Wakil Gubernur Siap Cium Lutut Dedi Mulyadi Jika Mampu Bangun Kalimantan Barat Pakai APBD Rp6 Triliun
- TikTok
Meski menghadapi berbagai keterbatasan, Krisantus memastikan bahwa pemerintah provinsi tidak tinggal diam.
Ia menyebut bahwa perbaikan infrastruktur jalan di beberapa wilayah, termasuk di Kabupaten Sintang, sudah mulai dilakukan.
Salah satu ruas jalan yang sempat viral, yakni di kawasan Bedayan, kini tengah dalam proses penanganan.
- Tangkapan Layar YouTube UIN Sunan Gunung Djati Bandung
Pemerintah daerah telah menurunkan alat berat dari Unit Pelaksana Jalan dan Jembatan (UPJJ) untuk mempercepat perbaikan.
“Infrastruktur jalan dan jembatan di Sintang memang menjadi tantangan besar dengan kemampuan fiskal yang ada. Tapi pemerintah tidak akan tinggal diam,” ujarnya.
Selain itu, Krisantus juga mengingatkan masyarakat agar lebih bijak dalam menyikapi informasi yang beredar di media sosial.
Ia menilai bahwa tidak semua informasi yang viral mencerminkan kondisi sebenarnya di lapangan.
“Di era digital ini, informasi sangat mudah masuk ke kita. Jangan sampai kita terpancing oleh berita yang belum tentu jelas sumbernya,” katanya.
Lebih jauh, Krisantus menegaskan bahwa pembangunan daerah merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota.
Ia menyebut bahwa kondisi infrastruktur di daerah menjadi cerminan dari kinerja pemerintah secara keseluruhan.
“Ketidakberhasilan kabupaten/kota juga merupakan ketidakberhasilan pemerintah provinsi,” ujarnya.
Sebagai putra daerah Sintang, Krisantus juga menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pembangunan di wilayah tersebut.
Ia mengaku memiliki tanggung jawab moral untuk memperbaiki kondisi daerahnya, meskipun harus menghadapi berbagai keterbatasan anggaran.
“Pemerintah provinsi tidak akan tinggal diam. Apalagi saya orang Sintang. Tidak mungkin saya lupa. Ini menyangkut harga diri,” tegasnya.
Pernyataan keras ini pun langsung viral dan memicu berbagai reaksi dari masyarakat. (adk)
Load more