News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terungkap Alasan Koh Hanny Cabut Sertifikat Mualaf Dokter Richard Lee, Sesali terkait Ini

Nama dr. Richard Lee kembali menjadi sorotan karena sertifikat mualafnya dicabut Koh Hanny. Ternyata ada alasannya, berikut ini
Senin, 4 Mei 2026 - 10:56 WIB
Terungkap Alasan Koh Hanny Cabut Sertifikat Mualaf Dokter Richard Lee, Sesali terkait Ini
Sumber :
  • youtube drrichardlee

Jakarta, tvonenews.com- Persoalan kisah mualaf dokter Richard Lee tengah menjadi perhatian publik. Sebab muncul kabar sertifikat mualafnya dicabut.

Kabar sertifikat mualaf dokter Richard Lee dicabut telah disampaikan oleh Koh Hanny. Pria bernama lengkap Koh Hanny Kristianto yang menjadi saksi mualaf dokter Richard.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam keterangannya, Koh Hanny mengatakan kalau mencabut bukan tanpa alasan. Hal ini yang dianggapnya bertentangan dengan fungsi sertifikat mualat tersebut.

Sebab fungsi dari sertifikat mualaf, dijelaskan untuk administrasi seseorang untuk mengubah status agama dalam data kependudukan, seperti KTP.

Mengenal Koh Hanny yang Kabarnya Cabut Sertifikat Mualaf Dokter Richard Lee
Mengenal Koh Hanny yang Kabarnya Cabut Sertifikat Mualaf Dokter Richard Lee
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube reyben entertainment

"pertama karena saya lihat soal ribut mualaf, dan pengacaranya terus bilang kita ada bukti, kalau richard masuk islam pada 5 ramadhan 2025," katanya dikutip dari Youtube Reybenentertaiment yang kini viral dimedsos, Senin (4/5).

"Berarti kan itu sertifikat yang akan digunakan, sertifikat itu bukti administrasi yang digunakan wajib dan disegerakan untuk merubah agama di ktp," sambung Koh Hanny.

Lebih lanjut, katanya kalau dirinya juga melihat gejolak soal isu dr. Richard Lee. Dia menegaskan agar perpindahan agama dengan sertifikat mualaf dapat disegerakan untuk digunakan.

Pasalnya, menurut Koh Hanny status agama dari Richard Lee sendiri masih belum berubah. Awalnya Khatolik, seharusnya sudah berubah menjadi islam.

Hal tersebut yang mendasari Koh Hanny mencabut sertifikat mualaf dr. Richard Lee. Sebab dokter yang kini ditahan polisi tersebut sudah masuk islam sejak 2025.

Sehubungan dengan status Richard Lee yang ditahan polisi karena ugaan tindak pidana perlindungan konsumen dan UU Kesehatan terkait produk serta layanan kecantikannya. Hal tersebut juga menguatkan niatnya untuk cabut sertifikat mualaf.

"pertama karena saya lihat soal ribut mualaf, dan pengacaranya terus bilang kita ada bukti, kalau richard masuk islam pada 5 ramadhan 2025," ucap Koh Hanny yang beberkan alasan sertifikat mualaf Richard Lee dicabut.

"Akhirnya saya pikir kok yang harusnya sertifikat untuk administrasi, akan digunakan dalam konstruksi hukum di pengadilan, otomatis saya dan pengurus akan bolak-balik ke pengadilan," jelas Koh Hanny.

Dalam kesempatan yang sama, kata Koh Hanny keputusannya mencabut sertifikat halal tidak merubah statusnya, yang sudah masuk agama islam.

"jadi saya tidak mencabut status mualafnya, jangan dibalik ini bahaya," tegas Koh Hanny.

Terungkap Alasan Koh Hanny Cabut Sertifikat Mualaf Dokter Richard Lee, Sesali terkait Ini
Terungkap Alasan Koh Hanny Cabut Sertifikat Mualaf Dokter Richard Lee, Sesali terkait Ini
Sumber :
  • youtube drrichardlee

Dengan adanya langkah Koh Hanny ini, mengingatkan seseorang yang mualaf seharusnya menyegerakan merubah status agamanya bila sudah memiliki sertifikat mualaf.

Berdasarkan pengalamannya, banyak yang sudah mualaf lalu meninggal karena tidak dikuburkan dengan syariat islam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"karena banyak sekali mualaf meninggal dikubur tidak secara islam. Akhirnya saya pikir kok yang harusnya sertifikat untuk administrasi, malah digunakan dalam konstruksi hukum di pengadilan," ungkapnya menjelaskan.(klw)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tak Perlu VPN Apalagi Link Ilegal, Cek Ini untuk Nonton Piala Dunia 2026 Mudah dan Gratis

Tak Perlu VPN Apalagi Link Ilegal, Cek Ini untuk Nonton Piala Dunia 2026 Mudah dan Gratis

Total 104 pertandingan dari 48 negara digelar pada 11 Juni hingga 19 Juli 2026. Kini, Piala Dunia 2026 pun telah memasuki laga pekan kedua babak penyisihan grup. 
Dedi Mulyadi Incar Anak Muda di Bawah 30 Tahun Korban Penertiban Puncak, Ada Apa?

Dedi Mulyadi Incar Anak Muda di Bawah 30 Tahun Korban Penertiban Puncak, Ada Apa?

Pasca-penertiban di kawasan Puncak Pass, Cianjur, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memastikan para pedagang yang terdampak tidak akan dibiarkan begitu saja. 
Peruri Ingatkan Masyarakat Beli e-Meterai Hanya di Kanal Resmi

Peruri Ingatkan Masyarakat Beli e-Meterai Hanya di Kanal Resmi

Imbauan tersebut disampaikan seiring meningkatnya penggunaan dokumen digital untuk kebutuhan bisnis, administrasi perusahaan, kontrak kerja sama, hingga urusan pribadi.
BI Rate Naik Lagi, Airlangga Minta Bank Himbara Tahan Diri Jangan Cepat-Cepat Naikkan Bunga Kredit

BI Rate Naik Lagi, Airlangga Minta Bank Himbara Tahan Diri Jangan Cepat-Cepat Naikkan Bunga Kredit

Menko Airlangga Hartarto menyampaikan arahan Presiden terkait kenaikan BI Rate. Pemerintah berharap agar Bank Himbara tidak buru-buru menaikkan bunga kredit.
Pieter Huistra Resmi Turun Gunung Pimpin PSS Sleman di Super League 2026-2027

Pieter Huistra Resmi Turun Gunung Pimpin PSS Sleman di Super League 2026-2027

PSS Sleman hanya butuh satu musim untuk membuktikan bahwa mereka layak berada di kasta tertinggi Liga Indonesia, Super League.
Jules Rimet Trophy: Dulu Direbut Susah Payah, Kini Trofi Piala Dunia Penuh Drama Itu Hanya Tinggal Sejarah

Jules Rimet Trophy: Dulu Direbut Susah Payah, Kini Trofi Piala Dunia Penuh Drama Itu Hanya Tinggal Sejarah

Trofi Piala Dunia yang saat ini kita kenal punya versi lain yang hingga kini hanya tinggal kenangan, dimana piala tersebut dikenal dengan nama Jules Rimet.

Trending

Modus Baru Narkoba di Jakarta Timur Terbongkar! Stiker ‘Sedot WC’ Ternyata Jadi Kode Transaksi Sabu dan Tembakau Sintetis

Modus Baru Narkoba di Jakarta Timur Terbongkar! Stiker ‘Sedot WC’ Ternyata Jadi Kode Transaksi Sabu dan Tembakau Sintetis

Polda Metro Jaya membongkar modus baru peredaran narkoba di Jakarta Timur menggunakan stiker "Sedot WC" sebagai kode transaksi. Simak cara kerja sistem tempel
Forum Sekjen Cipayung Plus Soroti Kondisi Nasional, Minta Pemerintah Perkuat Kolaborasi

Forum Sekjen Cipayung Plus Soroti Kondisi Nasional, Minta Pemerintah Perkuat Kolaborasi

Forum Sekretaris Jenderal organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan yang tergabung dalam Jaringan Cendekiawan Muda (JCM) menyampaikan pernyataan sikap bersama terkait kondisi nasional
Heboh Anggota Intel Diamankan Mahasiswa UMY, Polda DIY: Bagian dari Pengawalan Aksi

Heboh Anggota Intel Diamankan Mahasiswa UMY, Polda DIY: Bagian dari Pengawalan Aksi

Seorang pria berpakaian sipil yang diduga anggota intelijen kepolisian diamankan oleh mahasiswa di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Rabu (17/6/2026). 
Cristiano Ronaldo Samai Rekor Lionel Messi di Piala Dunia 2026

Cristiano Ronaldo Samai Rekor Lionel Messi di Piala Dunia 2026

Cristiano Ronaldo berhasil menyamai rekor mentereng milik Lionel Messi di Piala Dunia 2026.
Ari Bias Kalah Lagi dalam Kasus Lagu Agnez Mo, Gugatan Rp4,9 Miliar Kandas

Ari Bias Kalah Lagi dalam Kasus Lagu Agnez Mo, Gugatan Rp4,9 Miliar Kandas

Pengadilan Niaga Jakarta Pusat resmi menolak gugatan bernilai Rp4,9 miliar yang diajukan Ari Bias selaku pencipta lagu Bilang Saja terhadap perusahaan hiburan HW Group.
FAM Rombak Harimau Malaya, Resmi Lepas CEO Hingga 2 Pelatih Timnas Malaysia

FAM Rombak Harimau Malaya, Resmi Lepas CEO Hingga 2 Pelatih Timnas Malaysia

Pemutusan kontrak tersebut mengejutkan karena tak hanya CEO dan pelatih, tapi juga hingga jajaran staf pelatih Timnas Malaysia. 
Prabowo Kumpulkan Para Petinggi Bank Himbara, Mau Bahas Apa?

Prabowo Kumpulkan Para Petinggi Bank Himbara, Mau Bahas Apa?

Selain jajaran direksi Bank Himbara, Prabowo juga memanggil Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Wamenkeu Suahasil Nazara, serta CIO Danantara Pandu Sjahrir.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT