News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Putra Korban Kecelakaan KRL Ungkap Chat Terakhir ke Ibu Sesaat Sebelum Kecelakaan Maut

​​​​​​​Chat terakhir anak korban kecelakaan KRL terungkap, percakapan sederhana dengan sang ibu sebelum tragedi di Stasiun Bekasi Timur kini jadi kenangan pilu.
Rabu, 29 April 2026 - 03:46 WIB
Putra Korban Kecelakaan KRL dan Dedi Mulyadi
Sumber :
  • YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL

tvOnenews.com - Pesan singkat itu kini menjadi kenangan terakhir yang tak tergantikan. Di balik tragedi memilukan yang merenggut nyawa seorang ibu, tersimpan percakapan sederhana yang justru membuat hati siapa pun teriris. Momen chat terakhir antara anak dan ibunya ini pun langsung menyita perhatian publik.

Kisah pilu ini terungkap dalam pertemuan keluarga korban dengan Dedi Mulyadi, usai insiden tragis yang melibatkan KRL di Stasiun Bekasi Timur. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam suasana duka, ibunda dari almarhumah Ibu Guru Nurlela menceritakan kebiasaan sang anak setiap hendak berangkat bekerja yang selalu berpamitan dengan keluarga.

“Emang setiap dia berangkat, ke saya emang pamit. Di setiap pergi mau ngajar saya sudah keluar gitu,” ujar ibunda almarhumah dalam tayangan YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL (28/4/2026).

“Oh, ibu rumahnya sini dekat?” tanya Dedi Mulyadi.

“Iya, sini barengan sama dia, belah sana saya. Dia ini rumahnya saya sana. Setiap hari pamit kalau dia berangkat, ‘Aku mau pergi.’ ‘Iya, hati-hati ya. Jangan ngebut-ngebut,’ kata saya bawa motor,” lanjutnya.

“Kalau saya mah was-wasnya di motor. Enggak tahunya kan kecelakaannya di KRL gitu. Saya setiap hari, ‘Hati-hati, Bu. Kalau bawa motor jangan ngebut-ngebut,’ saya setiap hari. Tapi itu mah dia cuma begitu doang. Saya juga enggak ada firasat.”

Ia pun mengungkapkan bahwa di hari kejadian, almarhumah tetap berpamitan seperti biasa sebelum berangkat kerja, tanpa ada tanda-tanda mencurigakan.

Percakapan kemudian berlanjut saat Dedi Mulyadi menanyakan komunikasi terakhir korban dengan keluarga.

“Selama seharinya pernah WA enggak waktu dia di sekolah ngasih tahu pulangnya telat?” tanya Dedi Mulyadi kepada suami almarhumah.

“Enggak ada. Dia kalau itu sibuk. Kalau udah mulai kerja emang jarang. Paling nanti WA sore lagi. Paling nanya ke anak saya mau dibawain apa, bawain makan gitu. Paling kayak gitu tiap hari,” jawab suami almarhumah.

“Nah, kemarin waktu sebelum kejadian itu sempat WA enggak nanyain mau dibawain makanan? Enggak,” tanya Dedi Mulyadi.

“Itu mah saya inisiatif. Jadi anak saya, saya suruh WA duluan. Jam setengah 6 kemarin tuh pas kejadian. Dibalasnya jam setengah 8,” ungkapnya.

Di sinilah percakapan terakhir yang begitu sederhana namun kini terasa sangat menyayat hati terungkap.

“Nanya apa, Dek? WA apa?” tanya Dedi Mulyadi.

“Ibu udah di mana?” ujar putra almarhumah.

“Terus dijawab,” lanjut Dedi Mulyadi.

“Pulang malam katanya,” jawab sang anak.

“Nah, dijawabnya lagi di mana?” tanya Dedi Mulyadi.

“Pulo Gebang,” kata putra almarhumah.

“ Oh, masih di tempat kerja ngajar di sekolah. Terus enggak minta dibekali apa? Minta makanan apa?” tanya Dedi Mulyadi.

“Enggak,” jawabnya singkat.

Diketahui, almarhumah mengajar di SDN Pulo Gebang 11 yang berlokasi di Kelurahan Pulo Gebang, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur. 

Tak ada firasat, tak ada pesan panjang, hanya percakapan singkat yang kini menjadi kenangan terakhir sebelum tragedi itu terjadi.

Di akhir pertemuan, Dedi Mulyadi menyampaikan pesan penuh haru sekaligus dukungan untuk masa depan sang anak.

“Kita sampai sampaikan ya. Mudah-mudahan Ibu Nurlela menjadi ahli kebaikan. Ini harus ditinggalin mamnya, ibunya harus makin baik ya. Jadi ada titipan dari Bapak Rp50 juta ya buat bekal sekolah, ditabungin uangnya, disimpan di deposito ya buat nanti bekal pendidikan,” ucap Dedi Mulyadi.

“Iya. Terima kasih, Pak,” jawab putra almarhumah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kisah ini pun menjadi pengingat betapa berharganya setiap momen sederhana bersama orang terkasih, yang terkadang baru terasa maknanya saat semuanya telah berubah menjadi kenangan.

(anf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

YouTuber Herri Pras Ceritakan Kronologi Digerebek Sekelompok OTK hingga Diduga Diintimidasi di Kediamannya

YouTuber Herri Pras Ceritakan Kronologi Digerebek Sekelompok OTK hingga Diduga Diintimidasi di Kediamannya

YouTuber Herri Pras mengungkapkan awal mula insiden dirinya digeruduk hingga diduga mendapat tindak kekerasan fisik di rumahnya oleh orang tak dikenal (OTK).
14 Pendaki Gunung Merapi Dipulangkan, 11 Orang Akui Terhubung Medsos Open Trip Ilegal

14 Pendaki Gunung Merapi Dipulangkan, 11 Orang Akui Terhubung Medsos Open Trip Ilegal

Sebanyak 14 pendaki ilegal yang memasuki kawasan Gunung Merapi telah dipulangkan setelah sebelumnya diamankan oleh petugas.
Viral di Media Sosial, Ini 5 Fakta Pernikahan Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, Terungkap Asal-usul Sang Istri

Viral di Media Sosial, Ini 5 Fakta Pernikahan Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, Terungkap Asal-usul Sang Istri

Kabar bahagia datang dari Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat yang resmi menikah lagi dengan perempuan bernama Septhelena Maria Yosepha. Berikut 5 faktanya.
Guru Besar UIN Jakarta Burhanuddin Muhtadi Raih APSIPOL Distinguished Political Scientist Award 2026

Guru Besar UIN Jakarta Burhanuddin Muhtadi Raih APSIPOL Distinguished Political Scientist Award 2026

Burhanuddin menyampaikan pidato akademik yang menggarisbawahi pentingnya menjaga keberagaman metodologi di tengah dominasi pendekatan kuantitatif pada diskursus ilmu politik global. 
Pakhtakor Tashkent vs Al Nassr 2-6 di LCA 2026: Cristiano Ronaldo Tak Dimainkan, Joao Felix Cetak Brace

Pakhtakor Tashkent vs Al Nassr 2-6 di LCA 2026: Cristiano Ronaldo Tak Dimainkan, Joao Felix Cetak Brace

Hasil positif diraih skuad Al Nassr, meski mereka harus tampil tanpa kehadiran sang megabintang andalan, Cristiano Ronaldo di Liga Champions Elit AFC 2026 (LCA)
Waspada Ancaman DBD saat Musim Hujan, Sejumlah Fasilitas Operasional di LRT Jabodebek Jalani Fogging

Waspada Ancaman DBD saat Musim Hujan, Sejumlah Fasilitas Operasional di LRT Jabodebek Jalani Fogging

Memasuki musim hujan, sejumlah fasilitas operasional di LRT Jabodebek menjalani fogging pada 30 Oktober hingga 1 November 2026 untuk mengantisipasi risiko DBD.

Trending

Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Melalui unggahannya di Threads, netizen tersebut mengungkapkan kekecewaannya lantaran transaksi tarik tunai dari rekening miliknya dibatasi sepihak oleh bank.
Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Prof. Endang Warsiki, Guru Besar IPB University, meninggal dunia pada 2 November 2026. Simak profil, pendidikan, perjalanan hidup, dan kontribusinya di bidang agroindustri.
Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

YouTuber Herri Pras digeruduk dan ditendang oleh sekelompok orang dari komunitas bela diri di kediamannya usai menyebarkan konten viral tantangan bertarung.
Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Nama YouTuber Herri Pras tengah menjadi sorotan setelah sebuah video memperlihatkan dirinya didatangi sekelompok pria bela diri. Ini profilnya.
Viral Nakes RSUD Mampang Prapatan Disebut Tak Sigap Tangani Pasien di IGD: Pasien Kritis tapi Santai Banget, Tutup Aja Lah

Viral Nakes RSUD Mampang Prapatan Disebut Tak Sigap Tangani Pasien di IGD: Pasien Kritis tapi Santai Banget, Tutup Aja Lah

Seorang netizen meluapkan kekecewaannya terhadap lambatnya respons para nakes di RSUD Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, saat menangani pasien gawat darurat.
Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Menurut pelaku AR (22), ia membunuh SF dengan cara mencelupkan kepala korban ke bak air di toilet dekat Stasiun Kebayoran Lama dan kakinya diangkat ke atas.
Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Gelandang Timnas Indonesia, Joey Pelupessy, membawakan kabar gembira menjelang FIFA Matchday November 2026. Sang gelandang berhasil membantu klubnya meraih kemenangan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT