Mensos: Program Sekolah Rakyat Harus Bebas dari Korupsi
- TVR
Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan bahwa pembangunan Sekolah Rakyat bebas dari korupsi ataupun manipulasi.
Ia mengatakan, program ini bertujuan untuk memberikan akses pendidikan bagi keluarga miskin sehingga harus transparan dan sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.
“Saya sudah sampaikan kepada para penanggung jawab, tidak boleh ada lobby, tidak boleh ada titipan, tidak boleh ada rekayasa, tidak boleh ada hal-hal yang menyimpang dalam proses pengadaan,” kata Saifullah Yusuf alias Gus Ipul, Minggu (3/5/2026).
Menurutnya, seluruh anggaran pembangunan Sekolah Rakyat direncanakan melalui mekanisme pengadaan terbuka dan lelang resmi oleh pemerintah
Pengadaannya bisa lebih rendah dibandingkan perencanaan awal, sebab lelang dilaksanakan secara terbuka.
“Nanti kan akan ada proses lelang, saya tidak terlalu mengerti detail tentang proses lelang itu,” katanya menambahkan.
Kementerian Sosial juga mengingatkan agar pihak-pihak yang terlibat tidak melakukan penyimpangan soal pengadaan Sekolah Rakyat.
Jika ditemukan indikasi penyimpangan, maka Kemensos siap menindaklanjuti dengan tegas.
“Kalau terjadi pelanggaran, kalau terjadi manipulasi, kalau ada kongkalikong, saya dan Pak Wamen sudah berkomitmen akan menjadi pihak pertama yang melaporkan,” tuturnya.
Gus Ipul juga menjamin pengawasan ketat dilakukan dalam program Sekolah Rakyat untuk menghindari adanya penyimpangan. (ant/iwh)
Load more