Masih Ingat Nuray Istiqbal? Perjalanan Spiritual Mantan Bintang Film Dewasa yang Kini Menjadi Mualaf
- tvOnenews.com/Hilal Aulia Pasya
tvOnenews.com - Perjalanan hidup seseorang memang tak pernah bisa ditebak. Hal itu pula yang tergambar dari sosok Nuray Istiqbal, yang dulu dikenal luas sebagai Rae Lil Black.
Setelah menjadi seorang mualaf, ia menapaki fase baru dalam hidupnya dengan identitas dan keyakinan yang berbeda.
Tahun 2025 menjadi titik balik penting bagi perempuan asal Jepang tersebut.
Setelah melalui proses panjang penuh perenungan, ia akhirnya memutuskan untuk memeluk Islam.
Keputusan itu bukan sekadar perubahan nama, melainkan juga langkah besar untuk memperbaiki arah hidup.
Dalam berbagai kesempatan, termasuk saat tampil di podcast bersama Deddy Corbuzier, Nuray mengungkapkan bahwa dirinya berusaha menjalani hidup yang lebih tenang dan bermakna.
Ia mengaku tengah belajar untuk tetap berada di jalan yang ia yakini benar, meski tidak selalu mudah.
- tvOnenews.com/Hilal Aulia Pasya
Salah satu tantangan yang ia rasakan setelah menjadi mualaf adalah soal konsistensi, terutama dalam mengenakan hijab.
Nuray secara terbuka mengungkapkan kekhawatirannya—bukan karena tidak ingin, tetapi karena ia masih dalam proses belajar dan beradaptasi.
Selain itu, ia juga menyebutkan tantangan lain seperti menjaga diri dari makanan yang tidak sesuai dengan ajaran Islam.
Hal-hal yang bagi sebagian orang mungkin terlihat sederhana, justru menjadi proses besar bagi seorang mualaf yang sedang membangun kebiasaan baru.
Meski demikian, perubahan positif terlihat dari kesehariannya. Nuray kini lebih sering tampil dengan pakaian tertutup.
Ia juga aktif menjalani gaya hidup sehat, mulai dari lari maraton hingga latihan muay thai, yang menjadi bagian dari rutinitasnya.
- Nuray Istiqbal
Kehadirannya di Indonesia pada Juli 2025 lalu menjadi salah satu momen yang cukup berkesan.
Saat itu, ia datang dan menjadi narasumber di berbagai acara religi, berbagi kisah tentang perjalanan spiritualnya.
Sambutan hangat dari masyarakat Muslim Indonesia membuatnya merasa diterima dan semakin mencintai Tanah Air.
Namun, perjalanan hijrahnya tidak selalu mulus. Aktivitasnya di media sosial sempat menjadi sorotan ketika ia terlihat kembali mengunggah foto-foto lama sebelum berhijab, bahkan tampil dengan gaya yang berbeda. Hal ini memicu beragam reaksi dari netizen.
Sejumlah komentar bernada kritik pun bermunculan, seperti:
“Dia sudah mulai terbuka”
“Kembali ke reset pabrik”
“Saya tahu kamu Muslim Rae, tapi saya benar-benar suka foto kamu yang memakai kimono. Apakah kamu akan pernah mengambil lebih banyak foto seperti itu?”
Di sisi lain, tak sedikit pula yang memberikan dukungan dan pembelaan.
Banyak yang mengingatkan bahwa proses menjadi pribadi yang lebih baik tidak bisa instan, terlebih bagi seorang mualaf.
“Titik susah seorang mualaf adalah ketika terlalu disorot berlebihan kemudian mendapatkan komentar-komentar yang tidak perlu dari yang seiman. Orang mualaf adalah orang yang sedang belajar, bukan nabi. Jadi kudu dituntun bareng-bareng, hilangkan keinginan untuk saling menghakimi.”
Dukungan lain juga mengalir:
“May Allah keep u istiqomah sister”
“Stay strong sis Nuray”
Kisah Nuray Istiqbal menjadi pengingat bahwa setiap orang memiliki perjalanan masing-masing dalam menemukan dan menjalani keyakinannya.
Di balik sorotan publik, ada proses panjang yang tidak selalu terlihat—tentang belajar, jatuh, dan kembali bangkit.
Apa yang ia jalani saat ini bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan panjang yang masih terus berproses. (gwn)
Load more