News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Cerita Pilu Orang Tua tahu Anaknya Diperlakukan Kasar di Little Aresha, Khairunisa: Bukan Dibedong tapi Diikat

Viral cerita seorang Ibu, anaknya menjadi korban dari Daycare Little Aresha di Yogyakarta. Sang anak mengalami hal tak terduga
Minggu, 26 April 2026 - 08:15 WIB
Cerita Pilu Orang Tua tahu Anaknya Diperlakukan Kasar di Little Aresha, Khairunisa: Bukan Dibedong tapi Diikat
Sumber :
  • dok.kolase tvonenews.com/tiktok pandangan Jogja/tiktok kompas

Jakarta, tvOnenews.com- Viral cerita pilu dari salah satu orang tua, yang anaknya menjadi korban Daycare Little Aresha di Yogyakarta. Menarik perhatian publik.

Cerita ibu Khairunisa berseliweran di Medsos, menuai perhatian, karena mengaku sang anak dititipkan di Little Aresha sudah mengalami perlakuan kasar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan mata berkaca-kaca dan tegarnya, Nisa menjelaskan kalau sang anak selalu menangis dan kelaparan sepulang dari Little Aresha yang diketahui sebagai tempat penitipan anak dan sekolah anak-anak tersebut.

Cerita Pilu Orang Tua tahu Anaknya Diperlakukan Kasar di Little Aresha, Khairunisa: Bukan Dibedong tapi Diikat
Cerita Pilu Orang Tua tahu Anaknya Diperlakukan Kasar di Little Aresha, Khairunisa: Bukan Dibedong tapi Diikat
Sumber :
  • dok.kolase tvonenews.com/tiktok pandangan Jogja/tiktok kompas

Anaknya tersebut kurang lebih berusia 1,5 tahun seperti meninggalkan bekas luka di tangannya. Sebab anaknya diikat bukan dibedong.

"Anak saya nggak dikasih baju ataupun Pampers pas saya lihat. Dia menangis dan waktu saya lihat ternyata anak saya, kondisi tangan itu di bukan dibedong tapi di ikat," katanya dikutip dari pandangan Jogja, viral diunggah berbagai akun TikTok, Minggu (26/4)

Lebih lanjut, dalam ceritanya, Khairunisa menunjukkan sebuah foto seperti luka diarea tangan sang anak. 

Padahal anaknya belum ada sebulan dititipkan di Daycare Little Aresha tersebut. Ia sampai bergetar mengatakannya. 

"Anak saya ini belum ada sebulan tapi udah ngerasain ini. Ini (foto anak punya luka) baru seminggu atau dua minggu di sana," ungkapnya menunjukkan foto tersebut.

"Setiap dia pulang dia kelaparan dan nangis," ucap Khairunisa dikutip dari tiktok kompas. 

Respons Pemerintah Kota Yogyakarta 

Sebagai upaya perlindungan, DP3AP2 DIY bersama DP3AP2KB Kota Yogyakarta, KPAI Kota Yogyakarta, serta Forum Perlindungan Korban Kekerasan (FPKK) DIY telah dan terus melakukan pendampingan psikososial bagi anak-anak korban.

Kemudian, Pemda DIY mendorong agar seluruh pihak yang terlibat dalam dugaan pelanggaran kekerasan terhadap anak diproses tegas sesuai ketentuan yang berlaku.

"Setiap bentuk kekerasan terhadap anak merupakan pelanggaran serius terhadap hak asasi yang tidak dapat ditoleransi," kata Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (DP3AP2) DIY Erlina Hidayati Sumardi dalam keterangan di Yogyakarta, Sabtu.

Garis polisi masih terpasang di Daycare Little Aresha kawasan Sorosutan, Umbulharjo, Yogyakarta.
Garis polisi masih terpasang di Daycare Little Aresha kawasan Sorosutan, Umbulharjo, Yogyakarta.
Sumber :
  • Tim TvOne - Sri Cahyani Putri

Pendalaman Kasus oleh Polisi 

Sehubungan dengan kasus kekerasan fisik dan verbal di Little Aresha menjadi perhatian khusus pemerintah Kota Yogyakarta. Polisi telah gerebek pada Jumat (24/4).

Terungkap karena berawal dari laporan satu pekerja di Little Aresha Daycare di Yogyakarta ini. Ternyata sekitar 53 anak mengalami kekerasan fisik maupun verbal.

Dia melaporkan ke Polisi. Sehingga pihak berwajib melakukan pendalaman kasus, dan penggerebekan. 

Kemudian pekerja tersebut memutuskan untuk mengundurkan diri dari tempat penitipan anak Daycare tersebut. 

"Awalnya dari karyawannya itu melihat bahwa perlakuan terhadap bayi atau anak yang dititip itu kurang manusiawi," kata Kepala Kepolisian Resor Kota (Kapolresta) Yogyakarta Kombes Pol Eva Guna Pandia, dikutip dari Antara, Minggu (26/4).

"Ia merasa tidak sesuai hati nurani karena melihat ada yang dianiaya dan ditelantarkan, akhirnya memilih mengundurkan diri dan melapor," sambung Kapolresta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diketahui, pihak Polresta Yogyakarta mencatat jumlah total anak yang pernah dititipkan di tempat penitipan anak mencapai 103 anak, dengan 53 di antaranya terverifikasi mengalami kekerasan fisik dan verbal.(klw)

    

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rekam Jejak "Ratu Narkoba" Mary Jane: Divonis Mati di Indonesia, Nyaris Dieksekusi Mati, Kini Bebas di Filipina

Rekam Jejak "Ratu Narkoba" Mary Jane: Divonis Mati di Indonesia, Nyaris Dieksekusi Mati, Kini Bebas di Filipina

Rekam jejak Mary Jane Veloso, dari ditangkap membawa 2,6 kg heroin, divonis mati di Indonesia, nyaris dieksekusi pada 2015, hingga mendapat pengampunan mutlak
15 Daftar Pemain Drama Korea Flex x Cop 2, Ada Ahn Bo Hyun, Jung Eun Chae, hingga Yoo Seung Ho

15 Daftar Pemain Drama Korea Flex x Cop 2, Ada Ahn Bo Hyun, Jung Eun Chae, hingga Yoo Seung Ho

Berikut 15 daftar pemain drama Korea Flex x Cop 2, ada Ahn Bo Hyun, Jung Eun Chae, hingga Yoo Seung Ho.
Hasil FIFA ASEAN Cup 2026: Berstatus Juara Piala AFF 2026, Vietnam Susah Payah Kalahkan Filipina

Hasil FIFA ASEAN Cup 2026: Berstatus Juara Piala AFF 2026, Vietnam Susah Payah Kalahkan Filipina

Vietnam mengawali FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan 1-0 atas Filipina. Gol Kenji Nishioka sempat menyamakan skor, tetapi dianulir karena offside.
Kerim Alajbegovic Kirim Sinyal Bahaya ke Rival Juventus: Kami Mau Scudetto

Kerim Alajbegovic Kirim Sinyal Bahaya ke Rival Juventus: Kami Mau Scudetto

Kerim Alajbegovic mulai menatap tantangan baru bersama Juventus. Pemain muda Bosnia itu membawa ambisi besar setelah menerima tawaran dari Bianconeri.
Bursa Transfer Inter Milan: Cari Kiper Baru, Nerazzurri Pantau Wonderkid Liga Argentina yang Jadi Incaran Manchester United

Bursa Transfer Inter Milan: Cari Kiper Baru, Nerazzurri Pantau Wonderkid Liga Argentina yang Jadi Incaran Manchester United

Inter Milan mulai memantau kiper muda River Plate, Santiago Beltran. Nerazzurri harus bersaing dengan Manchester United untuk mendapatkan tanda tangannya.
Kritikan Fabio Capello soal Timnas Italia: Jangan Selalu Mengandalkan Pemain Sayap

Kritikan Fabio Capello soal Timnas Italia: Jangan Selalu Mengandalkan Pemain Sayap

Fabio Capello menyoroti penampilan Timnas Italia saat menghadapi Belgia. Ia meminta Gli Azzurri bermain lebih efektif ketika membangun serangan.

Trending

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Sikap ini bukan ditujukan untuk memperpanjang perbedaan, apalagi mengambil posisi untuk salah satu pihak. Justru sebaliknya,
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Mengenal Kim Hee-jin, Pevoli Senior Hyundai Hillstate yang Beri Wejangan untuk Megawati Hangestri Jelang Debut

Mengenal Kim Hee-jin, Pevoli Senior Hyundai Hillstate yang Beri Wejangan untuk Megawati Hangestri Jelang Debut

Nama Kim Hee-jin menjadi salah satu sosok senior Megawati Hangestri dalam skuad Hyundai Hillstate. Pevoli Korea itu beri wejangan untuk Megatron jelang debut.
Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Berikut jejak kasus Indra Kesuma alias Indra Kenz, mulai dari dilaporkan 8 korban ke polisi atas kasus investasi bodong aplikasi Binomo hingga bebas bersyarat.
Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Media sosial dan pemberitaan diramaikan dengan kabar meninggal dunianya tokoh publik, Guruh Soekarnoputra. Berikut fakta-fakta kondisi almarhum sebelum wafat
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT