News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Seorang Ibu Curhat ke Gubernur Dedi Mulyadi Gegara Sakit Saraf Kejepit, Berujung Diberi Uang dan Terharu sampai Sujud

Bu Apong, warga Sumedang bercerita sedang menderita sakit saraf kejepit membuat Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) memberikan uang untuk biaya perobatannya.
Sabtu, 25 April 2026 - 20:59 WIB
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) dengar curhatan warga Sumedang, Bu Apong karena menderita saraf kejepit
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Lembur Pakuan Channel

Sumedang, tvOnenews.com - Seorang ibu bernama Apong berkeluh kesah. Bu Apong curhat saat Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi menghadiri acara Ekosistem Budaya Kasumedangan Dalam Rangka Hari Jadi ke-448 Sumedang di depan Gedung Negara Sumedang, Jumat (24/4/2026).

Di gelaran itu, Dedi Mulyadi mendorong warga Sumedang bangga dengan apa yang dimiliki saat ini. Di tengah-tengah itu, ia meluangkan waktu mengajak sejumlah warga berbincang dengannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dedi Mulyadi mulanya mengajak seorang ibu-ibu ke atas panggung untuk bercerita seputar dirinya baru selesai menjalani operasi tumor. Selepas itu, KDM juga melihat Bu Apong yang mengalami hal serupa sehingga mengajak Bu Apong mengungkap kondisi kesehatannya.

Bu Apong curhat kepada Dedi Mulyadi. Ia mulanya bercerita bahwa dirinya mengalami komplikasi karena gagal ginjal sehingga membuatnya selalu kesakitan.

"Saya mendapatkan komplikasi akibat gagal ginjal. Terus sudah 18 kali ke dokter spesialis. Sekarang saya bingung, saya sudah dipijat di mana-mana, tapi penyakit saya tidak pernah sembuh," ujar Bu Apong sambil pegang pinggangnya yang kesakitan dilansir tvOnenews.com dari Lembur Pakuan Channel, Sabtu (25/4/2026).

Momen Bu Apong Cerita kepada Dedi Mulyadi karena Menderita Saraf Kejepit

Bu Apong mengaku kondisi ini membuat dirinya lelah. Di tengah perjuangannya, ia mendapat saran agar rutin berkonsultasi hingga berobat ke Subang.

Di momen itu, Bu Apong mendapatkan kabar terbaru terkait penyakit dialami yang membuat pinggangnya selalu sakit. Ia mengatakan, dirinya mengalami saraf kejepit.

"Lalu, ada yang menyuruh saya mengirimkan saya ke warga Subang. Kemudian, ini katanya mah penyakit saraf kejepit," terangnya.

KDM tampaknya mengetahui siapa sosok warga Subang yang tepat menyembuhkan penyakit Bu Apong.

"Oh, ke Pak Haris?," tanya Dedi Mulyadi.

Bu Apong membenarkan hal itu. Kemudian, ia mencari informasi mengenai alamat rumahnya. 

"Ya Allah Ya Rabbi, saraf kejepit sampai (mengadu) ke Gubernur. Hadeuh aing pusing sama hidup ini. Sudah ke Pak Haris, saya kasih nomornya. Sudah itu khusus saraf kejepit, kirain ibu yang ingin dijepit," kelakar KDM membuat warga Sumedang yang hadir tertawa.

Lebih lanjut, Bu Apong mengatakan penyakitnya tidak bisa dianggap remeh. Ia mengalami hal ini sudah sangat lama.

Bu Apong kembali bercerita terhadap kondisi penyakitnya. Ia sampai sekarang bertanya-tanya apakah dirinya mengalami komplikasi akibat pernah gagal ginjal.

Dedi Mulyadi kemudian mempertanyakan keluarga Bu Apong, terutama mengenai kondisi perekonomian keluarganya.

Bu Apong mengaku suaminya kini di Provinsi Kalimantan. Ia tidak membantah dirinya masih menerima uang bulanan dari hasil gaji sang suami sebagai kuli bangunan namun hanya sebesar Rp1 juta.

Kemudian, Bu Apong kembali menjelaskan perjuangan dirinya menyembuhkan penyakitnya. Ia mulanya sering berobat ke rumah sakit dan harus dirujuk oleh dokter spesialis.

Bu Apong merasa tidak kuat selama proses perobatannya. Ia mengaku tak terbiasa menggunakan BPJS Kesehatan. Lagi pula, dokter spesialis bilang di rumah sakit tersebut tidak mempunyai alat mumpuni menyembuhkan penyakit Bu Apong.

Detik-detik Bu Apong Menangis dan Sujud usai Diguyur Uang oleh KDM

Momen Bu Apong menangis dan terharu dikasih uang oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi
Momen Bu Apong menangis dan terharu dikasih uang oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Lembur Pakuan Channel

Dalam itu, KDM langsung memangkas perbincangan dengan Bu Apong. Ia menyimpulkan Bu Apong saat ini hanya mengalami saraf kejepit.

Dedi Mulyadi langsung mengarahkan agar Bu Apong segera berobat menyembuhkan penyakit saraf kejepitnya. Ia pun memberikan uang agar memudahkan biaya perobatannya.

"Jangan khawatir, itu sudah diurus oleh Pak Haris. Ini ada bekal (biaya) selama berobat di tempat Pak Haris," ucap KDM.

Raut wajah Bu Apong langsung terkejut saat ingin diberikan uang. Ia justru menolak pemberian tersebut dan meminta maaf kepada KDM.

Sikap Bu Apong mendapat pujian dari KDM. Gubernur Jabar tersebut menegaskan minimal uang itu untuk kebutuhan makan jika tidak ingin dipakai untuk biaya pengobatan.

Bu Apong langsung menangis. Warga Sumedang tersebut merasa malu mendapat bantuan dari KDM.

"Terima kasih, Pak. Tapi saya terlalu malu," kata Bu Apong sambil berlinang air mata.

Mantan Bupati Purwakarta itu memberikan pandangann niat Bu Apong yang menceritakan penyakitnya. Menurutnya, jika tujuannya meminta uang atau bantuan, sikap tersebut dinilai salah.

"Tidak apa-apa. Lagian ibu enggak niat meminta apa pun, tapi saya memberikan ini buat bekal. Justru kalau meminta, pasti dikasihnya kecil, sedangkan kalau tidak minta, pasti dikasih uang banyak," terang Dedi Mulyadi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tidak hanya menangis, Bu Apong langsung bersujud lantaran merasa terharu dan mengungkapkan rasa syukurnya. Suasana ini membuat ribuan warga Sumedang ikut tak kuasa menahan air matanya.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bayar Pajak Kendaraan di PRJ, Warga Bisa Dapat Souvenir Eksklusif dari Bapenda DKI

Bayar Pajak Kendaraan di PRJ, Warga Bisa Dapat Souvenir Eksklusif dari Bapenda DKI

Kehadiran Gerai Samsat di PRJ juga semakin relevan dengan adanya program pembebasan sanksi administratif untuk PKB dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB). 
Piala Dunia 2026: Debutan Tanjung Verde Cetak Sejarah, Lolos ke Babak 32 Besar Tanpa Sekali Pun Menang

Piala Dunia 2026: Debutan Tanjung Verde Cetak Sejarah, Lolos ke Babak 32 Besar Tanpa Sekali Pun Menang

Tanjung Verde kembali mencuri perhatian di Piala Dunia 2026. Berstatus sebagai debutan, mereka menorehkan sejarah dengan memastikan langkah ke babak 32 besar.
Dukung Indonesia Emas 2045, Kemendagri Komitmen Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Dukung Indonesia Emas 2045, Kemendagri Komitmen Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Kemendagri melalui Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah menyelenggarakan Sosialisasi Penandaan Berdasarkan Kepmendagri Nomor 900.1-861 Tahun 2026 untuk Penyusunan APBD Tahun Anggaran (TA) 2027.
Pasca-serangan AS, IRGC Targetkan Posisi Militer AS di Kawasan

Pasca-serangan AS, IRGC Targetkan Posisi Militer AS di Kawasan

Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) langsung menanggapi "agresi" Amerika di selatan Iran. Pasukan angkatan laut Iran menargetkan posisi militer AS.
Enam pesawat AS serang empat target di Iran

Enam pesawat AS serang empat target di Iran

Amerika Serikat Kembali melancarkan serangan ke Iran. Kali ini enam pesawat AS menyerang empat target di Iran, menurut laporan jurnalis PBS News, Nick Schifrin, Jumat (26/6), mengutip seorang pejabat AS.
Guns N' Roses Resmi Konser di Jakarta, Harga Tiket Mulai Rp1 Juta hingga Rp5 Juta

Guns N' Roses Resmi Konser di Jakarta, Harga Tiket Mulai Rp1 Juta hingga Rp5 Juta

Guns N' Roses resmi konser di Jakarta pada 21 November 2026. Harga tiket mulai Rp1 juta hingga Rp5 juta, penjualan dibagi dalam tiga tahap.

Trending

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni: Kualifikasi Makin Menarik! McLaren Mulai Ganggu Mercedes di Red Bull Ring

Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni: Kualifikasi Makin Menarik! McLaren Mulai Ganggu Mercedes di Red Bull Ring

Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni yang merupakan hari kedua dari rangkaian seri ke-8 Formula 1 musim ini akan tersjai sesi latihan bebas dan kualifikasi.
Miris! Kasus Kekerasan pada Anak 12 Tahun Terbongkar, Polisi Tetapkan Ibu dan Seorang Pria 46 Tahun sebagai Tersangka

Miris! Kasus Kekerasan pada Anak 12 Tahun Terbongkar, Polisi Tetapkan Ibu dan Seorang Pria 46 Tahun sebagai Tersangka

Polresta Tangerang menetapkan dua tersangka dalam kasus dugaan kekerasan seksual terhadap anak berusia 12 tahun. Salah satunya merupakan ibu kandung korban
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia Vs Prancis

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia Vs Prancis

Norwegia dan Prancis sudah memastikan diri lolos ke babak 32 besar berkat kemenangan di dua laga awal. Duel dini hari nanti akan menentukan status juara Grup I Piala Dunia 2026.
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Senegal Vs Irak

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Senegal Vs Irak

Senegal dan Irak pun mesti menggantungkan nasib melalui mekanisme peringkat ketiga terbaik. Keduanya saat ini belum mengantongi poin usai dikalahkan Norwegia dan Prancis di dua pertandingan awal Piala Dunia 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT