News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

KDM Bicara Kunci Utama Kemajuan Industri di Jabar, Singgung Peran Ortu yang Buat Mentalitas Anak Kalah Bertarung

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) berbicara kunci industri yang maju di Jabar saling erat dengan keberhasilan pendidikan dan pembentukan karakter anak.
Sabtu, 25 April 2026 - 19:28 WIB
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).
Sumber :
  • tvOnenews.com/Cepi Kurnia

Bandung, tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) membicarakan tentang kunci utama kemajuan industri di Jabar. Hal ini berkaitan dengan sistem pendidikan membentuk karakter anak.

KDM menyebut kunci utama industri yang maju tidak sekadar tentang kurikulum teknis. Baginya, kesuksesan bagian ini juga harus berfokus pada perubahan karakter atau kultur SDM sejak dini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

KDM menyoroti mentalitas anak-anak saat ini. Kebanyakan lebih cenderung berkarakter mental "ayam sayur" atau manja sehingga harus dirubah menjadi petarung yang tangguh.

KDM menginginkan karakter anak bermentalitas tangguh saat Pemprov Jabar resmi memperkuat sinergi pendidikan vokasi lewat penandatanganan MoU antara SMK dengan Dunia Usaha, Dunia Industri, dan Dunia Kerja (DUDIKA) di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Kamis (23/4/2026).

"Pendidikan harus mengubah karakter. Anak-anak kita harus mandiri dan tangguh," ujar KDM dalam keterangannya dikutip, Sabtu (25/4/2026).

KDM Singgung Perang Orang Tua dalam Membentuk Karakter Anak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM)
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM)
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Lembur Pakuan Channel

Lebih lanjut, KDM menyoroti peran orang tua. Di era saat ini, ia menyayangkan masih banyak orang tua belum berhasil membentuk karakter anaknya.

Ia melihat fenomena tak sedikit orang tua mendukung kekurangan anaknya. Mereka sulit membedakan pendidikan yang baik sehingga rentan membuat anaknya terbebas dari kesulitannya.

Dedi Mulyadi tidak menginginkan fenomena ini terus berlarut-larut. Menurutnya, hal ini cenderung membuat anak-anak tidak mempunyai mentalitas petarung.

"Orang tua jangan terus-terusan mengambil kesulitan dari diri anak. Untuk itu akan membuat mereka kalah dalam pertarungan," tegasnya.

Mantan Bupati Purwakarta ini menegaskan, kedisiplinan hingga cara bersikap sebagai bagian pembentukan karakter. Penanaman ini membuat anak-anak menjadi petarung tangguh.

"Karakter disiplin, bangun pagi, hingga cara bersikap harus dibentuk sejak kelas satu SMK," tambahnya.

Permintaan Dedi Mulyadi untuk Sekolah di Jabar

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dedi Mulyadi memberikan instruksi secara tegas kepada sekolah di Jabar. Ia menginginkan sekolah mulai menerapkan sistem pendidikan lebih aplikatif.

Maksudnya, sekolah memberikan teori saat siswa menimba ilmu di kelas satu. Selebihnya bisa mengembangkan program magang agar mereka terbiasa dan memiliki pengalaman di lapangan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ngeri! Rekonstruksi Ungkap Balita 20 Bulan Diduga Ditenggelamkan Berulang Kali ke Ember hingga Muntah

Ngeri! Rekonstruksi Ungkap Balita 20 Bulan Diduga Ditenggelamkan Berulang Kali ke Ember hingga Muntah

Rekonstruksi kasus kematian bayi 20 bulan di Kebayoran Lama mengungkap dugaan aksi ayah tiri mencelupkan korban berulang kali ke ember hingga muntah.
Gunung Semeru Kembali Erupsi Hari Ini, Awan Panas dan Lontaran Batu Masih Jadi Ancaman

Gunung Semeru Kembali Erupsi Hari Ini, Awan Panas dan Lontaran Batu Masih Jadi Ancaman

Gunung Semeru, gunung tertinggi di Pulau Jawa dengan ketinggian 3.676 mdpl, kembali menunjukkan aktivitas vulkanik yang intens, pada Selasa (3/11/2026) siang.
Kembali Merumput Bersama Sassuolo, Jay Idzes Bicara Jujur soal Kondisinya Jelang FIFA Matchday November 2026

Kembali Merumput Bersama Sassuolo, Jay Idzes Bicara Jujur soal Kondisinya Jelang FIFA Matchday November 2026

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, berbicara soal kondisinya jelang FIFA Matchday November 2026. Sang bek tengah sudah kembali merumput bersama Sassuolo dalam laga kontra Fiorentina.
Invasi Bobotoh Jadi Motivasi Tambahan Persib di Australia, Umuh Muchtar Tak Ragu Targetkan 3 Poin dari Melbourne Victory

Invasi Bobotoh Jadi Motivasi Tambahan Persib di Australia, Umuh Muchtar Tak Ragu Targetkan 3 Poin dari Melbourne Victory

Manajer Persib, Umuh Muchtar, optimistis Persib Bandung mampu membawa pulang poin penuh meski harus menghadapi perjalanan panjang dan padatnya jadwal pertandingan.
6 Fakta Mengerikan Kasus Balita 20 Bulan Tewas di Jaksel, Ditemukan Tanda Kekerasan Lama dan Kekurangan Gizi

6 Fakta Mengerikan Kasus Balita 20 Bulan Tewas di Jaksel, Ditemukan Tanda Kekerasan Lama dan Kekurangan Gizi

Kasus kematian balita 20 bulan di Kebayoran Lama mengungkap dugaan kekerasan berulang, temuan luka lama, hingga jasad yang sempat dikuburkan.
Rumahnya Digedor-gedor hingga Singgung Mobil Pelat Merah, Herri Pras: Saya Keluar Layaknya Menyambut Tamu

Rumahnya Digedor-gedor hingga Singgung Mobil Pelat Merah, Herri Pras: Saya Keluar Layaknya Menyambut Tamu

YouTuber Herri Pras memaparkan detik-detik dirinya diduga digeruduk orang tak dikenal yang videonya viral di media sosial. Salah satu yang disinggungnya, yakni adanya kendaraan berpelat merah.

Trending

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Video kedatangan rombongan OTK di Rumah Herri Pras beredar di media sosial. Dalam rekaman yang diberitakan, seorang pria terlihat menendang Herri hingga terjatuh.
Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Konten kreator Herri Pras akhirnya buka suara setelah kedatangan Yudi Cahyadi dan sejumlah orang ke kediamannya. Ia turut mengungkap alasan di balik kritiknya.
Pesan Bijak Tokoh Agama Anwar Abbas soal Viralnya Konten Kreator Herri Pras

Pesan Bijak Tokoh Agama Anwar Abbas soal Viralnya Konten Kreator Herri Pras

Herri Pras di dunia maya cukup terkenal karena kontroversi. Sebelum kejadian ini, konten kreator pernah menyinggung penceramah UAS dan UAH menuai kecaman.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT