News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gubernur Dedi Mulyadi Temui Keluarga Pemilik Hajat yang Tewas Dikeroyok di Purwakarta, Sampaikan Permintaan Maaf

Dedi Mulyadi temui keluarga korban tewas dikeroyok di Purwakarta dan sampaikan permintaan maaf. Kasus pemalakan di hajatan ini jadi sorotan serius.
Selasa, 7 April 2026 - 06:11 WIB
Dedi Mulyadi ke rumah korban pengeroyokan
Sumber :
  • YouTube/KANGDEDIMULYADICHANNEL

tvOnenews.com - Peristiwa pengeroyokan tragis terjadi di Purwakarta yang mengundang perhatian publik luas termasuk Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Seorang pria bernama Dadang, yang merupakan pemilik hajat, meninggal dunia setelah diduga menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok orang yang disebut sebagai preman kampung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kejadian memilukan ini terjadi saat acara hajatan tengah berlangsung.

Suasana yang seharusnya penuh kebahagiaan berubah menjadi duka mendalam bagi keluarga dan warga sekitar.

Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, insiden bermula dari kedatangan sekelompok orang ke lokasi hajatan.

Kasi Humas Polres Purwakarta, Enjang Sukandi, mengungkapkan bahwa kelompok tersebut diduga datang untuk meminta jatah kepada tuan rumah.

“Didapati pada saat hajatan sedang berlangsung, ada sekelompok orang yang datang ke tempat hajatan yang menurut warga sekitar itu nyebutnya minta jatah,” ujarnya.

Namun, situasi kemudian memanas akibat kesalahpahaman yang berujung keributan. Dalam insiden tersebut, Dadang diduga menjadi korban pengeroyokan oleh lebih dari dua orang hingga akhirnya meninggal dunia di lokasi kejadian.

Hingga kini, kasus tersebut masih dalam pengembangan pihak kepolisian.

Peristiwa ini langsung mendapat respons dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Melalui pernyataan di media sosial, Dedi menyampaikan duka mendalam sekaligus permohonan maaf kepada keluarga korban.

“Saya sebagai Gubernur Jawa Barat menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya pada keluarga Pak Dadang atas kelalaian kami sebagai penyelenggara daerah Provinsi Jawa Barat sehingga tidak bisa melindungi warganya,” ujar Dedi Mulyadi.

Permintaan maaf tersebut menjadi bentuk tanggung jawab moral atas peristiwa yang menimpa warganya.

Dedi juga menegaskan bahwa kejadian ini menjadi pelajaran penting bagi semua pihak untuk meningkatkan perlindungan terhadap masyarakat, terutama dalam kegiatan yang melibatkan banyak orang seperti hajatan.

Tidak hanya melalui pernyataan, Dedi Mulyadi juga menunjukkan kepeduliannya dengan mendatangi langsung kediaman keluarga korban.

Dedi Mulyadi temui keluarga korban
Dedi Mulyadi temui keluarga korban
Sumber :
  • YouTube/KANGDEDIMULYADICHANNEL

Kehadirannya di rumah duka menjadi momen haru, di mana ia bertemu langsung dengan keluarga almarhum Dadang dan memberikan dukungan secara langsung.

Dalam kunjungannya, Dedi menegaskan bahwa tindakan pengeroyokan yang dilakukan oleh para pelaku merupakan perbuatan yang tidak bisa ditoleransi.

Ia berharap para pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal atas perbuatannya.

"Menurut saya tindakannya tindakan-tindakan yang sudah tidak bisa ditolerir dan semoga mereka mendapat hukuman yang setimpal dengan perbuatannya karena menghilangkan nyawa orang lain," tegasnya.

Selain itu, Dedi juga menyampaikan doa untuk almarhum serta kekuatan bagi keluarga yang ditinggalkan. Ia berharap keluarga korban diberi ketabahan dalam menghadapi musibah ini.

Lebih lanjut, Dedi Mulyadi menyoroti pentingnya memberantas praktik premanisme di masyarakat.

Ia menyebut bahwa sejak menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat, pemberantasan premanisme menjadi salah satu fokus utamanya.

Ia juga mengimbau agar setiap kegiatan hajatan warga ke depan dapat dilakukan dengan pengawasan yang lebih ketat.

Salah satu langkah yang disarankan adalah melibatkan aparat keamanan setempat untuk menjaga ketertiban dan mencegah potensi gangguan.

Selain itu, Dedi Mulyadi juga mengingatkan agar kegiatan hajatan dijauhkan dari konsumsi minuman keras yang kerap menjadi pemicu konflik di tengah masyarakat.

“Kalau ada kegiatan hajatan warga agar terbebas dari minuman keras, dan sebaiknya dipiketin oleh aparat keamanan setempat untuk menjaga kenyamanan,” ujarnya.

Sementara itu, pihak kepolisian dari Polda Jawa Barat bersama jajarannya disebut telah bergerak cepat untuk mengamankan para pelaku.

Upaya ini dilakukan sebagai bentuk penegakan hukum sekaligus memberikan rasa keadilan bagi keluarga korban.

Peristiwa yang terjadi pada Dadang menunjukkan bahwa potensi konflik bisa muncul kapan saja jika tidak diantisipasi dengan baik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sorotan publik terhadap kasus ini juga semakin besar seiring dengan viralnya kejadian di media sosial.

Banyak masyarakat yang berharap agar kejadian serupa tidak terulang dan keamanan warga bisa lebih terjamin ke depannya, terutama dalam acara-acara sosial seperti hajatan. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Mantan Bos F1 Coret George Russell dari Daftar Kandidat Juara Dunia 2026

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Mantan Bos F1 Coret George Russell dari Daftar Kandidat Juara Dunia 2026

Mantan bos F1 Bernie Ecclestone membuat prediksi mengejutkan soal perebutan gelar dunia Formula 1 2026. George Russell dicoret dari bursa juara.
Hadirkan Program PEKA, BPJS Ketenagakerjaan Jadikan Santunan untuk Perkuat Kemandirian Keluarga Pekerja secara Berkelanjutan

Hadirkan Program PEKA, BPJS Ketenagakerjaan Jadikan Santunan untuk Perkuat Kemandirian Keluarga Pekerja secara Berkelanjutan

BPJS Ketenagakerjaan lakukan pendekatan Value Beyond Protection melalui Program PEKA untuk berdayakan ahli waris, mendorong kemandirian ekonomi, dan kesejahteraan berkelanjutan.
Mampukah Inggris Taklukkan Meksiko di Kandangnya? Ini Prediksi Skor, Head to Head, dan Susunan Pemain Babak 16 Besar Piala Dunia 2026

Mampukah Inggris Taklukkan Meksiko di Kandangnya? Ini Prediksi Skor, Head to Head, dan Susunan Pemain Babak 16 Besar Piala Dunia 2026

Prediksi Meksiko vs Inggris di babak 16 besar Piala Dunia 2026. Simak head to head, prediksi skor, susunan pemain, serta peluang ke perempat final.
Investasi Rp2,34 Triliun ke Indonesia, Turki Bangun Pabrik Oleokimia Raksasa di KEK Sei Mangkei

Investasi Rp2,34 Triliun ke Indonesia, Turki Bangun Pabrik Oleokimia Raksasa di KEK Sei Mangkei

Investasi dari Turki senilai Rp2,34 triliun masuk ke Indonesia melalui Evyap setelah meresmikan pabrik di KEK Sei Mangkei, Simalungun. Sumatera Utara.
Geothermal League 2026 Resmi Bergulir, Satukan Pelaku Industri Panas Bumi Lewat Sepak Bola

Geothermal League 2026 Resmi Bergulir, Satukan Pelaku Industri Panas Bumi Lewat Sepak Bola

Geothermal League 2026 resmi bergulir di Jakarta mulai 4 Juli hingga 2 Agustus 2026. Turnamen sepak bola antarpelaku industri panas bumi ini kembali digelar sebagai wadah mempererat kolaborasi sekaligus mempromosikan energi panas bumi kepada masyarakat luas.
Kapan Megawati Hangestri Berangkat ke Korrea Selatan?

Kapan Megawati Hangestri Berangkat ke Korrea Selatan?

Para pencinta bola voli kini sedang menghitung hari menanti tibanya sang "Megatron" Megawati Hangestri di Negeri Ginseng untuk segera merapat dan mengikuti ...

Trending

Bukan Megawati Hangestri, Timnas Voli Indonesia Mendadak Kembali Jadi Trending Topik di Korea Selatan

Bukan Megawati Hangestri, Timnas Voli Indonesia Mendadak Kembali Jadi Trending Topik di Korea Selatan

Indonesia kembali menjadi perbincangan hangat di media Korea Selatan. Namun kali ini bukan karena sosok Megawati Hangestri, melainkan Timnas Voli Indonesia yang menjadi atensi usai mengalahkan skuad Negeri Ginseng di final AVC Men's Cup 2026.
Pilot AMA Ditembak dari Jarak Sangat Dekat, Jenazah Dipulangkan ke AS

Pilot AMA Ditembak dari Jarak Sangat Dekat, Jenazah Dipulangkan ke AS

Pilot maskapai AMA, Nicholas Gosselin, meninggal dunia akibat luka tembak yang dilepaskan dari jarak sangat dekat.
Kronologi Menhut Raja Juli Antoni Terima Amplop dari Bupati Kuansing sebelum Terjaring OTT KPK

Kronologi Menhut Raja Juli Antoni Terima Amplop dari Bupati Kuansing sebelum Terjaring OTT KPK

Raja Juli paparkan kronologi dugaan pemberian amplop Bupati Kuansing kepadanya. Raja Juli menegaskan tidak ada pelepasan kawasan hutan di Kuantan Singingi, Riau
PDIP Desak Jokowi Penuhi Janjinya untuk Tunjukkan Ijazah Asli: Ditunggu Kehadirannya di PN Jakarta Timur

PDIP Desak Jokowi Penuhi Janjinya untuk Tunjukkan Ijazah Asli: Ditunggu Kehadirannya di PN Jakarta Timur

PDIP desak mantan Presiden ke-7 RI Jokowi untuk memenuhi janjinya hadir di PN Jakarta Timur terkait kasus ijazah sebelum melakukan safari ke NTT. Hal ini diucap
KPK Sebut Pengembalian Amplop Raja Juli Tak Hapus Unsur Pidana: Harusnya Laporkan!

KPK Sebut Pengembalian Amplop Raja Juli Tak Hapus Unsur Pidana: Harusnya Laporkan!

KPK mengatakan Raja Juli Antoni semestinya melaporkan dugaan gratifikasi berupa amplop yang ditinggalkan Bupati Kuansing tersebut kepada lembaga antirasuah.
Peringati Warisan Ali Khamenei, Presiden Iran Bicara Revolusi dan Kepemimpinan Baru Komunitas Muslim

Peringati Warisan Ali Khamenei, Presiden Iran Bicara Revolusi dan Kepemimpinan Baru Komunitas Muslim

Lembaga-lembaga internasional dinilai gagal menghentikan tindakan Israel di kawasan Timur Tengah, Presiden Iran Masoud Pezeshkian, Sabtu (4/7) juga mengkritik badan-badan global tetap diam sementara Israel secara terbuka berbicara tentang pembunuhan dan serangan yang ditargetkan.
Pilot Tewas Ditembak, DPR Khawatir Distribusi Logistik ke Pedalaman Papua Bakal Terganggu

Pilot Tewas Ditembak, DPR Khawatir Distribusi Logistik ke Pedalaman Papua Bakal Terganggu

Anggota Komisi XIII DPR RI, Fauqi Hapidekso, mengaku khawatir insiden penembakan pilot asal AS akan berdampak pada distribusi logistik ke pedalaman Papua.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT