News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Di Depan Dedi Mulyadi, Sahara Sempat Akui Khilaf Sebut Yai Mim ‘Dugong’: Itu Sangat Salah

​​​​​​​Sahara akui khilaf di depan Dedi Mulyadi usai sebut Yai Mim ‘dugong’. Ia menyebut ucapannya sangat salah dan menyampaikan permintaan maaf terbuka.
Selasa, 14 April 2026 - 00:30 WIB
Sahara dan Dedi Mulyadi
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL

tvOnenews.com - Kabar meninggalnya Yai Mim kembali menyeret perhatian publik pada konflik yang sempat viral sebelumnya. Di tengah duka tersebut, pernyataan lama Sahara saat bertemu Dedi Mulyadi kembali disorot. 

Dalam momen itu, Sahara secara terbuka mengakui kesalahannya setelah sempat melontarkan sebutan “dugong” kepada Yai Mim usai ditegur Dedi Mulyadi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mohammad Imam Muslimin atau yang akrab disapa Yai Mim dikabarkan meninggal dunia pada Senin, 13 April 2026. Mantan dosen UIN Maulana Malik Ibrahim Malang itu mengembuskan napas terakhir di tengah proses hukum yang menjeratnya terkait perseteruannya dengan tetangganya, Nurul Sahara.

sahara
Unggahan Nurul Sahara. (Sumber: TikTok/saharavibesssss)

Yai Mim meninggal dunia saat berada di Polresta Malang Kota. Saat wafat, ia masih berstatus sebagai tersangka dalam kasus dugaan pencemaran nama baik dan pelecehan seksual yang dilaporkan oleh Sahara. 

Meski sempat berseteru hebat, Sahara melalui media sosial tetap menyampaikan duka cita dan mendoakan agar almarhum husnul khotimah.

Sebelumnya, Sahara diketahui pernah bertemu dengan Dedi Mulyadi di Lembur Pakuan, Subang, pada awal Oktober 2025. 

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya klarifikasi konflik yang bermula dari persoalan parkir hingga merambah ke ranah pribadi dan media sosial.

Dalam unggahan YouTube pribadi Dedi Mulyadi, terlihat bagaimana ia mencoba mendengar langsung penjelasan dari Sahara setelah sebelumnya juga bertemu dengan Yai Mim.

“Ya memang kalau dari sisi keilmuan, dialektika bicara, kapasitas, pemahaman bahasa, perjalanan spiritual saya lihat tinggi banget Pak Yai, makanya beliau ngomong sama saya nyambung gitu loh,” ujar Dedi Mulyadi.

“Nah, tapi saya tidak ke mana-mana gitu loh, yang penting kan menyampaikan apa yang terjadi, yang terdengar dan yang terlihat. Sehingga orang melihatnya proporsional karena ini sudah menjadi konsumsi publik ya harus dijelaskan pada publik gitu loh,” lanjutnya.

“Dan karena Pak Yai-nya sudah bertemu dengan saya ya saya harus bertemu Mbak juga, masa saya hanya mendengarkan sepihak,” tambahnya.

Dalam pertemuan tersebut, Dedi Mulyadi kemudian menanyakan soal ucapan yang sempat viral.

“Nah, kalau kalimat suka ada dugong-dugong itu apa?” tanya Dedi Mulyadi.

Sahara pun menjelaskan bahwa ucapannya dilatarbelakangi oleh emosi akibat perlakuan yang ia rasakan.

“Ya begini, beliau itu sering menyatakan begini loh Pak, ya beliau menghina fisik saya, beliau menghina fisik Mas Sohfan, mohon maaf ya seperti ‘babi hutan’,” ujar Sahara.

“Oh suka ada kalimat itu?” tanya Dedi Mulyadi.

“Iya, tapi kan saya bukan tipikal orang yang selalu pegang HP, jadi saya sesalkan itu, saya tidak punya bukti itu,” jelas Sahara.

Sahara juga mengaku merasa sangat tersinggung karena anaknya ikut terseret dalam konflik tersebut.

“Bahkan anak saya umur dua tahun perempuan, namanya anak-anak ya Pak, ketika main di depan pagar, ketika anak saya nyentuh pagar, dia ‘hus hus najis najis’ itu berulang, bukan saya saja saksinya, banyak orang,” kata Sahara.

“Saya sebagai ibu Pak, sakit hati. Terlepas dari apa pun masalah kedua orang tuanya, sebaiknya anak tidak usah diikutkan, menurut saya,” lanjutnya.

Ia kemudian mengakui bahwa emosinya saat itu membuatnya kehilangan kendali.

“Sehingga emosi saya Pak ketika berhadapan dengan dia, tidak mampu lagi saya sabar, namanya juga saya di lingkungan yang keras ya Pak di Batam, ya jadi saya kebawa emosi sampai bilang dugong dan lain sebagainya, karena refleksi dari kata-kata beliau sebelumnya,” tutur Sahara.

“Sebagai aksi balasan?” tanya Dedi Mulyadi.

“Sebagai reaksi balasan. Tetapi mohon maaf banget Pak, saya melalui video bapak ini, saya mohon maaf sekali sudah mengatai beliau dugong karena memang itu sangat salah,” ungkap Sahara.

“Saya mohon maaf atas hal tersebut dan tidak layak saya ucapkan apalagi sebagai orang kyai,” tambah Sahara.

Dalam kesempatan itu, Dedi Mulyadi juga sempat menunjukkan sikap tegas saat Sahara mencoba memperlihatkan video pribadi milik Yai Mim melalui laptop. 

Ia menolak menonton karena menganggap hal tersebut tidak etis dan tidak pantas untuk disebarluaskan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pertemuan di Lembur Pakuan tersebut merupakan bagian dari inisiatif Dedi Mulyadi untuk mendamaikan kedua belah pihak. Sebelumnya, Yai Mim juga telah lebih dulu bertemu dengannya guna membahas konflik yang sama.

(anf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Eks Kopassus Dibacok di Cakung, Pelaku dan Korban Sama-Sama Terluka dan Dirawat di Rumah Sakit Berbeda

Eks Kopassus Dibacok di Cakung, Pelaku dan Korban Sama-Sama Terluka dan Dirawat di Rumah Sakit Berbeda

Eks anggota Kopassus menjadi korban pembacokan di Perumahan JGC, Cakung Timur, Jakarta Timur. Dalam peristiwa ini, korban dan pelaku sama-sama terluka namun dibawa ke rumah sakit berbeda.
Alami Luka di Kepala, Eks Kopassus Dilarikan ke Rumah Sakit usai Jadi Korban Bacok di Cakung

Alami Luka di Kepala, Eks Kopassus Dilarikan ke Rumah Sakit usai Jadi Korban Bacok di Cakung

Viral di media sosial (Medsos) soal kabar seorang pria, disebut mantan anggota Kopassus menjadi korban bacok di Cakung, Jakarta Timur.
Daftar Pemain Drama Crash 2, Jisung NCT Bergabung dengan Lee Min Ki dan Kwak Sun Young

Daftar Pemain Drama Crash 2, Jisung NCT Bergabung dengan Lee Min Ki dan Kwak Sun Young

Daftar pemain drama Korea Crash 2 lengkap dengan karakter Lee Min Ki, Kwak Sun Young, Heo Sung Tae, hingga Jisung NCT. Simak juga sinopsis dan jadwal tayangnya.
Curigai Perusahaan Asing Terindikasi Sebabkan Karhutla Kalimantan, Prabowo: Pada Saatnya Kita Umumkan Nama-Nama Itu

Curigai Perusahaan Asing Terindikasi Sebabkan Karhutla Kalimantan, Prabowo: Pada Saatnya Kita Umumkan Nama-Nama Itu

Presiden RI Prabowo Subianto mencurigai sejumlah perusahaan asing yang mengantongi izin usaha di Indonesia terindikasi ikut menyebabkan karhutla di Kalimantan.
Masih Ingat Willys Kendaraan Perang Amerika Serikat? Jeep Buka Peluang Hidupkan Kembali Versi Mobil Listrik

Masih Ingat Willys Kendaraan Perang Amerika Serikat? Jeep Buka Peluang Hidupkan Kembali Versi Mobil Listrik

Setelah tak lagi produksi, Jeep membuka peluang untuk membangkitkan kembali Willys sebagai mobil listrik
Kemenhaj Perkuat Pelayanan Data hingga Kesehatan Jemaah Umrah, Antisipasi Situasi Darurat

Kemenhaj Perkuat Pelayanan Data hingga Kesehatan Jemaah Umrah, Antisipasi Situasi Darurat

Pemerintah melalui Kemenhaj akan memperkuat pelayanan haji dan umrah indonesia. Guna melindungi seluruh jemaah agar aman saat menjalani ibadah.

Trending

Kronologi Eks Kopassus Dibacok Tetangga Rumah di Cakung, Langsung Balas Banting Pelaku

Kronologi Eks Kopassus Dibacok Tetangga Rumah di Cakung, Langsung Balas Banting Pelaku

Seorang mantan anggota Kopassus inisial MF (49) menjadi korban pembacokan oleh tetangganya sendiri, JB (57), hanya karena masalah sepele terkait renovasi rumah.
Mantan Anggota TNI Dibacok Tetangga Gegara Renovasi Rumah di Cakung, Alami Luka di Kepala

Mantan Anggota TNI Dibacok Tetangga Gegara Renovasi Rumah di Cakung, Alami Luka di Kepala

Eks anggota TNI berinisial MF (49) luka-luka usai dibacok tetangganya, akibat masalah renovasi rumah di Perumahan JGC, Cakung, Jakarta Timur, Kamis (22/10).
Jadwal KRL Hari Ini 23 Oktober 2026 Rute Bogor-Jakarta Kota, Cek Dulu Sebelum Berangkat

Jadwal KRL Hari Ini 23 Oktober 2026 Rute Bogor-Jakarta Kota, Cek Dulu Sebelum Berangkat

Cek jadwal KRL hari ini 23 Oktober 2026 rute Bogor-Jakarta Kota sebelum berangkat. Perlu dicatat, jadwal KRL bisa berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kebijakan operasional.
Park Hang-seo Ungkap Alasan Thailand Terus Kalah dari Vietnam, Pernyataannya Picu Kontroversi

Park Hang-seo Ungkap Alasan Thailand Terus Kalah dari Vietnam, Pernyataannya Picu Kontroversi

Pemilik Kanchanaburi FC menegaskan dukungannya kepada Park Hang-seo di tengah kontroversi akibat kritik keras terhadap wasit Thailand. Ia memastikan posisi.
Diakui 11 Negara ASEAN, Wamen Investasi Raih Honorary Fellow Award di CAFEO 44 atas Kontribusi Hilirisasi

Diakui 11 Negara ASEAN, Wamen Investasi Raih Honorary Fellow Award di CAFEO 44 atas Kontribusi Hilirisasi

Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala BKPM, Todotua Pasaribu, menerima penghargaan Honorary Fellow Award dalam ajang 44th CAFEO 44 yang digelar di Bandung. 
Bukan Megatron, Megawati Hangestri Lagi-lagi Dapat Julukan Baru dari Media Korea

Bukan Megatron, Megawati Hangestri Lagi-lagi Dapat Julukan Baru dari Media Korea

Megawati Hangestri kembali mendapat julukan baru dari media Korea setelah mencetak 29 poin bersama Hyundai Hillstate di KOVO Cup 2026.
Peringati Hari Santri Nasional, 1 Juta Liter Air Disalurkan ke Daerah Terdampak Kekeringan dan Karhutla

Peringati Hari Santri Nasional, 1 Juta Liter Air Disalurkan ke Daerah Terdampak Kekeringan dan Karhutla

Momentum Hari Santri Nasional yang jatuh pada Kamis (22/10) diperingati dengan cara yang berbeda oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (BEM PTNU) Se-Nusantara. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT