Pemuda 32 Tahun Asal Medan Ikut Sunatan Massal KDM, Alasannya Bikin Senyum
- YouTube/KANG DEDI MULYADI CHANNEL
tvOnenews.com - Suasana Lembur Pakuan, Subang, kembali semarak dengan gelaran rangkaian acara budaya yang diinisiasi Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).
Dalam perhelatan yang berlangsung pada April 2026 ini, berbagai kegiatan digelar, mulai dari pertunjukan seni tradisional hingga aksi sosial berupa sunatan massal yang menyasar masyarakat kurang mampu.
Bertempat di kediaman pribadi Dedi Mulyadi di Desa Sukasari, Kecamatan Dawuan, acara ini menjadi magnet bagi warga dari berbagai daerah.
Lembur Pakuan pun disulap menjadi pusat kebudayaan yang memadukan nilai tradisi dengan kepedulian sosial.
Selama empat hari berturut-turut, pengunjung disuguhkan beragam kegiatan menarik, seperti pagelaran wayang golek, arak-arakan budaya, hingga kegiatan kemanusiaan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
- Tangkapan layar
Salah satu agenda yang paling menyita perhatian adalah sunatan massal yang digelar di Bale Kapeurih.
Kegiatan sunatan massal tersebut dilaksanakan pada Minggu, 12 April 2026, mulai pukul 06.00 WIB.
Ratusan peserta dari berbagai daerah turut ambil bagian, didominasi anak-anak.
Namun, di antara peserta, terdapat sosok yang mencuri perhatian.
Seorang pemuda berusia 32 tahun asal Medan ikut mendaftar sebagai peserta sunatan massal tersebut.
Kehadirannya pun langsung menarik perhatian Dedi Mulyadi yang turut meninjau jalannya kegiatan.
- YouTube/KANG DEDI MULYADI CHANNEL
“Orang mana?” tanya Dedi kepada pemuda tersebut.
“Medan,” jawabnya singkat.
Dari perbincangan itu diketahui bahwa pemuda tersebut tinggal di Jawa Barat dan alasannya ikut mendaftar sunatan massal karena akan menikah dengan seorang wanita asal daerah tersebut.
Ia bahkan datang bersama calon istrinya untuk mengikuti program sunatan gratis yang digelar KDM.
Dedi Mulyadi pun melanjutkan obrolan santai, menanyakan tempat tinggal hingga pekerjaan sang pemuda.
Suasana menjadi lebih hangat ketika ia melontarkan pertanyaan yang mengundang senyum.
“Kenapa harus disunat?” tanya Dedi.
Sang calon istri pun dengan ringan menjawab, “Kan biar bersih, Pak.”
- YouTube/KANG DEDI MULYADI CHANNEL
Load more