Suara Hati Teteh Cantik Keluhkan Jalan Rusak di Cianjur Ditanggapi Dedi Mulyadi: Kenapa Segala Berpisah?
- Instagram/@silvisisilya & Tangkapan layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel
Dedi Mulyadi selaku Gubernur Jabar langsung merespons keluhan tersebut. KDM sapaan akrabnya, menerima keluhan dilayangkan oleh Silvi.
Dedi Mulyadi bersyukur teteh cantik tersebut menginformasikan kerusakan Jalan Cikidang. Pasalnya, kondisi jalan itu sudah sangat memprihatinkan.
"Buat Teteh yang cantik, terima kasih ya sudah menginformasikan jalan yang bergelombang," respons Dedi Mulyadi melalui keterangan video diunggah di Instagram pribadinya, Selasa, 7 April 2026.
KDM menjelaskan bahwa, kerusakan Jalan Cikidang kini menjadi pusat perhatian Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar. Selain itu, pihaknya sudah mengadu kepada Pemerintah Kabupaten Cianjur.
"Dan saya sudah sampaikan ke Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdian dan sudah dijawab," katanya.
Ia mengatakan, pemerintah sudah menyiapkan anggaran perbaikan infrastruktur jalan yang rusak.
Jumlah anggaran yang dialokasikan, kata KDM, telah mencapai Rp1,8 miliar. Tujuannya untuk segera memperbaiki kondisi jalan rusak tersebut.
"Untuk segera dilakukan perbaikan sehingga jalannya tidak ajluk-ajlukan, terima kasih Teteh," ucapnya.
Dalam kesempatan itu, KDM juga berkelakar. Ia menyoroti ucapan yang dilontarkan oleh Silvi terkait meresahkan kondisi jalan itu sudah rusak sejak pertama kali menikah hingga bercerai.
"Kenapa juga atuh harus berpisah segala? Ikutan aku aja," canda KDM.
Sementara, Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdian juga telah menanggapi keluhan tersebut. Ia dan Pemkab Cianjur langsung meninjau lokasi jalan rusak, khususnya di Jalan Kandang Sapi-Tanjung Sari, Kecamatan Karangtengah pada Jumat, 3 April 2026.
Dalam peninjauan itu, Wahyu langsung memberikan instruksi kepada pihak yang berwenang. Tujuannya untuk segera melakukan perbaikan jalan agar infrastruktur jalan di kawasan Leles kembali mulus.
"Pak Kadis, ini untuk yang di Karangtengah, ada rehabilitasi jalan kan ya? Ini jalan direhabilitasi minggu depan. Tolong dibuatkan sodetan (jalan air) aja ini," ucap Wahyu.
Ia berpendapat penyebab jalan tersebut rusak. Hal itu diduga akibat penutupan saluran air dilakukan oleh pihak developer yang tidak bertanggung jawab.
Menurutnya, penutupan itu mengakibatkan adanya genangan air. Genangan itulah mengikis badan jalan.
Dalam hal ini, Bupati Wahyu memperintahkan agar ada perbaikan dan rehabilitasi jalan. Minimal membuat sodetan ke selokan agar tidak terjadi adanya genangan air.
Load more