Kabar Gembira untuk Warga Halmahera Barat, Sherly Tjoanda Usulkan Sekolah Rakyat Dilengkapi GOR hingga Tribun
- Instagram @s_tjo
tvOnenews.com - Kabar gembira datang untuk warga Halmahera Barat. Di tengah upaya meningkatkan kualitas pendidikan bagi masyarakat kurang mampu, rencana pembangunan Sekolah Rakyat kini tak hanya fokus pada ruang belajar, tetapi juga fasilitas penunjang yang lebih lengkap. Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, bahkan mendorong adanya fasilitas olahraga seperti GOR hingga tribun demi menunjang aktivitas siswa.
Program Sekolah Rakyat (SR) di Halmahera Barat memang menjadi salah satu proyek strategis yang menyita perhatian.
Berlokasi di Desa Rioribati, Kecamatan Jailolo Selatan, sekolah berkonsep boarding school (SD hingga SMA) ini diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga miskin ekstrem.
![]()
Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos saat Kunjungan ke Proyek Sekolah Rakyat. (Sumber: Instagram @s_tjo)
Proyek ini dikerjakan oleh PT Hutama Karya (Persero) di bawah pengawasan Kementerian Pekerjaan Umum, dengan target rampung pada 20 Juni 2026.
Tak hanya fokus pada pembangunan gedung dan asrama, Sherly Tjoanda menyoroti pentingnya fasilitas olahraga yang memadai.
Dalam kunjungannya ke lokasi proyek yang ditayangkan dalam unggahan instagram pribadinya pada 4 Mei 2026 , ia aktif berdialog dengan para pekerja terkait kelengkapan sarana yang dibangun.
“Ada stadionnya enggak?” tanya Sherly Tjoanda.
Para pekerja proyek pun menjelaskan bahwa sementara ini hanya tersedia jogging track.
“Tribun buat penonton nggak ada?” tanya Sherly Tjoanda lagi.
“Nggak ada, Ibu,” jawab pekerja.
“Nggak ada tribunnya?” lanjut Sherly.
“Ah itu nanti kita sesuaikan sama Ibu yang bilang mau usulan untuk di Sofifi itu, Ibu,” ujar petugas proyek.
Tak berhenti di situ, Sherly kembali menekankan pentingnya fasilitas tersebut.
“Kenapa sekalian enggak bikin tribun, boleh minta enggak?” kata Sherly Tjoanda.
“Karena ini hanya dipakai untuk ke area sekolah,” jawab petugas proyek.
“Terus kalau orang lomba yang nonton suruh duduk di mana?” tanya Sherly.
“Baik, nanti kami kita fasilitasi, Bu,” jawab petugas proyek.
“Iya minta aja dibikin tribunnya, tapi ini ruangnya sudah mentok banget,” ujar Sherly.
“Iya, kita akan sesuaikan mungkin di bagian sisi sini,” kata petugas proyek sambil menunjuk peta pembangunan.
“Iya satu sisi, nanti coba aku suruh ambil tanah di sini ya,” lanjut Sherly.
“Baik, siap, Ibu,” jawab petugas proyek.
Sherly pun menegaskan kembali pentingnya tribun sebagai fasilitas penunjang kegiatan siswa.
“Jadi bikin tribun, jadi kalau ada lomba ini bisa dipakai, ada yang nonton. Kalau enggak, duduknya di itu,” ujar Sherly Tjoanda.
Selain itu, ia juga mengusulkan pembangunan gedung olahraga yang layak.
“Ini juga minta ada kayak GOR gitu loh, ada tempat duduknya, jadi kalau kita pertandingan ada orang yang bisa nonton,” kata Sherly.
“Iya, nanti kita CCO untuk penyesuaian area,” jawab petugas proyek.
Diketahui, Sekolah Rakyat ini nantinya juga akan dilengkapi fasilitas olahraga lain seperti lapangan basket dan voli, serta sarana ibadah seperti masjid.
Dengan tambahan GOR dan tribun, diharapkan kegiatan non-akademik siswa bisa berjalan lebih optimal.
Sherly Tjoanda pun menjelaskan tata letak stadion dan tribun yang ia maksud agar sekolah benar-benar menjadi pusat pengembangan potensi siswa, baik akademik maupun non-akademik.
Ia juga memastikan bahwa seluruh material pembangunan tersedia dan setiap sudut proyek berjalan sesuai rencana.
Program Sekolah Rakyat merupakan program prioritas nasional milik Pemerintah Republik Indonesia yang diinisiasi langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.
Program ini dirancang untuk memberikan akses pendidikan berasrama gratis bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem, sebagai upaya memutus rantai kemiskinan secara berkelanjutan.
Dengan demikian, pembangunan Sekolah Rakyat di Halmahera Barat bukan hanya menjadi inisiatif daerah, melainkan bagian dari strategi besar pemerintah pusat dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya di wilayah terpencil.
(anf)
Load more