Curahan Hati Dedi Mulyadi, Soroti Masalah di Jawa Barat: Apakah Semua Harus Gubernur?
- YouTube LEMBUR PAKUAN CHANNEL
Ia juga menyoroti kecenderungan berbagai pihak yang lebih mementingkan kepentingan pribadi dan jabatan.
“Gubernur berpikirnya bagaimana terpilih lagi tidak akan bisa. ASN berpikirnya tukin tidak boleh berkurang. DPR berpikirnya pokir tidak boleh berkurang. Semua orang berpikir normatif. Jabatan, kekuasaan, semua cari aman. Indonesia tidak akan merdeka,” ujarnya.
Mengutip semangat perjuangan tokoh bangsa, ia menegaskan bahwa kemajuan tidak akan tercapai jika semua orang hanya bermain aman.
“Kalau Bung Karno tidak cari aman, Indonesia tidak akan lahir tokoh-tokoh besar kalau semua orang cari aman. Kalau semua cari aman, berpikir hanya karir dan masa depan, saya tidak meyakini kita akan maju,” ucapnya.
Ia pun menutup dengan kritik terhadap sistem yang hanya berorientasi pada administrasi tanpa melihat dampak nyata.
“Yang penting pertanggungjawabannya diterima output dan outcome-nya. Yang penting pegawai negeri kelihatan oleh pimpinannya, maka negeri ini tidak akan sampai puncak kemajuan,” katanya.
“Kenapa? Kita hanya akan melakukan pekerjaan yang itu itu juga,” pungkas Dedi Mulyadi.
Melalui pernyataan ini, Dedi Mulyadi menegaskan bahwa perubahan tidak bisa hanya bergantung pada satu sosok pemimpin. Peran aktif seluruh elemen, dari aparat desa hingga pejabat tinggi, menjadi kunci agar Jawa Barat benar-benar bergerak maju.
(anf)
Load more