Dedi Mulyadi Kagum dengan Sosok Teh Evi Pemilik Warung Sembako, Sebut Sudah Cantik, Rajin Membantu Orangtua Berjualan
- dok.kolase tvOnenews.com /youtube various toys
Jakarta, tvonenews.com- Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi kembali melakukan "blusukan" yang berkunjung ke warga-warga di Jawa Barat. Biasa menampilkan kisah orang tua, kali ini anak muda yang membantu orang tua.
Anak muda ini bernama Evi, dijumpai Kang Dedi Mulyadi di rumahnya yang berlokasi di Cibatu, Jawa Barat.
Dalam video yang diunggah diyoutube itu, Dedi Mulyadi biasa disapa KDM merasa kagum dengan seorang wanita dipanggil Teh Evi. Sebab giat membantu kedua orang tuanya.
- YouTube/Lemburpakuanchannel
"Biasanya cerita nenek-nenek, janda yang sekarang diceritain abg cantik jualan nasi bungkus, yang namanya Evi," ucap Dedi.
Singkat cerita, pada tayangan obrolan dengan orang tua Evi. KDM menanyakan sejak kapan berdagang warung sembako dan menjual nasi bungkus bersama sang anak.
Ternyata anak muda, Teh Evi sudah sekitar 5 tahunan membangun usaha tersebut. Kepribadian sang anak juga diakui orang tuanya pandai berdagang.
Teh Evi yang dijumpah Dedi Mulyadi merupakan anak yang statusnya sudah kuliah di salah kampus Jawa Barat, Jurusan Manajemen.
"Mahasiswa loh ini, ternyata masih semester 7 jurusan manajemen. Tolong coba bungkusin ya nasi bungkus ya neng," ucap KDM yang memuji mahasiswa tersebut.
- dok.kolase tvOnenews.com /youtube various toys
"Ini hebat mahasiswa manajemen punya warung nasi di Cibatu," ucap Gubernur Jawa Barat itu, dikutip dikutip dari Youtube Various Toys, Senin (13/4)
"Jangan teduh orang teh, (jangan) gengsian atuh jadi orang, nanti mentak dahar," sambungnya memberikan nasihat.
Melihat kepandaian wanita muda semester 7, Gubernur Jawa Barat itu meminta izin pada Teh Evi untuk merekam kegiatannya dijadikan vlog.
Sosok Kang Dedi Mulyadi ternyata sudah dikagumi oleh keluarga Teh Evi. Bahkan wanita muda itu juga mengaku sering menonton aktivitas KDM.
- YouTube various toys
"Saya mah sering nonton vlognya pak," ucap teteh Evi,
"ini saya vlog nggak apa-apa kan?," tanya Bapa aing itu.
"nggak apa-apa pak," jawab mahasiswa Jenderal Ahmad Yani itu.
Keuntungan yang diraih Teteh Evi juga tidak begitu besar, kisaran untuk satu bungkus rokok sebesar Rp1.200 rupiah, akunya pada Dedi Mulyadi.
Dalam kesempatan yang sama, KDM juga membeli makanan untuk timnya di warung Teteh Evi. Ia jual sekitar Rp13.000 sampai 15.000 pakai ayam dan lauk lainnya.
Dia juga berpesan untuk anak muda indonesia, bisa mencontoh Teh Evi yang bisa membantu orang tua.
"Contoh bagi yang lain, tidak bergaya di luar, bisa bantu orang tua kaya ini patut dicontoh," pesannya.(klw)
Load more