Meski Puteri Indonesia 2026 Usai, Gisela Thesa Nostalgia Ditanya Gubernur Sherly Tjoanda: Masih Gak Nyangka
- Kolase Instagram/@s_tjo/@giselathesa
Finalis Puteri Indonesia dari DKI Jakarta 2 itu mengucapkan terima kasihnya. Baginya, Sherly Tjoanda sebagai sosok perempuan yang mampu menginspirasi perempuan di Indonesia.
"Terima kasih Ibu Sherly sudah menjadi inspirasi kami semua perempuan Indonesia," ucapnya.
Selain itu, Gisela mengungkapkan kebahagiaannya terpilih sebagai Puteri Indonesia Pendidikan 2026. Perjalanannya melalui berbagai rangkaian kegiatan ini diabadikan olehnya.
"Sungguh pengalaman yang tak akan terlupakan seumur hidup," tukasnya.
Sebelumnya, Gisela tampil dalam ajang Grand Final Puteri Indonesia 2026 pada Jumat (24/4/2026). Di momen ini, ia menunjukkan aksinya di hadapan beberapa juri.
Beberapa tokoh yang menjadi juri di ajang grand final ini, di antaranya Ketut Permata Juliastrid Sari (Miss Cosmo 2024), Kusuma Ida Anjani (Direktur PT Mustika Ratu, Tbk & Ketua Penyelenggara Pemilihan Puteri Indonesia 2026).
Kemudian, ada Maman Abdurrahman (Menteri UMKM RI), Widiyanti Putri Wardhana (Menteri Pariwisata RI), Ashanty Hermansyah (Artis), Kusumadewi Sutanto (Ketua Bidang Organisasi Yayasan Puteri Indonesia), Harashta Haifa Zahra (Miss Supranational 2024), serta Mega Angkasa (Direktur PT Mustika Ratu Entertainment & Head of Communication PT Mustika Ratu, Tbk & Yayasan Puteri Indonesia).
Saat terpilih dalam Top 6 Puteri Indonesia 2026, Gisela mendapat kesempatan menjawab pertanyaan dari Sherly Tjoanda. Sambil menggunakan bahasa Inggris, Gubernur Malut mulanya mengapresiasi Gisela.
"Selamat malam, gimana perasaannya? Selamat ya untuk DKI Jakarta 2 sudah masuk di Top 6," ujar Sherly Tjoanda.
Selepas itu, Sherly Tjoanda langsung melontarkan pertanyaan kepada Gisela. Wanita berusia 43 tahun ini menginginkan jawaban dari pandangan perwakilan DKI Jakarta 2 itu tentang pemimpin perempuan.
"Bagaimana seorang pemimpin perempuan dapat membentuk masyarakat yang lebih inklusif dan berdampak besar saat ini?," tanya Sherly Tjoanda.
Dengan getaran kemampuan bahasa Inggris, Gisela memuji Sherly. Ia mendukung bahwa Indonesia kini membutuhkan sosok pemimpin perempuan.
Gisela memahami ada perbedaan pandangan mengenai antara pemimpin laki-laki dan perempuan. Namun, ia berpendapat bahwa perempuan juga mampu menyelesaikan berbagai persoalan di tengah masyarakat.
"Kami membutuhkan pemimpin wanita untuk memimpin dengan empati dengan berorientasi pada solusi dan juga lingkungan kolaboratif," bebernya.
Load more