Suara Hati Teteh Cantik Keluhkan Jalan Rusak di Cianjur Ditanggapi Dedi Mulyadi: Kenapa Segala Berpisah?
- Instagram/@silvisisilya & Tangkapan layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel
Cianjur, tvOnenews.com - Seorang teteh cantik sekaligus konten kreator, Silvi Sisilyajuwita mengeluhkan kondisi kerusakan jalan di Cianjur. Curhatannya langsung didengar oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Melalui Instagram @silvisisilya, Silvi mengunggah sebuah video viral. Dalam momen itu, ia mengadu kepada Dedi Mulyadi terkait kondisi Jalan Cikidang, Leles.
Ia mengungkapkan jalan raya tersebut rusak sejak 2020. Ia mengaku sangat resah dengan kondisi Jalan Cikidang, Leles, terutama saat berkendara melalui jalan itu.
"Assalamualaikum Bapak, Pak Dedi ingin curhat sama Pak Dedi Ya Allah Ya Rabbi. Saya dari Cianjur, dari Cikidang, Leles, dari dulu 2020 sampai sekarang 2026, ini Jalan Leles bikin geger otak, Bapak," ungkap Silvi dikutip tvOnenews.com, Selasa (7/4/2026).
Menariknya, ia berkelakar kondisi jalan tersebut telah terjadi sejak ia menikah. Namun hingga cerai, jalan raya di kawasan Leles, Kabupaten Cianjur tak kunjung diperbaiki.
Buktikan Jalan Rusak kepada Dedi Mulyadi
- Instagram/@silvisisilya
Dalam video itu, Silvi memperlihatkan kondisi jalan tersebut. Ia yang sedang dibonceng menggunakan sepeda motor menunjukkan Jalan Cikidang rusak parah.
Tak hanya itu, jalan tersebut juga bergelombang. Hal ini membuat pengendara selalu berhati-hati saat melintasi jalan itu.
Ia menambahkan, sekelas menggunakan motor berukuran besar tetap terasa. Menurutnya, jalan tersebut harus segera diperbaiki oleh pemerintah.
Ia mengadu terkait kondisi infrastruktur jalan tersebut agar tidak menyebabkan kecelakaan. Apalagi jalan rusak itu sama sekali belum tersentuh perbaikan sejak lima tahun terakhir.
Ditambah lagi, jalan rusak berada di Kampung Babakan Cipenjang itu menjadi jalur perlintasan beberapa truk besar. Tentu hal ini potensi membuat jalan itu semakin hancur.
"Jalan ini rusak banget aduh. Sekelas pakai motor NMAX aja udah goyang-goyang, Bapak, apalagi pakai motor Beat. Ini Ya Allah, Bapak, astaghfirullahaladzim, ini gimana Bapak?," jelasnya sambil mengeluh.
Tanggapan Dedi Mulyadi
- Antara
Dedi Mulyadi selaku Gubernur Jabar langsung merespons keluhan tersebut. KDM sapaan akrabnya, menerima keluhan dilayangkan oleh Silvi.
Dedi Mulyadi bersyukur teteh cantik tersebut menginformasikan kerusakan Jalan Cikidang. Pasalnya, kondisi jalan itu sudah sangat memprihatinkan.
"Buat Teteh yang cantik, terima kasih ya sudah menginformasikan jalan yang bergelombang," respons Dedi Mulyadi melalui keterangan video diunggah di Instagram pribadinya, Selasa, 7 April 2026.
KDM menjelaskan bahwa, kerusakan Jalan Cikidang kini menjadi pusat perhatian Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar. Selain itu, pihaknya sudah mengadu kepada Pemerintah Kabupaten Cianjur.
"Dan saya sudah sampaikan ke Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdian dan sudah dijawab," katanya.
Ia mengatakan, pemerintah sudah menyiapkan anggaran perbaikan infrastruktur jalan yang rusak.
Jumlah anggaran yang dialokasikan, kata KDM, telah mencapai Rp1,8 miliar. Tujuannya untuk segera memperbaiki kondisi jalan rusak tersebut.
"Untuk segera dilakukan perbaikan sehingga jalannya tidak ajluk-ajlukan, terima kasih Teteh," ucapnya.
Dalam kesempatan itu, KDM juga berkelakar. Ia menyoroti ucapan yang dilontarkan oleh Silvi terkait meresahkan kondisi jalan itu sudah rusak sejak pertama kali menikah hingga bercerai.
"Kenapa juga atuh harus berpisah segala? Ikutan aku aja," canda KDM.
Sementara, Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdian juga telah menanggapi keluhan tersebut. Ia dan Pemkab Cianjur langsung meninjau lokasi jalan rusak, khususnya di Jalan Kandang Sapi-Tanjung Sari, Kecamatan Karangtengah pada Jumat, 3 April 2026.
Dalam peninjauan itu, Wahyu langsung memberikan instruksi kepada pihak yang berwenang. Tujuannya untuk segera melakukan perbaikan jalan agar infrastruktur jalan di kawasan Leles kembali mulus.
"Pak Kadis, ini untuk yang di Karangtengah, ada rehabilitasi jalan kan ya? Ini jalan direhabilitasi minggu depan. Tolong dibuatkan sodetan (jalan air) aja ini," ucap Wahyu.
Ia berpendapat penyebab jalan tersebut rusak. Hal itu diduga akibat penutupan saluran air dilakukan oleh pihak developer yang tidak bertanggung jawab.
Menurutnya, penutupan itu mengakibatkan adanya genangan air. Genangan itulah mengikis badan jalan.
Dalam hal ini, Bupati Wahyu memperintahkan agar ada perbaikan dan rehabilitasi jalan. Minimal membuat sodetan ke selokan agar tidak terjadi adanya genangan air.
(hap)
Load more