Mengaku Kerja Nonstop di Mesir, Hilfa Justru Ditegur Pedas Dedi Mulyadi Soal Status TKI Ilegal
- Kolase tvOnenews.com / YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL
tvOnenews.com - Alih-alih langsung mendapat bantuan, Hilfa justru lebih dulu dihadapkan pada serangkaian pertanyaan tajam dari Dedi Mulyadi.
Perempuan yang mengaku bekerja nonstop di Mesir itu datang dengan harapan mencari jalan keluar, namun Dedi Mulyadi memilih mengorek lebih dalam alasan di balik keputusannya berangkat secara ilegal. Suasana pun berubah tegang ketika fakta demi fakta mulai terungkap.
Pertemuan yang terekam di KANG DEDI MULYADI CHANNEL itu memperlihatkan bagaimana Dedi Mulyadi tidak langsung memberikan solusi. Ia lebih dulu menggali latar belakang Hilfa, mulai dari alasan keberangkatan hingga kondisi yang membuatnya ingin pulang ke Indonesia.
![]()
Dedi Mulyadi saat berbincang dengan Hilfa TKW ilegal di Mesir. (Sumber: YouTube/KANG DEDI MULYADI CHANNEL)
Dari situlah terungkap bahwa Hilfa bekerja sebagai asisten rumah tangga di Kairo dengan beban kerja berat.
“Dulunya ke Mesir tujuannya apa?” tanya Dedi Mulyadi.
“Kerja di Kairo,” jawab Hilfa.
Hilfa mengaku berangkat tanpa melalui jalur resmi. Saat ditanya lebih jauh, ia tampak kesulitan menjelaskan alasannya.
“Karena saya kan awalnya, akhirnya enggak sampai kasus besar gini gitu,” ujarnya.
Dedi pun langsung menegaskan inti persoalan, “Enggak. Saya nanya kenapa berangkat ilegal?”
“Aku enggak tahu, Pak,” jawab Hilfa.
Jawaban itu langsung mendapat respons tegas.
“Oh, enggak tahu. Enggak bisa dong. Enggak ada kalimat enggak tahu. Jadi, orang yang berangkat ilegal ketika ada masalah pertanggungjawabkan sendiri sebenarnya. Kenapa setelah ada masalah kok enggak bertanggung jawab sendiri, minta bantuan ke sini?” tegas Dedi.
Hilfa hanya bisa menjawab lirih, “Aku udah mau pulang sih.”
Namun Dedi kembali mengingatkan soal konsekuensi, “Iya. Pertanyaannya adalah kan berangkatnya ilegal. Artinya berangkat ilegal itu berangkat haram sekarang. Nah, kenapa ketika susah kok minta bantuan ke kita?”
Ia juga menyinggung bahwa tindakan tersebut sama saja mengabaikan aturan negara.
“Kalau berangkat ilegal itu artinya sudah mengabaikan negara, mengabaikan peraturan perundang-undangan, menganggap pemerintah itu tidak ada. Makanya ketika susah, ngapain juga minta bantuan sebenarnya begitu,” lanjutnya.
Load more