News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi Ubah Nasib Sopir Angkot, Penghasilan Bisa Naik 3 Kali Lipat, Gaji Rp4,2 Juta!

Di tengah kemacetan yang kian parah, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi justru menawarkan solusi yang tak terduga: mengalihkan sopir angkot menjadi pengemudi
Kamis, 30 April 2026 - 19:35 WIB
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi bertemu supir angkot
Sumber :
  • instagram Dedimulyadi71

tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengambil langkah tak biasa dalam merespons persoalan klasik transportasi di kawasan Lembang, khususnya supir angkot

Di tengah kemacetan yang kian parah, ia justru menawarkan solusi yang tak terduga: mengalihkan sopir angkot menjadi pengemudi mobil sampah dengan gaji tetap Rp4,2 juta per bulan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kebijakan ini langsung menyedot perhatian publik karena menyentuh dua isu sekaligus, kemacetan dan kesejahteraan pekerja sektor informal.

Fenomena angkot ngetem di kawasan Pasar Lembang selama ini menjadi salah satu penyebab utama kepadatan lalu lintas. 

Dengan jumlah armada yang tak sebanding dengan penumpang, banyak sopir terpaksa berhenti lama di badan jalan demi menunggu penumpang. 

Dampaknya bukan hanya kemacetan, tetapi juga menurunnya efisiensi transportasi dan aktivitas ekonomi lokal.

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi Ubah Nasib Sopir Angkot, Penghasilan Bisa Naik 3 Kali Lipat, Gaji Rp4,2 Juta!
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi Ubah Nasib Sopir Angkot, Penghasilan Bisa Naik 3 Kali Lipat, Gaji Rp4,2 Juta!
Sumber :
  • instagram Dedimulyadi71

Melihat kondisi tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Barat mencoba pendekatan berbeda. 

Alih-alih sekadar menertibkan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat menawarkan solusi berbasis kesejahteraan: pekerjaan baru dengan penghasilan lebih pasti, sekaligus membantu layanan publik di sektor kebersihan.

Solusi Unik: Alih Profesi Sopir Angkot Jadi Pengemudi Sampah

Program yang digagas ini berfokus pada pengalihan profesi sopir angkot menjadi pengemudi armada angkutan sampah milik pemerintah. 

Para sopir ditawarkan pekerjaan sebagai pengemudi mobil bak terbuka yang bertugas menjaga kebersihan jalan-jalan provinsi.

“Setiap bulan setiap sopir akan mendapat upah Rp4,2 juta. Upahnya lebih bagus daripada menarik angkot yang rata-rata hanya bisa membawa pulang Rp50 ribu per hari,” ujar Dedi Mulyadi saat bertemu sopir angkot di Bale Pakuan, Bandung.

Jika dihitung, penghasilan sopir angkot yang hanya sekitar Rp50 ribu per hari setara Rp1,5 juta per bulan jauh di bawah tawaran pemerintah. 

Artinya, program ini berpotensi meningkatkan pendapatan hingga hampir tiga kali lipat, sekaligus memberikan kepastian finansial yang selama ini sulit didapatkan.

Data dan Kebijakan Pemprov Jabar: Atasi Macet dan Tingkatkan Kesejahteraan

Berdasarkan data kebijakan transportasi daerah, Pemprov Jawa Barat memang tengah mendorong efisiensi angkutan umum melalui penataan jumlah armada dan optimalisasi layanan. Salah satu langkah konkret adalah moratorium peremajaan angkot.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi bertemu supir angkot
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi bertemu supir angkot
Sumber :
  • instagram Dedimulyadi71

Kebijakan ini berarti armada lama yang sudah tidak layak jalan tidak akan diganti dengan unit baru. Dengan demikian, jumlah angkot secara bertahap akan berkurang dan diharapkan mampu menekan kemacetan.

Selain itu, program ini juga sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan layanan kebersihan. 

Berdasarkan standar operasional pengelolaan sampah perkotaan, kebutuhan armada pengangkut sampah masih cukup tinggi, terutama di kawasan wisata seperti Lembang.

Dengan menggabungkan dua kebutuhan tersebut, transportasi dan kebersihan, program ini menjadi solusi terintegrasi yang relatif efisien.

Dampak Ekonomi dan Sosial: Lebih dari Sekadar Gaji

Kebijakan ini tidak hanya soal angka Rp4,2 juta per bulan. Lebih dari itu, ada perubahan paradigma dalam melihat pekerjaan sektor informal.

Sopir angkot yang sebelumnya bergantung pada pendapatan harian kini memiliki peluang mendapatkan gaji tetap, jaminan kerja, serta kemungkinan akses ke program perlindungan sosial. 

Dalam jangka panjang, hal ini bisa meningkatkan kualitas hidup keluarga mereka. Di sisi lain, pengurangan jumlah angkot di jalan juga berdampak langsung pada kelancaran lalu lintas. 

Kawasan Lembang yang dikenal sebagai destinasi wisata diharapkan menjadi lebih nyaman bagi wisatawan, sehingga roda ekonomi lokal ikut terdongkrak.

Namun, tantangan tetap ada. Tidak semua sopir angkot siap beralih profesi, terutama karena faktor kebiasaan dan persepsi terhadap pekerjaan. Oleh karena itu, pendekatan persuasif dan edukatif menjadi kunci keberhasilan program ini.

Strategi Jangka Panjang: Transportasi Lebih Tertata

Langkah yang diambil Dedi Mulyadi menunjukkan pendekatan baru dalam kebijakan publik, tidak hanya menertibkan, tetapi juga memberi solusi nyata bagi masyarakat terdampak.

Dengan moratorium angkot dan program alih profesi, pemerintah mencoba menciptakan keseimbangan antara kebutuhan transportasi, kebersihan, dan kesejahteraan pekerja. 

Jika berhasil, model ini berpotensi menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia yang menghadapi masalah serupa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada akhirnya, kebijakan ini bukan sekadar memindahkan profesi, melainkan membangun sistem yang lebih berkelanjutan. 

Dari jalanan yang macet menuju kota yang lebih tertata, sekaligus dari penghasilan tak menentu menuju kehidupan yang lebih layak. (udn)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Usai Diamankan, Terungkap Fakta Baru Tukang Cat Duco Viral Diduga Palak Pekerja Proyek Billboard JPO di Jakarta Pusat

Usai Diamankan, Terungkap Fakta Baru Tukang Cat Duco Viral Diduga Palak Pekerja Proyek Billboard JPO di Jakarta Pusat

Polisi mengungkap fakta baru dibalik penangkapan pria berinisial YM (43) yang merupakan tukang cat duco viral di media sosial usai diduga melakukan pemalakan terhadap pekerja proyek billboard di Jakarta Pusat.
Malam 1 Muharram di Yogyakarta, Peserta Mubeng Beteng Tempuh Rute Sejauh 5 Km dalam Hening dan Bertelanjang Kaki

Malam 1 Muharram di Yogyakarta, Peserta Mubeng Beteng Tempuh Rute Sejauh 5 Km dalam Hening dan Bertelanjang Kaki

Ribuan abdi dalem Keraton Yogyakarta bersama masyarakat umum mengikuti tradisi Mubeng Beteng pada malam 1 Muharram 1448 Hijriah atau 1 Sura yang tiba pada Selasa (16/6/2026).
Rupiah Melemah ke Rp17.738 per Dolar AS di Tengah Ancaman Tarif Impor Baru Trump ke Produk Manufaktur RI

Rupiah Melemah ke Rp17.738 per Dolar AS di Tengah Ancaman Tarif Impor Baru Trump ke Produk Manufaktur RI

Rupiah hari ini 17 Juni 2026 melemah ke Rp17.738 per dolar AS di tengah ancaman tarif impor baru Presiden AS Donald Trump ke produk manufaktur RI.
Naik Tipis Rp4.000, Harga Emas Antam Hari Ini 17 Juni 2026 Rp2.733.000 per Gram

Naik Tipis Rp4.000, Harga Emas Antam Hari Ini 17 Juni 2026 Rp2.733.000 per Gram

Harga emas Antam hari ini 17 Juni 2026 terpantau naik tipis Rp4.000 menjadi Rp2.733.000 per gram.
Sederet Kasus Dugaan Pelecehan pada Santri yang Ramai di Medsos, Bisa jadi Peringatan bagi Anak dan Orang Tua

Sederet Kasus Dugaan Pelecehan pada Santri yang Ramai di Medsos, Bisa jadi Peringatan bagi Anak dan Orang Tua

Beberapa waktu ini media sosial diramaikan dengan kasus dugaan pelecehan yang terjadi di pondok pesantren (Ponpes). Berikut rangkumannya.
IHSG Dibuka Menguat 1,07 Persen Meski Dibayangi Koreksi pada Perdagangan 17 Juni 2026

IHSG Dibuka Menguat 1,07 Persen Meski Dibayangi Koreksi pada Perdagangan 17 Juni 2026

Pada pembukaan perdagangan Rabu, 17 Juni 2026, IHSG menguat 66 poin atau 1,07 persen di level 6.321.

Trending

Siapa Yakuza Maneges yang Menyegel Ponpes di Malang?

Siapa Yakuza Maneges yang Menyegel Ponpes di Malang?

Media sosial beberapa waktu lalu dihebohkan dengan kabar, adanya pondok pesantren (Ponpes) di Malang, Jawa Timur disegel organisasi bernama Yakuza Maneges
Bepotensi Tembus Rp400 Triliun, Wakaf Dinilai Dapat Jadi Kekuatan Ekonomi BAru Indonesia

Bepotensi Tembus Rp400 Triliun, Wakaf Dinilai Dapat Jadi Kekuatan Ekonomi BAru Indonesia

Pemerintah melalui Keputusan Menteri Agama Nomor 571 Tahun 2026 resmi menetapkan Bulan Wakaf Nasional.
Hasil Piala Dunia 2026: Erling Haaland Bersinar, Norwegia Hajar Irak

Hasil Piala Dunia 2026: Erling Haaland Bersinar, Norwegia Hajar Irak

Timnas Norwegia meraih kemenangan meyakinkan atas Irak di Piala Dunia 2026. Erling Haaland pun menjadi bintang dalam pertandingan kali ini.
Link Live Streaming Argentina vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Lionel Messi Cetak Rekor Bersama Albiceleste

Link Live Streaming Argentina vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Lionel Messi Cetak Rekor Bersama Albiceleste

Link live streaming Piala Dunia 2026 antara Argentina vs Aljazair, di mana Lionel Messi bakal mencetak rekor bersejarah bersama Albiceleste.
Jadwal Lengkap AVC Men's Cup 2026: Timnas Voli Indonesia Langsung Lawan Korea Selatan

Jadwal Lengkap AVC Men's Cup 2026: Timnas Voli Indonesia Langsung Lawan Korea Selatan

Jadwal lengkap AVC Men's Cup 2026, di mana Timnas Voli Indonesia akan langsung berhadapan dengan Korea Selatan.
Terduga Pelaku Pemalakan di Senen Jakarta Pusat yang Videonya Viral Berhasil Diringkus, Ternyata Positif Sabu

Terduga Pelaku Pemalakan di Senen Jakarta Pusat yang Videonya Viral Berhasil Diringkus, Ternyata Positif Sabu

Terduga pelaku pemalakan berinisial YM (43) di depan Kantor Pegadaian, Jalan Kramat Raya, Kelurahan Kenari, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat akhirnya berhasil diringkus. 
Harga Pangan Hari Ini 17 Juni 2026: Cabai Rawit Rp73.000 per Kilogram hingga Telur Ayam Rp29.550 per Kilogram

Harga Pangan Hari Ini 17 Juni 2026: Cabai Rawit Rp73.000 per Kilogram hingga Telur Ayam Rp29.550 per Kilogram

Inilah harga pangan hari ini 17 Juni 2026 dilansir dari data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT