News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Setahun Lebih Jabat Gubernur, Sherly Tjoanda Bicara Jujur soal Kondisi Terbaru Malut: Sibuk Persiapkan Pemerataan

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos mengungkap kondisi terbaru Malut di masa setahun kepemimpinannya masih tahap perbaikan dan memeratakan perekonomian.
Kamis, 30 April 2026 - 00:20 WIB
Gubernur Malut Sherly Tjoanda
Sumber :
  • Instagram @s_tjo

Ternate, tvOnenews.com - Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos membicarakan kondisi terbaru Malut. Ia menyampaikan hal ini untuk mengungkap hasil kinerja sebagai pemimpin Malut.

Sherly Tjoanda menduduki jabatan Gubernur Malut selama lebih dari setahun. Ia dilantik sebagai orang nomor satu di Maluku Utara sejak Februari 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di periode inilah, Sherly Tjoanda berfokus pada pemberdayaan ekonomi lokal. Ia kembali mengungkap tujuan utamanya dalam program bertajuk "Ada Apa Dengan Sherly Tjoanda" di Nusantara TV.

Sherly Tjoanda pun ditanya mengenai pengalaman setahun lebih menjabat sebagai Gubernur. Ia mengaku kondisi Malut masih berfokus pada proses perbaikan.

"Keadaan Maluku Utara sedang memperbaiki diri," ungkap Sherly Tjoanda dilansir dari kanal YouTube Nusantara TV, Rabu (29/4/2026).

Kenapa Sherly Tjoanda Sebut Malut Masih Tahap Perbaikan?

Sherly menjelaskan, perbaikan yang dimaksud meliputi berbagai aspek. Ia mengatakan, pemerintah hingga masyarakat Malut sedang fokus memperbaiki fundamental.

Selain itu, seluruh pihak memfokuskan pembangunan infrastruktur, termasuk Pemerintah Provinsi (Pemprov) Malut. Bagian ini menjadi fokus penting sedang dilakukan Sherly Tjoanda.

Istri mendiang Benny Laos itu memahami pertumbuhan ekonomi di Malut masuk peringkat tertinggi di Indonesia pada 2025. Hal ini dibuktikan dengan angka 34 persen (YoY).

Sherly bersyukur atas pencapaian dirinya di tahun pertama. Namun demikian, ia merasa belum puas terhadap hasil itu.

Ia menjelaskan pertumbuhan 34 persen belum dapat dinikmati oleh masyarakat Malut sepenuhnya. Ia menginginkan hasil ini bisa dirasakan mereka.

"Berjuang untuk bisa merasakan pemerataan pertumbuhan ekonomi yang tinggi itu supaya mereka bisa sejahtera dalam arti yang sesungguhnya," terangnya.

Apa Alasan Pertumbuhan Ekonomi Belum Merata di Malut?

Sherly sempat mendesak DPR RI mendukung kebijakan pembangunan infrastruktur di Malut. Minimal mendapat dukungan anggaran sebanyak Rp2,9 triliun.

"Semua masyarakat Maluku Utara selalu bertanya kalau nasional suka mem-publish bahwa Maluku Utara jadi provinsi pertumbuhan ekonomi tertinggi 34 persen. Kemudian, masyarakat merasa bahwa kok kita tidak menikmati pemerataannya," jelasnya.

Wanita berusia 43 tahun ini menuturkan, berdasarkan data, sebagian besar masyarakat Malut adalah petani (60 persen) dan nelayan (20 persen).

Mereka yang berprofesi sebagai petani dan nelayan sulit membawa hasil produksinya ke pasar. Penyebab utamanya akibat minim konektivitas yang menghambat perekonomian masyarakat Malut.

Selain itu, faktor pertumbuhan belum merata lantaran masih banyak wilayah yang terisolasi. Hal ini menyebabkan perekonomian masyarakat yang tinggal di pelosok masih mengalami ketertinggalan.

"Fundamental paling mendasar adalah tanpa konektivitas, tidak ada pemerataan ekonomi, salah satunya adalah jalan-jalan dan jembatan. Artinya, hasil pertanian dalam hal ini adalah kopra (daging sebuah kelapa) itu harus bisa turun dari kebun masing-masing ke pelabuhan," bebernya.

Ia menjelaskan awal mula dirinya menjabat sebagai Gubernur Malut. Setidaknya Malut belum mempunyai jalan yang mulus sekitar 550 kilometer.

"Nah, di masa saya ini sudah menyelesaikan 90 kilometer. Saya masih punya 460 kilometer lagi dan itu bangun jalan butuh uang. Tanpa uang, tidak ada jalan dan jembatan," terangnya.

Ia menambahkan, faktor penghambat pemerataan di Malut juga mengacu pada kebijakan pemotongan Dana Transfer ke Daerah (TKD) oleh pemerintah pusat. Ia mengaku kebijakan ini meresahkan dirinya.

Menurutnya, kebijakan ini dinilai sangat memberatkan, terutama bisa berdampak pada kemampuan fiskal daerah. Hal ini menyebabkan Pemprov Malut sulit bergerak untuk pemerataan ekonomi.

Sherly mencontohkan pemangkasan anggaran pada 2025. Kebijakan ini telah memotong sekitar Rp245 miliar.

Pada 2026, jumlah pemotongan anggaran semakin meroket hingga menyentuh Rp800 miliar atau sekitar 25 persen dari total APBD. Pemangkasan ini membuat APBD Malut hanya sekitar Rp2,7 triliun yang sebelumnya bisa menyentuh kisaran Rp3,5 triliun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Maka dari itu, Sherly Tjoanda berharap adanya dukungan anggaran dana. Ia mengaku sulit bergerak dalam menghadapi kebijakan tersebut.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mooncake Festival 2026 Hidupkan Lagi Pecinan Semarang jadi Ruang Budaya, Warisan Sejarah Gerakkan UMKM

Mooncake Festival 2026 Hidupkan Lagi Pecinan Semarang jadi Ruang Budaya, Warisan Sejarah Gerakkan UMKM

Mooncake Festival 2026 di Pecinan Semarang menghadirkan seni, kuliner, sejarah, Cheng Ho, kirab budaya hingga 75 UMKM untuk menghidupkan kawasan sebagai ruang budaya.
Audiensi dengan Menteri Hukum, PB SEMMI Siap Jadi Mitra Strategis Pemerintah

Audiensi dengan Menteri Hukum, PB SEMMI Siap Jadi Mitra Strategis Pemerintah

Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI) menggelar pertemuan dengan Menteri Hukum RI, Supratman Andi Agtas, beserta jajaran Direktur Jenderal di Jakarta pada Rabu (23/9).
Momen Taufik Hidayat Menangis Haru, Indonesia Raih Medali Emas Asian Games Setelah 28 Tahun

Momen Taufik Hidayat Menangis Haru, Indonesia Raih Medali Emas Asian Games Setelah 28 Tahun

Momen Taufik Hidayat menangis haru, Indonesia raih medali emas di Asian Games setelah 28 tahun.
Indonesia Mulai Memburu 4 Teknologi Strategis, dari AI hingga Keamanan Siber Jadi Tantangan Baru

Indonesia Mulai Memburu 4 Teknologi Strategis, dari AI hingga Keamanan Siber Jadi Tantangan Baru

Teknologi kecerdasan buatan (AI), pertahanan, teknologi digital, dan keamanan siber semakin menjadi sektor strategis negara maju. Indonesia mulai menjajaki
Nadiem Makarim Divonis 9 Tahun, Uang Pengganti Turun Jadi Rp548,7 Miliar, Ini Putusan Bandingnya

Nadiem Makarim Divonis 9 Tahun, Uang Pengganti Turun Jadi Rp548,7 Miliar, Ini Putusan Bandingnya

Pengadilan Tinggi DKI Jakarta memangkas vonis Nadiem Makarim menjadi 9 tahun penjara. Uang pengganti turun menjadi Rp548,76 miliar dalam kasus Chromebook
9 Daftar Pemain Drama Korea Dive into You yang Dibintangi Bona WJSN dan Park Seo Ham

9 Daftar Pemain Drama Korea Dive into You yang Dibintangi Bona WJSN dan Park Seo Ham

Berikut daftar 9 pemain drama Korea Dive Into You yang dibintangi Bona WJSN dan Park Seo Ham.

Trending

Top 3 Voli: Zhong Hui Gantikan Megawati Hangestri, Pesan Khusus Senior ke Megatron, hingga Pemain Hyundai Hillstate Tak Habis Pikir

Top 3 Voli: Zhong Hui Gantikan Megawati Hangestri, Pesan Khusus Senior ke Megatron, hingga Pemain Hyundai Hillstate Tak Habis Pikir

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler seputar pilar baru pengganti Megawati Hangestri hingga kehebohan sesi latihan tim. Berikut rangkumannya.
Begini Kondisi Ferdy Sambo Sekarang yang Menempati Lapas Kelas II A Cibinong, Tempat yang Baru Saja Disidak Ombudsman

Begini Kondisi Ferdy Sambo Sekarang yang Menempati Lapas Kelas II A Cibinong, Tempat yang Baru Saja Disidak Ombudsman

Kabar Ombudsman sidak Lapas Cibinong, merupakan tempat Ferdy Sambo ditahan saat ini. Lantas bagaimana kondisinya sekarang? Simak penjelasan di bawah ini
Kortas Tipidkor Polri Tetapkan Bupati Gowa Tersangka Pemerasan dan TPPU Pengurusan PKKPR Hingga Pengurusan Izin PBG

Kortas Tipidkor Polri Tetapkan Bupati Gowa Tersangka Pemerasan dan TPPU Pengurusan PKKPR Hingga Pengurusan Izin PBG

Kortas Tipidkor Polri menetapkan Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang sebagai tersangka dalam kasus pemerasan dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang
‘Bapak Bayar Berapa?’ Ini Jawaban Warga Binaan Penghuni Klaster Mewah Lapas Cibinong Saat Ditanya Ombudsman

‘Bapak Bayar Berapa?’ Ini Jawaban Warga Binaan Penghuni Klaster Mewah Lapas Cibinong Saat Ditanya Ombudsman

Beredar video hasil pengawasan yang dilakukan Ombudsman Republik Indonesia kepada Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat
Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 26 September 2026: Rezeki Mengalir dan Peluang Tak Terduga

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 26 September 2026: Rezeki Mengalir dan Peluang Tak Terduga

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling hoki pada 26 September 2026: Rezeki mengalir dan peluang tak terduga.
Link Live Streaming Timnas Indonesia Vs Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026 Malam Ini

Link Live Streaming Timnas Indonesia Vs Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026 Malam Ini

Timnas Indonesia menghadapi Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026 malam ini. Laga perdana John Herdman berlangsung di SUGBK pukul 20.00 WIB, live SCTV dan Vidio.
Ramalan Zodiak Cinta Besok Sabtu 26 September 2026: Leo Jadi Pusat Perhatian Malam Minggu, Scorpio Awas Provokasi Orang Luar

Ramalan Zodiak Cinta Besok Sabtu 26 September 2026: Leo Jadi Pusat Perhatian Malam Minggu, Scorpio Awas Provokasi Orang Luar

Berdasarkan pergerakan rasi bintang zodiak, esok hari Sabtu, 26 September 2026, membawa energi yang sangat dinamis untuk urusan hati. Beberapa zodiak diprediksi
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT