News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kesaksian Orang Terdekat Sebelum Tragedi Penikaman, Ungkap Hubungan Nus Kei dan John Kei

Sosok terdekat telah buka suara mengenai hubungan yang memanas antara Nus Kei dan John Kei, jauh sebelum insiden yang menimpa Ketua DPD Golkar Maluku Tenggara
Rabu, 22 April 2026 - 21:22 WIB
John Kei dan pamannya, Nus Kei
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com/ Instagram @golkar_maluku_tenggara

tvOnenews.com - Sosok terdekat telah buka suara mengenai hubungan yang memanas antara Nus Kei dan John Kei, jauh sebelum peristiwa tragis yang menimpa Ketua DPD Golkar Maluku Tenggara Nus Kei.

Sebelumnya, Ketua DPD Golkar Maluku Tenggara Agrapinus Rumatora atau akrab disapa Nus Kei tewas setelah ditikam oleh orang tak dikenal (OTK).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Insiden maut ini terjadi di Bandara Karel Sadsuitubun, Maluku Tenggara pada Minggu (19/4/2026) sekitar pukul 11.10 WIT sesaat setelah korban mendarat dari Jakarta.

Beberapa saat setelah penikaman tersebut, pelaku bernama Hendrikus Rahayaan (28) dan Finansius Ulukyanan (36) berhasil diamankan dan ditetapkan sebagai tersangka.

Jauh sebelum tragedi ini, sosok orang terdekat Nus Kei dan John Kei yaitu Daud Kei mengungkapkan hubungan Nus Kei dan John Kei yang semakin memanas.

Meski keduanya memiliki hubungan keluarga, namun hubungan keduanya tidak berlangsung baik.

Berawal pertemuan mereka pada tahun 1994 kemudian membentuk angkatan muda Kei (AMKEI) setelah berjalannya waktu.

AMKEI merupakan organisasi pemuda asal Kepulauan Kei Maluku Tenggara dimana John Refra Kei atau akrab disapa John Kei menjadi ketuanya dan Ladau Tetla Geni atau Daud Kei menjadi wakilnya. 

Kolase foto John Kei dan Nus Kei
Kolase foto John Kei dan Nus Kei
Sumber :
  • Istimewa

Dalam proses berjalannya organisasi ini, banyak anggota yang melakukan tindakan kriminal, sampai Daud Kei mengaku telah putus hubungan dengan John Kei lantaran ketua kelompok tersebut melakukan pembunuhan Tan Harry Tantono alias Ayung pada 2012.
Pada tahun 2020, Daud Kei mengaku heran mengapa John Kei melakukan penyerangan kepada Nus Kei.

Puluhan anak buah John Kei melakukan penyerangan di Perumahan Green Lake City, Tangerang dan melakukan pembacokan di Duri Kosambi, Kalideres, Jakarta Barat.

Insiden penyerangan brutal ini dipicu konflik antara John Kei dengan pamannya sendiri, Nus Kei mengenai hasil penjualan tanah. 

Hal ini membuat Daud Kei terheran lantaran Nus Kei merupakan paman dari John Kei sendiri.

“Ini sangat saya herankan kenapa dia berbuat penyerangan terhadap Om nya sendiri, Nus Kei. Karena Nus diajak untuk kembali bergabung lagi, Nus sudah tidak mau,” ungkap Daud Kei pada program acara Fakta, tvOne.

“Nus sudah bersumpah untuk tidak bergabung dengan John lagi. Terus dia memaksa untuk kembali ke posisinya, tapi Nus nggak mau,” sambungnya.

Daud mengaku bahwa Nus datang ke kediamannya beberapa kali. Ia mengatakan Nus telah bersumpah atas nama orang tuanya yang sudah meninggal untuk tidak kembali bersama John Kei lagi.

Hal ini dipicu lantaran John Kei menyuruh anak buahnya untuk menyerang rumahnya sampai ia terusir dari rumah sendiri.

“Dia sudah tidak mau kembali ke Bekasi lagi karena John pernah suruh anak-anak serang dia punya rumah sampai dia keluar dari rumah,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Dari situlah dia merasa kesal dan kecewa. Sehingga dia tidak mau lagi bergabung bersama John,” pungkasnya.

(kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Targetkan 2.772 Kilometer, Jalur Kereta Api Kalimantan Mulai Direncanakan Secara Matang

Targetkan 2.772 Kilometer, Jalur Kereta Api Kalimantan Mulai Direncanakan Secara Matang

Pemerintah Indonesia tengah merancang proyek ambisius untuk membangun jaringan jalur kereta api sepanjang 2.772 kilometer di Pulau Kalimantan. 
Tragedi di Tengah Sawah: Petir Sambar Tenda Petani di Agam Sumbar, Satu Orang Meninggal Dunia

Tragedi di Tengah Sawah: Petir Sambar Tenda Petani di Agam Sumbar, Satu Orang Meninggal Dunia

Seorang petani dilaporkan meninggal dunia di tempat, Nagari Gadut, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Sementara dua orang lainnya menderita luka serius setelah tersambar petir pada Rabu (22/4).
Dari Belakang ke Podium, Morgan Holindo Curi Perhatian di Eshark Rok Cup

Dari Belakang ke Podium, Morgan Holindo Curi Perhatian di Eshark Rok Cup

Pembalap muda Morgan Holindo Sonmoahi menargetkan hasil lebih baik pada putaran ketiga Eshark Rok Cup setelah berhasil meraih podium ketiga pada seri kedua di Sirkuit Karting Sentul Internasional, Jawa Barat, akhir pekan lalu.
Baru Pemulihan, Lukaku Kembali Tumbang! Mimpi ke Piala Dunia Terancam

Baru Pemulihan, Lukaku Kembali Tumbang! Mimpi ke Piala Dunia Terancam

Striker Napoli, Romelu Lukaku, kembali mendapat pukulan telak dalam proses pemulihan kebugarannya. Penyerang asal Belgia itu dilaporkan mengalami cedera pergelangan kaki saat menjalani rehabilitasi di negaranya.
Presiden Minta Cepat, Dedi Mulyadi Siap Kawal Proyek PSEL Bogor-Bekasi Demi Hindari Tragedi Bantar Gebang

Presiden Minta Cepat, Dedi Mulyadi Siap Kawal Proyek PSEL Bogor-Bekasi Demi Hindari Tragedi Bantar Gebang

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), menandatangani kesepakatan strategis untuk mengubah sampah menjadi energi listrik (PSEL) di Bogor Raya, Selasa (21/4).
Milan dan Inter Gigit Jari? Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes Ini Justru Memendam Mimpi Gabung Liverpool Gara-gara Cody Gakpo

Milan dan Inter Gigit Jari? Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes Ini Justru Memendam Mimpi Gabung Liverpool Gara-gara Cody Gakpo

Bek Timnas Indonesia, Jay Idzes jadi incaran AC Milan dan Inter, namun bek Sassuolo itu justru memendam mimpi gabung Liverpool, terinspirasi dari Cody Gakpo.

Trending

Milan dan Inter Gigit Jari? Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes Ini Justru Memendam Mimpi Gabung Liverpool Gara-gara Cody Gakpo

Milan dan Inter Gigit Jari? Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes Ini Justru Memendam Mimpi Gabung Liverpool Gara-gara Cody Gakpo

Bek Timnas Indonesia, Jay Idzes jadi incaran AC Milan dan Inter, namun bek Sassuolo itu justru memendam mimpi gabung Liverpool, terinspirasi dari Cody Gakpo.
Presiden Minta Cepat, Dedi Mulyadi Siap Kawal Proyek PSEL Bogor-Bekasi Demi Hindari Tragedi Bantar Gebang

Presiden Minta Cepat, Dedi Mulyadi Siap Kawal Proyek PSEL Bogor-Bekasi Demi Hindari Tragedi Bantar Gebang

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), menandatangani kesepakatan strategis untuk mengubah sampah menjadi energi listrik (PSEL) di Bogor Raya, Selasa (21/4).
Dari Belakang ke Podium, Morgan Holindo Curi Perhatian di Eshark Rok Cup

Dari Belakang ke Podium, Morgan Holindo Curi Perhatian di Eshark Rok Cup

Pembalap muda Morgan Holindo Sonmoahi menargetkan hasil lebih baik pada putaran ketiga Eshark Rok Cup setelah berhasil meraih podium ketiga pada seri kedua di Sirkuit Karting Sentul Internasional, Jawa Barat, akhir pekan lalu.
Targetkan 2.772 Kilometer, Jalur Kereta Api Kalimantan Mulai Direncanakan Secara Matang

Targetkan 2.772 Kilometer, Jalur Kereta Api Kalimantan Mulai Direncanakan Secara Matang

Pemerintah Indonesia tengah merancang proyek ambisius untuk membangun jaringan jalur kereta api sepanjang 2.772 kilometer di Pulau Kalimantan. 
Kepercayaan Diri Tinggi! Bali United Siap Lanjutkan Tren Positif di Kandang Persita

Kepercayaan Diri Tinggi! Bali United Siap Lanjutkan Tren Positif di Kandang Persita

Pelatih Bali United, Johnny Jansen, mengaku skuadnya dalam kondisi menakutkan untuk lawan jelang menghadapi Persita Tangerang.
Teknologi XPS Hadir di Indonesia untuk Kepentingan Riset, Alat Ini Bisa Ungkap Rahasia Material Skala Nano

Teknologi XPS Hadir di Indonesia untuk Kepentingan Riset, Alat Ini Bisa Ungkap Rahasia Material Skala Nano

Salah satu instrumen yang menjadi andalan para ilmuwan adalah X-Ray Photoelectron Spectroscopy (XPS), sebuah teknologi berbasis efek fotolistrik yang mampu mengungkap
Tragedi di Tengah Sawah: Petir Sambar Tenda Petani di Agam Sumbar, Satu Orang Meninggal Dunia

Tragedi di Tengah Sawah: Petir Sambar Tenda Petani di Agam Sumbar, Satu Orang Meninggal Dunia

Seorang petani dilaporkan meninggal dunia di tempat, Nagari Gadut, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Sementara dua orang lainnya menderita luka serius setelah tersambar petir pada Rabu (22/4).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT