Mengenal Krisantus Kurniawan, Wagub Kalbar yang Tantang Dedi Mulyadi 'Cium Lutut'
- TikTok
tvOnenews.com - Nama Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, dan Dedi Mulyadi tengah menjadi perbincangan hangat publik.
Hal ini dipicu oleh pernyataannya yang viral saat menanggapi perbandingan pembangunan antara daerahnya dengan Jawa Barat yang dipimpin Dedi Mulyadi.
Ucapan yang paling menyita perhatian adalah tantangan terbukanya kepada Dedi.
“Kalau dia bisa, kucium lututnya,” ucap Krisantus, yang kemudian ramai dibahas di media sosial.
Krisantus dikenal sebagai politisi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan.
Sebelum menjabat sebagai Wakil Gubernur Kalimantan Barat, ia telah memiliki pengalaman panjang di dunia politik dan pemerintahan daerah.
Sebagai orang nomor dua di Kalimantan Barat, posisinya cukup strategis dalam menentukan arah kebijakan pembangunan, terutama di wilayah dengan cakupan geografis yang sangat luas dan tantangan infrastruktur yang kompleks.
Berdasarkan data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) per 30 Maret 2025, total kekayaan Krisantus tercatat sebesar Rp3.863.000.000 tanpa utang.
Rinciannya meliputi:
- Tanah dan bangunan senilai Rp1,2 miliar di Pontianak
- Kendaraan dengan total Rp963 juta, termasuk Jeep Cherokee Trailhawk 2015
- Kas dan setara kas sebesar Rp1,7 miliar
Tidak adanya utang dalam laporan tersebut membuat seluruh nilai kekayaannya tergolong sebagai aset bersih.
Transparansi melalui LHKPN sendiri merupakan bagian dari upaya pengawasan publik terhadap pejabat negara yang dikelola oleh Komisi Pemberantasan Korupsi.
Awal Mula Polemik
- Instagram/@krisantus_kurniawan
Pernyataan Krisantus muncul sebagai respons atas perbandingan pembangunan jalan antara Kalimantan Barat dan Jawa Barat.
"Saya tegaskan, Kalimantan Barat tidak bisa dibandingkan dengan provinsi Jawa Barat. Provinsi Jawa Barat itu luasnya cuma 43.000 km2, APBD-nya Rp31 triliun. Provinsi Kalimantan Barat 1,11 kali pulau Jawa, 171.000 km2 itu luas Kalimantan Barat, APBD-nya Rp6 triliun lebih," ucapnya.
Ia bahkan menantang langsung Dedi untuk mencoba memimpin Kalimantan Barat dengan kondisi anggaran yang jauh lebih terbatas.
"Ada yang mau pinjam Dedi Mulyadi 3 bulan. Suruh Dedi Mulyadi jadi Gubernur Kalimantan Barat, ayo bertukar kita, saya mau liat, tapi pakai duit Rp6 triliun bangun Kalimantan Barat, ayo!" ucapnya geram.
Respons Dedi Mulyadi
- YouTube LEMBUR PAKUAN CHANNEL
Menanggapi hal tersebut, Dedi Mulyadi memberikan respons yang lebih menyejukkan.
Ia mengaku tidak pernah berniat membandingkan daerah satu dengan lainnya.
"Buat bapak Wakil Gubernur Kalimantan Barat, saya mengucapkan terima kasih atas tantangannya, mohon maaf saya selama ini melaksanakan kegiatan pembangunan di Jawa barat tidak ada maksud untuk diperbandingkan dengan daerah lain," kata Dedi Mulyadi melalui unggahan Instagram miliknya.
Ia juga menyoroti perbedaan kapasitas fiskal sebagai faktor utama.
"Dan persoalan fiskal kami juga memahami bahwa betapa beratnya daerah-daerah yang luasnya seluas Kalimantan Barat dengan keterbatasan fiskal," katanya.
Di akhir pernyataannya, Dedi menyampaikan permintaan maaf dan mengajak semua kepala daerah untuk fokus melayani masyarakat.
"Saya juga mohon maaf apabila apa yang dilakukan di Jawa Barat menyinggung daerah lain," pungkasnya.
(tsy)
Load more