Dedi Mulyadi Tak Tinggal Diam, Minta Polda Jabar Tindak Pelaku Premanisme yang Aniaya Petani 70 Tahun di Tasikmalaya
- tvOnenews.com/Taufik Hidayat
Bandung, tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyoroti sebuah video viral. Dalam rekamannya memperlihatkan seorang petani lanjut usia asal Tasikmalaya, Abdul Yani (70).
Dedi Mulyadi geram petani berusia 70 tahun mendapat penganiayaan. Pelaku diduga melakukan aksi premanisme adalah oknum anggota Serikat Petani Pasundan (SPP).
Video dugaan aksi premanisme tersebut pun viral di media sosial. Dedi Mulyadi langsung bertindak untuk menyikapi insiden dialami oleh Abdul Yani yang juga dikenal sebagai pemuka agama.
KDM sapaan akrabnya, mengecam keras tindakan premanisme. Ia berharap para pelaku yang diduga melakukan intimidasi hingga kekerasan segera ditangkap polisi.
"Setiap bentuk tindakan premanisme, penganiayaan, intimidasi, menimbulkan rasa cemas, rasa takut, rasa tidak aman di masyarakat, harus dilakukan tindakan secara tegas oleh aparat hukum," ujar Dedi Mulyadi dalam keterangan video melalui Instagram pribadinya, Sabtu (18/4/2026).
Dedi Mulyadi Desak Polda Jabar Bertindak Cepat
- Viva.co.id
Lebih lanjut, Dedi Mulyadi tidak habis pikir petani lanjut usia dianiaya oleh segerombolan orang. Ia berpendapat para pelaku masuk kategori preman.
Mantan Bupati Purwakarta ini merasa prihatin mendalam atas kejadian yang menimpa Abdul Yani. Pasalnya, korban merupakan petani lanjut usia.
Tidak hanya itu, petani berusia 70 thaun tersebut dikenal sebagai sosok sepuh. Abdul Yani dinilai merupakan sosok dihormati di lingkungannya.
KDM pun tidak tinggal diam. Ia telah memberikan instruksi kepada Polda Jabar melakukan tindakan secepatnya dalam menyikapi kasus dugaan penganiayaan terhadap petani lanjut usia di Tasikmalaya.
"Saya sudah menyampaikan kepada Pak Kapolda Jabar untuk segera melakukan tindakan nyata bagi pelaku penganiayaan tersebut," terangnya dengan tegas.
Ia menganggap dugaan pengeroyokan yang terekam dalam video viral tersebut merupakan perbuatan melawan hukum. Ia berharap pihak Polda Jawa Barat memberantas para pelaku.
Kemudian, ia menegaskan, penegakan hukum harus transparan. Tujuannya untuk tetap menjaga kondusivitas di wilayah Jabar, terutama di Tasikmalaya.
"Saya mengucapkan salam hormat kepada ulama sepuh, semoga senantiasa sehat dan mendapatkan lindungan dari Allah SWT," ucap KDM.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga yang menghormati penegakan supremasi hukum," tambahnya.
Load more