News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pemain Bola Ini Dulu Kena Sanksi Komdis PSSI, Kasusnya Berbeda dengan Fadly Alberto yang saat ini Viral

Pemain bola Indonesia ini pernah terkena sanksi Komdis PSSI. Kasusnya berbeda dengan Fadly Alberto
Selasa, 21 April 2026 - 09:48 WIB
Pemain Bola Ini Dulu Kena Sanksi Komdis PSSI, Kasusnya Berbeda dengan Fadly Alberto yang saat ini Viral
Sumber :
  • Instagram Hugo samir

Jakarta, tvOnenews.com- Masih ingatkah anda dengan pemain bola, Hugo Samir? ternyata dulunya pernah mendapatkan sanksi dari komite disiplin (Komdis) PSSI.

Hugo Samir diketahui masuk dalam pemain timnas Indonesia U20 dan U24. Pemain muda yang dulu viral karena tendangannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemahiran Hugo Samir dalam bermain bola tidak diragukan lagi. Sebab dia memiliki Ayah yang hebat yaitu mantan Pelatih timnas indonesia, Jacksen F Tiago.

Sebagai pemain muda, ia bermain untuk Persebaya U13, ASIOP Academy, Barito Putera U-16, Bhayangkara U-18, dan Persis Solo U-20. 

Diketahui pada 1 November 2021, Samir bergabung dengan tim yang dilatih ayahnya, Persis Solo dengan status bebas transfer dan pada 2025 ia bergabung ke Persik.

Dulunya Kena Sanksi PSSI, Kini Hugo Samir semakin Berkembang dan Dikenal Pribadi yang Religius
Dulunya Kena Sanksi PSSI, Kini Hugo Samir semakin Berkembang dan Dikenal Pribadi yang Religius
Sumber :
  • Instagram/@hugosamir28

Berdasarkan informasi dirangkum dari tvOnenews.com, pemain sepakbola itu dulunya pernah terkena sanksi PSSI.

Penyebab pemain muda itu terkena sanksi PSSI karena sikap lepas kendali. Samir menendang staf dan atribut di ajang Elite Pro Academy Liga 1 U18 pada 28 Oktober 2021.

Buntut dari kesalahannya itu, anak dari Jacksen Tiago itu mendapatkan sanksi tegas berupa larangan bermain dan masuk lapangan selama 12 bulan.

Ditambah juga denda Rp5 juta karena menendang staf wasit saat pertandingan Bhayangkara FC U-18 vs Persebaya U-18 di ajang Elite Pro Academy Liga 1 U18 pada 28 Oktober 2021. 

Pemain Bola Ini Dulu Kena Sanksi Komdis PSSI, Kasusnya Berbeda dengan Fadly Alberto yang saat ini Viral
Pemain Bola Ini Dulu Kena Sanksi Komdis PSSI, Kasusnya Berbeda dengan Fadly Alberto yang saat ini Viral
Sumber :
  • Instagram Hugo samir

Kasus tersebut pernah viral di media sosial. Namun kejadian menendang di lapangan terjadi kembali pada pemain sepakbola Indonesia. 

Kasusnya berbeda dari Hugo Samir, Fadly Alberto diketahui melakukan tendangan kungfu terhadap pemain Dewa United. 

Videonya pun viral. Bahkan pemain ini juga berpeluang dicoret dari timnas Indonesia. Sanksinya belum diumumkan secara resmi oleh PSSI.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ucapan Permintaan Maaf Fadly Alberto 

Setelah videonya viral, Fadly Alberto sampaikan permohonan maaf melalui kaun instagram pribadinya. Mengaku tendangan kungfunya tersebut adalah perilaku bodoh. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jumlah Penumpang KA YIA PSO Meningkat, Wates-Bandara YIA Kian Terhubung

Jumlah Penumpang KA YIA PSO Meningkat, Wates-Bandara YIA Kian Terhubung

KAI Bandara mencatat pertumbuhan positif jumlah pengguna KA Bandara YIA Reguler (PSO) sepanjang periode 1 Januari–31 Agustus 2026 sebanyak 1.230.728 penumpang
Sekda Muara Enim Diperiksa KPK Terkait Kasus Bupati Edison

Sekda Muara Enim Diperiksa KPK Terkait Kasus Bupati Edison

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Sekretaris Daerah (Sekda) Muara Enim, Yulius, Kamis (10/9/2026).
BAP Aliran Uang Rp40 Miliar Kasus TPPU Eks Jampidsus Dinilai Lemah Pembuktian

BAP Aliran Uang Rp40 Miliar Kasus TPPU Eks Jampidsus Dinilai Lemah Pembuktian

Isu terkait dugaan pemberian uang Rp40 miliar dari pengusaha properti Tan Kian kepada sejumlah pejabat di Kejaksaan Agung (Kejagung) terkait dugaan TPPU yang menyeret eks Jampidsus, Febrie Adriansyah tengah menjadi sorotan.
Mahasiswa Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Korupsi UIN Jakarta

Mahasiswa Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Korupsi UIN Jakarta

Ratusan mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menggelar aksi unjuk rasa.
Bea Cukai Sumbagbar Musnahkan 44,6 Juta Batang Rokok Ilegal Senilai Rp68,8 Miliar

Bea Cukai Sumbagbar Musnahkan 44,6 Juta Batang Rokok Ilegal Senilai Rp68,8 Miliar

Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Sumatera Bagian Barat (Sumbagbar) & Bea Cukai Bandar Lampung musnahkan barang kena cukai (BKC) berupa 44.698.060 batang rokok
KLH Dukung PPLI Perkuat Pengelolaan Limbah PCB, Targetkan Zero PCB 2028

KLH Dukung PPLI Perkuat Pengelolaan Limbah PCB, Targetkan Zero PCB 2028

Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) menegaskan komitmennya mendukung PT Prasadha Pamunah Limbah Industri (PPLI) dalam memperkuat kapasitas pengelolaan limbah

Trending

Jumlah Penumpang KA YIA PSO Meningkat, Wates-Bandara YIA Kian Terhubung

Jumlah Penumpang KA YIA PSO Meningkat, Wates-Bandara YIA Kian Terhubung

KAI Bandara mencatat pertumbuhan positif jumlah pengguna KA Bandara YIA Reguler (PSO) sepanjang periode 1 Januari–31 Agustus 2026 sebanyak 1.230.728 penumpang
Kasus Pungli Rekrutmen Mengemuka, DPRD Surabaya Minta Sistem Dievaluasi

Kasus Pungli Rekrutmen Mengemuka, DPRD Surabaya Minta Sistem Dievaluasi

DPRD Kota Surabaya meminta Pemerintah Kota Surabaya melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem rekrutmen tenaga kerja di lingkungan pemerintah daerah.
Mahasiswa Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Korupsi UIN Jakarta

Mahasiswa Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Korupsi UIN Jakarta

Ratusan mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menggelar aksi unjuk rasa.
Sekda Muara Enim Diperiksa KPK Terkait Kasus Bupati Edison

Sekda Muara Enim Diperiksa KPK Terkait Kasus Bupati Edison

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Sekretaris Daerah (Sekda) Muara Enim, Yulius, Kamis (10/9/2026).
Bea Cukai Sumbagbar Musnahkan 44,6 Juta Batang Rokok Ilegal Senilai Rp68,8 Miliar

Bea Cukai Sumbagbar Musnahkan 44,6 Juta Batang Rokok Ilegal Senilai Rp68,8 Miliar

Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Sumatera Bagian Barat (Sumbagbar) & Bea Cukai Bandar Lampung musnahkan barang kena cukai (BKC) berupa 44.698.060 batang rokok
KLH Dukung PPLI Perkuat Pengelolaan Limbah PCB, Targetkan Zero PCB 2028

KLH Dukung PPLI Perkuat Pengelolaan Limbah PCB, Targetkan Zero PCB 2028

Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) menegaskan komitmennya mendukung PT Prasadha Pamunah Limbah Industri (PPLI) dalam memperkuat kapasitas pengelolaan limbah
BAP Aliran Uang Rp40 Miliar Kasus TPPU Eks Jampidsus Dinilai Lemah Pembuktian

BAP Aliran Uang Rp40 Miliar Kasus TPPU Eks Jampidsus Dinilai Lemah Pembuktian

Isu terkait dugaan pemberian uang Rp40 miliar dari pengusaha properti Tan Kian kepada sejumlah pejabat di Kejaksaan Agung (Kejagung) terkait dugaan TPPU yang menyeret eks Jampidsus, Febrie Adriansyah tengah menjadi sorotan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT