Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi merespons bentrokan yang melibatkan oknum Bobotoh Persib Bandung dan pendukung Persija Jakarta, The Jakmania, di Purwakarta.
Suasana haru terjadi dalam acara Panggung Rakyat di Purwakarta saat Kang Dedi Mulyadi (KDM) bertemu seorang guru honorer yang berjualan kopi untuk kebutuhan.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi tampak tersentuh ketika melihat ketulusan hati dari Bu Atun, guru Ppkn SMAN 1 Purwakarta yang diolok-olok oleh siswanya sendiri
Top 3: KDM siap temui Kementerian PAN-RB, Kadisdik Jawa Barat sejalan dengan Dedi Mulyadi soal sanksi murid SMAN 1 Purwakarta, Bu Guru Atun sumbang Rp25 juta.
KDM memberikan apresiasi kepada Bu Atun, guru SMAN 1 Purwakarta yang sempat viral karena menjadi korban ejekan muridnya. Di tengah sorotan publik sang guru.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi melakukan kunjungan ke SMAN 1 Purwakarta untuk menanggapi kasus viral yang melibatkan sikap tidak pantas siswa terhadap guru.
Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi temui Guru SMAN 1 Purwakarta, Bu Atun yang diejek siswa. Kang Dedi Mulyadi (KDM) sidak ke sekolah bertemu para siswa
Gubernur Dedi Mulyadi mengatakan siap mengirim beberapa siswa SMAN 1 Purwakarta yang mem-bully Bu Atun waktu lalu. Siswa tersebut viral karena acung jari tengah
SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Warganet naik darah ketika menemukan akun medsos diduga milik juri LCC MPR Indri Wahyuni yang minta maaf hanya melalui bio serta foto profil Instagram-nya.