan nyata.

Pesan utamanya jelas, birokrasi harus bergerak cepat, bekerja konkret, dan hadir langsung menjawab kebutuhan masyarakat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seluruh jajaran pegawai Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang hadir saat itu pun terlihat mengangguk setuju dengan amanat tegas Dedi Mulyadi tersebut. 

(anf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hujan Es Guyur Kota Malang, BPBD Minta Warga Tak Panik dan Pahami Fenomena Alam

Hujan Es Guyur Kota Malang, BPBD Minta Warga Tak Panik dan Pahami Fenomena Alam

Masyarakat Kota Malang, Jawa Timur, diimbau untuk tetap tenang dalam menghadapi fenomena hujan es yang melanda wilayah tersebut pada Kamis (9/4/2026) siang. 
Dua Anak Tewas Diduga karena Tenggelam di Ponorogo Jatim, Polisi Lakukan Penyelidikan

Dua Anak Tewas Diduga karena Tenggelam di Ponorogo Jatim, Polisi Lakukan Penyelidikan

Kepolisian Sektor (Polsek) Siman tengah mendalami peristiwa tragis yang menimpa dua anak berinisial MA dan MF. 
Tingginya Mobilitas Masyarakat, Rumah Sakit Ini Sokong Layanan Kegawatdaruratan di Badung

Tingginya Mobilitas Masyarakat, Rumah Sakit Ini Sokong Layanan Kegawatdaruratan di Badung

Tingginya mobilitas masyarakat serta aktivitas pariwisata di wilayah Kabupaten Badung, Bali menjadikan kebutuhan akan layanan kegawatdaruratan yang cepat dan andal semakin penting terutama dalam menangani kasus kecelakaan lalu lintas, kondisi medis mendadak, hingga situasi darurat pada ibu dan anak.
Menhub Dudy Purwagandhi: Kenaikan Tiket Pesawat Tak Boleh Melewati Ambang 13 Persen

Menhub Dudy Purwagandhi: Kenaikan Tiket Pesawat Tak Boleh Melewati Ambang 13 Persen

Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi melarang keras maskapai penerbangan menaikkan harga tiket melampaui batas atas 13 persen. 
Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan, Muhamad Mardiono, menghadiri agenda taklimat yang dipimpin langsung Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Kerja Pemerintah di Istana Merdeka, Rabu (8/4). 
Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Gunung Semeru yang menjulang setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. 

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Dua Anak Tewas Diduga karena Tenggelam di Ponorogo Jatim, Polisi Lakukan Penyelidikan

Dua Anak Tewas Diduga karena Tenggelam di Ponorogo Jatim, Polisi Lakukan Penyelidikan

Kepolisian Sektor (Polsek) Siman tengah mendalami peristiwa tragis yang menimpa dua anak berinisial MA dan MF. 
Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan, Muhamad Mardiono, menghadiri agenda taklimat yang dipimpin langsung Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Kerja Pemerintah di Istana Merdeka, Rabu (8/4). 
Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Gunung Semeru yang menjulang setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. 
Menhub Dudy Purwagandhi: Kenaikan Tiket Pesawat Tak Boleh Melewati Ambang 13 Persen

Menhub Dudy Purwagandhi: Kenaikan Tiket Pesawat Tak Boleh Melewati Ambang 13 Persen

Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi melarang keras maskapai penerbangan menaikkan harga tiket melampaui batas atas 13 persen. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT