Soal Bobotoh Pasang Spanduk "Shut Up KDM" di Laga Persib Vs Arema, Dedi Mulyadi Santai Bilang Begini
- dok.kolase tvonenews.com/Instagram Dedi Mulyadi/tiktok KDM lovers
Jakarta, tvOnenews.com- Kang Dedi Mulyadi menanggapi santai soal spanduk "Shut Up KDM" yang terbentang saat laga Persib Bandung melawan Arema Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) yang viral di media sosial.
Pertandingan tersebut menjadi pusat perhatian karena ada spanduk yang bertuliskan bermakna diam untuk Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. KDM pun mengucapkan terima kasih.
Ucapan terima kasih disampaikan Dedi Mulyadi yang disapa Bapa Aing itu melalui akun instagramnya.

- dok.kolase tvonenews.com/Instagram Dedi Mulyadi/tiktok KDM lovers
"Temen-temen Bobotoh yang berada di Tribun Utara (GBLA) saat pertandingan Arema. Saya ucapkan terima kasih atas spanduk yang dibentangkannya," katanya, dikutip Minggu (26/4).
Menurut KDM tulisan tersebut, dipahaminya sebagai bentuk peringatan dari suporter bola Persib agar tidak ikut campur.
Dimaksudkan agar persoalan sepakbola tidak dicampuri dengan politik. Hal inilah yang dipahami Dedi Mulyadi, ia pun menjawab alasannya.
"Yang intinya adalah melarang saya untuk tidak bicara mengenai Persib dan spanduk tersebut. Didasarkan pada sebuah keinginan agar profesionalisme, sepak bola tetap terpercaya tanpa diciderai oleh politik," jelas KDM.
Ternyata tulisan shut up KDM tersebut, setelah adanya kabar adanya bonus sebesar Rp1 Miliar diberikannya untuk Persib Bandung.

- Istimewa
Gubernur Jawa Barat itu menjelaskan, pemberian bonus bentuk kecintaannya pada sepak bola. Ingin memudahkan agar tetap semangat jika berhasil hattrick.
"Karena disebut ada tantangannya berat diperlukan supporting yang sangat tinggi, itu yang disampaikan Bang Ara (Maruarar Sirait). Sehingga secara spontan saat itu, Bang Ara menyampaikan bahwa 'Saya akan membantu memberikan bonus kepada setiap pertandingan di kendang lawan'," terang KDM.
"Dari tujuh pertandingan, ada lima pertandingan yang akan diberikan bonus, masing-masing Rp1 miliar, dan jumlah uang yang diberikan sebesar Rp5 miliar, untuk lima pertandingan," ungkapnya.
Load more