News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tangis di Bekasi Timur: Momen Haru Dedi Mulyadi Kunjungi Keluarga Korban Tragedi Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Anggrek

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi tidak hanya menyampaikan belasungkawa, tetapi juga turun langsung menemui keluarga korban tragedi kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur
Selasa, 28 April 2026 - 20:05 WIB
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi bersama keluarga korban kecelakaan KRL Bekasi Timur
Sumber :
  • instagram Dedimulyadi71

tvOnenews.com - Tragedi kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam menyisakan duka mendalam sekaligus memantik respons cepat dari berbagai pihak.

Salah satu yang menjadi sorotan adalah langkah Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi yang tidak hanya menyampaikan belasungkawa, tetapi juga turun langsung menemui keluarga korban.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam pernyataannya melalui media sosial, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk menanggung seluruh biaya perawatan korban. 

Namun, yang paling menyentuh perhatian publik adalah keputusan Dedi yang akrab disapa KDM untuk mengangkat anak salah satu korban meninggal dunia, sebuah langkah yang jarang terjadi dalam respons pejabat terhadap tragedi besar.

Kronologi Kecelakaan KRL Bekasi Timur yang Mematikan

Insiden kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur terjadi sekitar pukul 21.00 WIB di emplasemen Stasiun Bekasi Timur. 

Kecelakaan melibatkan KRL jurusan Cikarang dan kereta jarak jauh KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir–Surabaya Pasar Turi.

Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi
Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi
Sumber :
  • Tim tvOnenews/Adinda Ratna Safira

Berdasarkan informasi awal, KRL berhenti di lintasan setelah diduga menabrak sebuah kendaraan yang mogok di rel. 

Dalam kondisi tersebut, kereta jarak jauh yang melaju dari belakang tidak mampu menghindar dan akhirnya menabrak bagian belakang KRL. Benturan keras menyebabkan beberapa gerbong rusak parah.

Data dari kepolisian menyebutkan jumlah korban meninggal dunia mencapai 15 orang, sementara puluhan lainnya mengalami luka-luka. 

Lebih lanjut, seluruh 240 penumpang KA Argo Bromo Anggrek dilaporkan selamat, menunjukkan perbedaan dampak signifikan antara kereta komuter yang berhenti dan kereta jarak jauh yang tetap melaju.

Duka Mendalam dan Aksi Nyata Dedi Mulyadi

Dalam kunjungannya ke rumah duka, Dedi Mulyadi menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga korban. 

Salah satu korban yang disorot adalah seorang guru bernama Nurlela, yang dikenal sebagai pengajar di SD Pulogebang, Jakarta.

Dalam video yang diunggahnya, Dedi terlihat merangkul anak korban dan menyampaikan empati mendalam. 

Ia bahkan menyatakan bahwa anak sulung korban akan menjadi bagian dari tanggung jawabnya ke depan.

"Ini saya sudah menengok salah satu rumah korban meniggal, kecelakaan KRL. Salah satu korbannnya ibu guru, bernama siapa? Ibu Nurlela, ngajarnya di SD Pulogebang Jakarta. Statusnya ASN, biasa berangkat dari rumah jam 5 pagi pulangnya, biasa sore. Karena sibuk ngurus semesteran sehingga pulangnya menjadi malam. Dan takdir berkata lain, ia meniggal dalam keadaan mengalami kecelakaan dalam musibah tersebut. Kita doakan semoga almarhumah diteriman Iman Islamnya., di ampuni segala dosanya, dan mendapat tempat mulia di sisi Allah SWT. Dan ini anak sulungnya menjadi anak saya. Nanti ikut dalam program. Terima kasih warga Bekasi. Kita yakini bahwa ibu guru Nurlela adalah ahli kebaikan, ahli surga," ujar Gubernur yang akrab disapa KDM tersebut.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi bersama keluarga korban kecelakaan KRL Bekasi Timur
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi bersama keluarga korban kecelakaan KRL Bekasi Timur
Sumber :
  • instagram Dedimulyadi71

Langkah ini menjadi perhatian publik karena menunjukkan pendekatan personal yang jarang dilakukan pejabat publik. Selain itu, Pemprov Jawa Barat juga menyiapkan santunan sebesar Rp50 juta bagi setiap korban meninggal dunia.

Proses Identifikasi dan Fakta di Balik Tragedi

Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri terus melakukan proses identifikasi korban di RS Polri Kramat Jati. Hingga saat ini, 10 jenazah telah berhasil diidentifikasi menggunakan metode sidik jari serta data sekunder seperti tanda medis dan barang pribadi.

Brigjen Nyoman Eddy Purnama Wirawan menjelaskan bahwa identifikasi dilakukan secara hati-hati untuk memastikan akurasi data. Sementara itu, beberapa jenazah lainnya tersebar di rumah sakit di wilayah Bekasi.

Fakta lain yang mencuat adalah dugaan penyebab awal kecelakaan yang melibatkan kendaraan mogok di rel. Insiden ini menjadi pengingat pentingnya keselamatan di perlintasan sebidang, yang selama ini kerap menjadi titik rawan kecelakaan di Indonesia.

Sebagai perbandingan, data Kementerian Perhubungan menunjukkan bahwa sebagian besar kecelakaan kereta di Indonesia melibatkan perlintasan sebidang yang tidak dijaga. Hal ini memperlihatkan bahwa faktor eksternal sering kali menjadi pemicu utama kecelakaan, bukan semata kesalahan operasional kereta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tragedi kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur tidak hanya meninggalkan luka bagi keluarga korban, tetapi juga membuka kembali diskusi soal keselamatan transportasi publik. 

Di tengah duka, langkah Dedi Mulyadi yang turun langsung dan memberikan bantuan nyata menjadi sorotan, sekaligus harapan bahwa empati dan tanggung jawab bisa berjalan beriringan dalam menghadapi tragedi. (udn)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

PT Jasa Raharja (Persero) pun menyerahkan santunan kepada ahli waris dua korban meninggal dunia yakni Siti Habibah dan anaknya Adisha Raiqa Shafiya.
Ada Eks Polri hingga TNI, 58 WNI Jadi Korban TPPO Modus Tentara Bayaran di Rusia

Ada Eks Polri hingga TNI, 58 WNI Jadi Korban TPPO Modus Tentara Bayaran di Rusia

Menurut Brigjen Pol Nurul Azizah selaku Dirtipid PPA-PPO Bareskrim Polri ada 58 WNI yang menjadi korban TPPO bahkan tak sedikit dari mantan TNI hingga Polisi.
YouTuber Herri Pras Ceritakan Kronologi Digerebek Sekelompok OTK hingga Diduga Diintimidasi di Kediamannya

YouTuber Herri Pras Ceritakan Kronologi Digerebek Sekelompok OTK hingga Diduga Diintimidasi di Kediamannya

YouTuber Herri Pras mengungkapkan awal mula insiden dirinya digeruduk hingga diduga mendapat tindak kekerasan fisik di rumahnya oleh orang tak dikenal (OTK).
14 Pendaki Gunung Merapi Dipulangkan, 11 Orang Akui Terhubung Medsos Open Trip Ilegal

14 Pendaki Gunung Merapi Dipulangkan, 11 Orang Akui Terhubung Medsos Open Trip Ilegal

Sebanyak 14 pendaki ilegal yang memasuki kawasan Gunung Merapi telah dipulangkan setelah sebelumnya diamankan oleh petugas.
Viral di Media Sosial, Ini 5 Fakta Pernikahan Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, Terungkap Asal-usul Sang Istri

Viral di Media Sosial, Ini 5 Fakta Pernikahan Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, Terungkap Asal-usul Sang Istri

Kabar bahagia datang dari Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat yang resmi menikah lagi dengan perempuan bernama Septhelena Maria Yosepha. Berikut 5 faktanya.

Trending

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

PT Jasa Raharja (Persero) pun menyerahkan santunan kepada ahli waris dua korban meninggal dunia yakni Siti Habibah dan anaknya Adisha Raiqa Shafiya.
Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Melalui unggahannya di Threads, netizen tersebut mengungkapkan kekecewaannya lantaran transaksi tarik tunai dari rekening miliknya dibatasi sepihak oleh bank.
Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Prof. Endang Warsiki, Guru Besar IPB University, meninggal dunia pada 2 November 2026. Simak profil, pendidikan, perjalanan hidup, dan kontribusinya di bidang agroindustri.
Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

YouTuber Herri Pras digeruduk dan ditendang oleh sekelompok orang dari komunitas bela diri di kediamannya usai menyebarkan konten viral tantangan bertarung.
Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Nama YouTuber Herri Pras tengah menjadi sorotan setelah sebuah video memperlihatkan dirinya didatangi sekelompok pria bela diri. Ini profilnya.
Viral Nakes RSUD Mampang Prapatan Disebut Tak Sigap Tangani Pasien di IGD: Pasien Kritis tapi Santai Banget, Tutup Aja Lah

Viral Nakes RSUD Mampang Prapatan Disebut Tak Sigap Tangani Pasien di IGD: Pasien Kritis tapi Santai Banget, Tutup Aja Lah

Seorang netizen meluapkan kekecewaannya terhadap lambatnya respons para nakes di RSUD Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, saat menangani pasien gawat darurat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT