News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tertegun dengan Sistem Bank, KDM Minta Layanan Samsat seperti Perbankan Buntut Jutaan Warga Jabar Nunggak PKB

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) berharap Samsat belajar dari sistem layanan perbankan demi wujudkan SE pajak kendaraan (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Sabtu, 11 April 2026 - 17:22 WIB
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM)
Sumber :
  • Pemprov Jabar

Bandung, tvonenews.com - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) tak habis membicarakan pajak kendaraan bermotor (PKB). Hal ini menyusul ia menerapkan pembayaran pajak kendaraan tanpa KTP.

KDM menerapkan kebijakan pajak kendaraan bermotor tanpa menggunakan KTP pemilik pertama dari surat edaran Bapenda Jabar dengan Nomor 47/KU.03.02/BAPENDA 2026 pada 6 April 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

KDM menjamin aturan ini memantik antusias warga Jabar. Pasalnya, ia melihat data sekitar lima juta pengguna kendaraan bermotor masih menunggak pembayaran PKB di Samsat di Jabar.

"Seluruh langkah ini merupakan upaya membangun kemudahan agar warga Jawa Barat mudah dalam membayar pajak kendaraan," kata KDM dilansir dari keterangannya melalui Instagram pribadinya, Sabtu (11/4/2026).

KDM Ungkap Penyebab Jutaan Warga Jabar Nunggak Pajak Kendaraan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).
Sumber :
  • Youtube Kang Dedi Mulyadi

Lebih lanjut, KDM menjelaskan penyebab utama jutaan warga Jabar terdata masih belum membayar kewajiban PKB. Hal ini berkaitan dengan penerapan birokrasi yang dinilai ribet.

"Mereka itu mau bayar pajak. Mau bayar pajak kenapa harus dibuat menjadi berbelit?," sentil Dedi Mulyadi.

KDM mengambil contoh kasus yang terjadi belakangan ini. Seorang warga Jabar sekaligus konten kreator, Lantang Yoga mengunggah sebuah video yang viral di media sosial.

Dalam video itu, Lantang membuktikan efektivitas SE diterapkan KDM. Ia menunjukkan proses administrasi membayar pajak tahunan masih berbelit di kantor Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung.

Alhasil, KDM menonaktifkan sementara Kepala Samsat tersebut. Ia menginginkan penerapan surat edaran mempermudah bayar pajak berjalan dengan baik.

Mantan Bupati Purwakarta ini tak lupa mengucapkan terima kasih kepada Samsat di seluruh wilayah Jabar. Ia bangga sudah banyak yang memberlakukan layanan sesuai SE tersebut.

"Saya juga terima kasih kepada jajaran Samsat seluruh Provinsi Jawa Barat, yang sudah mulai efektif melaksanakan pelayanan pembayaran pajak tahunan tanpa harus membawa KTP pemilik pertama," ucapnya.

Kata Dedi Mulyadi, efektivitas pelaksanaan surat edaran ini diharapkan mampu memberikan kemudahan untuk warga Jabar memenuhi kewajiban pembayaran pajak kendaraan.

"Semua itu harus dimudahkan," tegasnya.

Dedi Mulyadi Minta Samsat Belajar dari Sistem Layanan Perbankan

Ilustrasi layanan Samsat Keliling di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat
Ilustrasi layanan Samsat Keliling di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat
Sumber :
  • ANTARA/Pradita Kurniawan Syah

Mantan anggota DPR ini kemudian menyinggung layanan diterapkan perbankan. Ia bahkan membandingkan layanan Samsat dengan sistem di bank.

KDM iri melihat sistem di perbankan tertata rapi. Menurutnya, layanan di bank memberikan kemudahan kepada nasabahnya.

Melalui SE tersebut, ia berharap Samsat belajar dari sistem dari perbankan karena serba mudah. Hal ini dinilai efektif dan diharapkan bisa berlaku pada layanan pajak kendaraan.

Ia mencontohkan, kemudahan layanan yang diterapkan sukses membuat masyarakat menyukai bank. Contoh kesederhanaannya mulai dari mengambil uang hingga mengganti buku tabungan.

"Ke bank ngambil uang tapi nggak usah bawa buku, bawa buku tabungan cukup bawa ATM. Ganti ATM juga mudah, ganti buku tabungan mudah, transfer mudah hingga semuanya dimudahkan sehingga perbankan menjadi idola bagi warga Indonesia," jelasnya.

Di balik itu, Dedi Mulyadi memahami perbankan menerapkan sistem dengan standar keamanan tinggi. Namun begitu, hal tersebut tidak menutupi peluang memberikan layanan yang mudah untuk nasabah.

Ia berharap instansi pemerintah termasuk urusan membayar pajak kendaraan juga dipermudahkan layaknya penerapan sistem dalam perbankan.

"Orang bayar pajak itu dimudahin, jangan dipersulit, ini harapan saya," tegasnya.

Ia menambahkan, sekitar lima juta wajib pajak masih menunggak kewajibannya. Banyak warga wajib pajak belum membayar akibat proses yang menyulitkan.

Fenomena ini sering terjadi terhadap mereka yang ingin memenuhi kewajiban pajak tahunan motor bekas. Dalam prosesnya, mereka harus membutuhkan KTP pemilik pertama.

"Logikanya kan sederhana. Dengan menumpuk sampai jutaan, apa dampaknya orang tidak bayar pajak? Orang tidak bayar Jasa Raharja?," tanya KDM.

Hal ini tentu berkaitan dengan urusan keamanan dan keselamatan saat berkendara. Ia mencontohkan, bagi mereka yang mengalami kecelakaan akan mempersulit Pemprov Jabar.

"Apa dampaknya? Balik lagi ke Pemprov Jabar. Berapa puluh miliar sih ngobatin orang kecelakaan tanpa jaminan Jasa Raharja?," bebernya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

KDM optimis mereka yang belum membayar pajak kendaraan tidak akan menunggak lagi. Sebab, proses administrasinya terus berjalan lancar ke depannya demi mendukung pembangunan infrastruktur di Jabar.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Alasan Kuat Luka Menalo Terima Pinangan Persib meski Masih Sisa Kontrak di Eropa

Alasan Kuat Luka Menalo Terima Pinangan Persib meski Masih Sisa Kontrak di Eropa

Kesan positif dirasakan Luka Menalo, winger asal asal Bosnia dan Herzegovina, usai dua hari menjalani latihan bersama Persib Bandung.
Mengenal Pemain Asing yang Putuskan Mualaf dan Menikahi Anak dari Eks Timnas Indonesia

Mengenal Pemain Asing yang Putuskan Mualaf dan Menikahi Anak dari Eks Timnas Indonesia

Pemain asing yang mualaf sebelum menikah dengan Amanda pada September 2023 lalu, anak dari legenda Timnas Indonesia
Kompolnas Ajak Masyarakat Mengawasi Penyidikan Kasus Korupsi Batu Bara PLTU

Kompolnas Ajak Masyarakat Mengawasi Penyidikan Kasus Korupsi Batu Bara PLTU

Anggota Kompolnas Choirul Anam mengatakan pengawasan diperlukan agar proses penegakan hukum berlangsung profesional, transparan, dan memberikan efek jera...
Kalau Kasus Febrie Adriansyah Mandek di Kejagung, Apakah KPK Bisa Ambil Alih? Ini Jawabannya

Kalau Kasus Febrie Adriansyah Mandek di Kejagung, Apakah KPK Bisa Ambil Alih? Ini Jawabannya

Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu respons pertanyaan terkait peluang mengambil alih kasus Febrie Adriansyah bila mandek diusut oleh Kejagung
Suka Menggetarkan Warganet, Kenapa Ruben Onsu Gencar Bikin Konten Bareng Ustaz dan Tokoh Agama?

Suka Menggetarkan Warganet, Kenapa Ruben Onsu Gencar Bikin Konten Bareng Ustaz dan Tokoh Agama?

Presenter Ruben Onsu mengungkap alasan rajin membuat konten bersama ustaz dan tokoh agama atau penting dengan tema religi. Ini bukti agama Islam lebih ringan.
Banyak yang Bertanya, Ternyata Ini Alasan Abdel Achrian Tak Datang ke Rumah Duka Temon

Banyak yang Bertanya, Ternyata Ini Alasan Abdel Achrian Tak Datang ke Rumah Duka Temon

Banyak pelayat dan rekan sesama artis mempertanyakan keberadaan Abdel Achrian, sahabat sekaligus partner komedi Temon yang dikenal sebagai pasangan ikonik dunia hiburan Tanah Air.

Trending

Detik-Detik Motor Terbakar Usai Hindari Mobil Berhenti Mendadak di Pasar Minggu, Ini Kronologinya

Detik-Detik Motor Terbakar Usai Hindari Mobil Berhenti Mendadak di Pasar Minggu, Ini Kronologinya

Sebuah sepeda motor terbakar usai menghindari mobil yang berhenti mendadak di Jalan Raya Pasar Minggu, Jakarta Selatan, pada Minggu (12/7/2026). 
Momen Penting, BKKBN Ajak Para Ayah Antar Anak di Hari Pertama Sekolah

Momen Penting, BKKBN Ajak Para Ayah Antar Anak di Hari Pertama Sekolah

BKKBN mengajak para ayah untuk menyukseskan Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah (GAMAS).
Wakaf 99 Masjid Baru juga Dibuka, Ivan Gunawan Kaget Renovasi 35 Tempat Ibadah yang Jadi Target Segera Dieksekusi

Wakaf 99 Masjid Baru juga Dibuka, Ivan Gunawan Kaget Renovasi 35 Tempat Ibadah yang Jadi Target Segera Dieksekusi

Presenter Ivan Gunawan merasa kaget dengan program Wakaf 99 Masjid Asmaul Husna langsung dapat dukungan besar sehingga 35 masjid di Indonesia segera direnovasi.
Banyak yang Bertanya, Ternyata Ini Alasan Abdel Achrian Tak Datang ke Rumah Duka Temon

Banyak yang Bertanya, Ternyata Ini Alasan Abdel Achrian Tak Datang ke Rumah Duka Temon

Banyak pelayat dan rekan sesama artis mempertanyakan keberadaan Abdel Achrian, sahabat sekaligus partner komedi Temon yang dikenal sebagai pasangan ikonik dunia hiburan Tanah Air.
Detik-detik Terakhir Temon Sebelum Meninggal Terungkap, Genggam Erat Tangan Sang Istri

Detik-detik Terakhir Temon Sebelum Meninggal Terungkap, Genggam Erat Tangan Sang Istri

Di balik kabar wafatnya akibat serangan jantung pada Minggu (12/7/2026), sang istri, Mae, mengungkap momen-momen terakhir yang dialaminya bersama Temon di rumah sakit.
Suka Menggetarkan Warganet, Kenapa Ruben Onsu Gencar Bikin Konten Bareng Ustaz dan Tokoh Agama?

Suka Menggetarkan Warganet, Kenapa Ruben Onsu Gencar Bikin Konten Bareng Ustaz dan Tokoh Agama?

Presenter Ruben Onsu mengungkap alasan rajin membuat konten bersama ustaz dan tokoh agama atau penting dengan tema religi. Ini bukti agama Islam lebih ringan.
Kalau Kasus Febrie Adriansyah Mandek di Kejagung, Apakah KPK Bisa Ambil Alih? Ini Jawabannya

Kalau Kasus Febrie Adriansyah Mandek di Kejagung, Apakah KPK Bisa Ambil Alih? Ini Jawabannya

Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu respons pertanyaan terkait peluang mengambil alih kasus Febrie Adriansyah bila mandek diusut oleh Kejagung
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT