Gebrakan Baru Dedi Mulyadi, Sulap KUA Jadi Lebih Estetik untuk Calon Pengantin
- YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL
tvOnenews.com - Dedi Mulyadi kembali membuat gebrakan di Jawa Barat, Gubernur yang akrab disapa KDM itu mendatangi Kantor Urusan Agama (KUA) di Jonggol untuk direnovasi.
KDM berkomitmen mengajak warga yang hendak menikah agar tidak menggelar pesta berlebihan, melainkan mengalihkan anggaran ke kebutuhan yang lebih penting.
Sebagai bentuk dukungan, Gubernur Jawa Barat itu meninjau langsung kondisi KUA dan berencana memperbaikinya agar lebih nyaman dan menarik.
Saat meninjau lokasi, Dedi Mulyadi sempat menanyakan kesiapan fasilitas, khususnya terkait kelistrikan jika ingin memasang pendingin ruangan.
- Instagram @dedimulyadi71
"Saya pertama nanti, listriknya cukup gak kalo saya pasang AC?" tanyanya, seperti melansir dari akun Instagram @dedimulyadi71, Jumat (17/4).
Pihak KUA Jonggol kemudian menjelaskan bahwa daya listrik yang tersedia kemungkinan belum mencukupi untuk penggunaan AC.
Mendengar hal itu, KDM pun berinisiatif untuk meningkatkan kapasitas listrik di tempat tersebut.
Tak hanya itu, ia juga memberikan ide penataan interior agar ruangan terlihat lebih estetik, sehingga para pasangan tertarik untuk melangsungkan pernikahan di KUA.
Salah satunya dengan memanfaatkan dekorasi bambu pada salah satu sisi tembok.
"Saya akan ngutus ke sini ahli bambu, ini ruangannya di tata, jadi toiletnya gak usah keliatan dari sini. Ini ditata, dipake dekorasi bambu," katanya.
Untuk melengkapi area akad, KDM juga mengusulkan penambahan meja permanen khusus bagi pengantin di sisi lain ruangan.
Area tersebut nantinya bisa dimanfaatkan sebagai tempat prosesi sekaligus spot foto sederhana.
- Instagram @dedimulyadi71
"Ini di sini dikasih meja untuk penganten, sederhana aja kan? Permanen, nanti tinggal meja akadnya di sebelah sana," ujar Dedi Mulyadi.
Sebelumnya, Gubernur yang dikenal dengan julukan Bapak Aing itu mengimbau masyarakat Jawa Barat agar menggelar pernikahan secara sederhana.
Menurut KDM, daripada menghabiskan biaya besar untuk pesta yang hanya berlangsung sehari, akan lebih bijak jika dana tersebut dialihkan untuk kebutuhan yang lebih penting, seperti uang muka rumah.
"Bagi pasangan usia perkawinan, saya mengajak pada semuanya ketika Anda menikah, daripada bikin pesta, lebih baik uangnya untuk uang muka perumahan," ucapnya, seperti dilansir Senin (13/4).
Ia menegaskan bahwa kemegahan pesta pernikahan sejatinya hanya bersifat sementara, sementara kehidupan rumah tangga dijalani dalam jangka panjang.
Karena itu, menurutnya, kemeriahan satu hari tidak sebanding dengan kebutuhan masa depan dalam membangun keluarga.
“Pesta itu jadi rajanya cuma semalam, kalau kita punya rumah, kita jadi raja selamanya,” ujar KDM.
Dengan gaya santai khasnya, ia juga menyelipkan guyonan kepada warga. Menurutnya, memiliki tempat tinggal jauh lebih penting dibanding sekadar menggelar pesta besar.
“Lebih baik jadi laki-laki tanpa istri punya empat rumah, daripada jadi laki-laki punya istri empat tanpa rumah,” ucapnya sambil bercanda.
Tak hanya sebatas imbauan, Dedi Mulyadi juga menunjukkan keseriusannya dengan memberikan dukungan nyata.
Ia mendorong agar ruang akad di KUA ditata lebih estetik, sehingga dapat menjadi pilihan menarik bagi calon pengantin yang ingin menggelar pernikahan sederhana namun tetap berkesan.
(nka)
Load more