News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menangis di Hadapan KDM, Pedagang Kios Ungkap Detik-Detik Sebelum Kiosnya Hangus Terbakar saat Ricuh May Day Bandung

Menangis di hadapan Deid Mulyadi (KDM), pedagang kios yang jadi korban kerusuhan May Day Bandung ungkap detik-detik sebelum kiosnya hangus terbakar.
Selasa, 5 Mei 2026 - 04:13 WIB
Ilustrasi Dedi Mulyadi dan pedagang kios korban kerusuhan May Day Bandung
Sumber :
  • Ilustrasi AI/ChatGPT - YouTube/KANGDEDI MULYADI CHANNEL

tvOnenews.com - Suasana haru menyelimuti pertemuan antara seorang pedagang kios korban kerusuhan May Day Bandung dengan Dedi Mulyadi (KDM).

Di hadapan orang nomor satu di Jawa Barat itu, Pak Nandang (60) tak kuasa menahan air mata saat menceritakan detik-detik sebelum kios miliknya hangus terbakar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kerusuhan terjadi saat peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day pada 1 Mei 2026 di kawasan Tamansari, Bandung. 

Berdasarkan informasi, aksi yang semula berjalan damai berubah ricuh. 

Sejumlah fasilitas umum dirusak, termasuk pos polisi dan kios kecil milik Pak Nandang di sekitar Jalan Cikapayang.

Kios sederhana itu selama ini menjadi sumber penghidupan Pak Nandang. 

Ia menjual rokok, bensin eceran, hingga gas LPG 3 kilogram. Namun dalam sekejap, semuanya ludes dilalap api. 

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi temui pedagang yang kiosnya dibakar perusuh pada May Day 1 Mei 2026
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi temui pedagang yang kiosnya dibakar perusuh pada May Day 1 Mei 2026
Sumber :
  • Instagram @dedimulyadi71

Di hadapan Dedi Mulyadi, Pak Nandang mencoba mengingat kembali kejadian sore itu. 

Ia mengaku awalnya tidak merasakan tanda-tanda mencurigakan.

“Saya biasa dagang sampai jam 5, Pak” tutur Pak Nandang, dilansir dari kanal YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL.

Menurutnya, situasi pada awal aksi May Day masih terlihat aman. Namun menjelang sore, muncul sekelompok orang yang tidak dikenal.

“Buruh bukan, pedagang bukan, mahasiswa bukan. Tidak orasi. Mereka datang saja, awalnya sekitar 10–20 orang, jam 4 lebih,” ungkapnya.

Kelompok tersebut awalnya hanya berkumpul tanpa melakukan tindakan apa pun. Karena itu, Pak Nandang tidak menaruh curiga. 

Ia bahkan mengira mereka hanya anak-anak muda yang biasa berkumpul atau bermain musik.

Dedi Mulyadi dan pedagang kios yang jadi korban kerusuhan May Day Bandung
Dedi Mulyadi dan pedagang kios yang jadi korban kerusuhan May Day Bandung
Sumber :
  • YouTube/KANG DEDI MULYADI CHANNEL

Namun jumlah mereka terus bertambah hingga sekitar 40 orang. Suasana mulai terasa tidak nyaman, hingga akhirnya mereka bergerak meninggalkan lokasi ke arah Taman Dago.

“Setelah kios tutup, saya pulang ke rumah. Tapi sempat balik lagi lihat situasi, aman karena anak-anak itu sudah pergi,” jelasnya.

Ia pun pulang tanpa firasat apa pun. Hingga malam hari sekitar pukul 21.00 WIB, situasi berubah drastis.

“Pas jam 9, ada rame-rame, ada pembakaran pos polisi,” katanya.

Saat hendak mendekat, Pak Nandang tidak bisa menembus lokasi karena sudah diblokade massa. Ia hanya bisa menyaksikan dari kejauhan.

Ketika ditanya apakah ia memiliki firasat kiosnya akan dibakar, Pak Nandang menggeleng.

“Nggak ada, Pak,” jawabnya singkat.

Ia baru bisa mendekat setelah situasi mulai mereda. Namun yang dilihatnya justru membuat hatinya hancur.

“Kios saya sudah hangus,” ucapnya pelan.

KDM memeluk Pak Nandang pedagang kios yang jadi korban kerusuhan May Day Bandung
KDM memeluk Pak Nandang pedagang kios yang jadi korban kerusuhan May Day Bandung
Sumber :
  • YouTube/KANG DEDI MULYADI CHANNEL

Saat Dedi menanyakan perasaannya, Pak Nandang tak mampu lagi menahan tangis.

“Sedih,” katanya, sebelum akhirnya menangis di hadapan KDM.

Lebih menyayat hati, Pak Nandang mengaku modal usahanya selama ini bukan berasal dari dirinya sendiri. 

Ia mendapat bantuan dari anggota kepolisian setempat yang membantu membangun kios sekaligus memberikan modal usaha hingga sekitar Rp20 juta.

Kini, semuanya habis tak tersisa.

Melihat kondisi tersebut, Dedi Mulyadi langsung memberikan bantuan. Ia melunasi utang-utang Pak Nandang sekaligus menawarkan pekerjaan tetap.

“Bapak mau kerja? Jadi petugas kebersihan di daerah situ, gajinya Rp4,2 juta,” ujar Dedi Mulyadi.

Tanpa ragu, Pak Nandang menyanggupi.

“Mau, Pak,” jawabnya.

KDM pun memastikan Pak Nandang akan diangkat sebagai petugas kebersihan di bawah naungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, lengkap dengan gaji tetap dan jaminan kesehatan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Bapak sudah menjadi pegawai PU Provinsi Jawa Barat. Gaji Rp4,2 juta, dapat asuransi kesehatan,” ujar KDM.

Tak hanya itu, ia juga memberikan bantuan tambahan untuk kebutuhan sehari-hari, termasuk ongkos makan dan uang yang bisa dikirimkan kepada keluarga Pak Nandang. (gwn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

FIFA Beri Restu, Timnas Indonesia Punya Opsi Kiper 199 Cm Berdarah Surabaya Peraih Trofi Pemain Terbaik Eredivisie

FIFA Beri Restu, Timnas Indonesia Punya Opsi Kiper 199 Cm Berdarah Surabaya Peraih Trofi Pemain Terbaik Eredivisie

Sorotan publik sepak bola Indonesia kini mengarah ke Belanda. Nama Kayne van Oevelen tiba-tiba mencuri perhatian setelah tampil gemilang bersama FC Volendam.
Dedi Mulyadi Kagum Pada Mak Acih, Menjanda Sejak Muda Berharap Bertemu Mendiang Suami di Surga

Dedi Mulyadi Kagum Pada Mak Acih, Menjanda Sejak Muda Berharap Bertemu Mendiang Suami di Surga

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi merasa kagum dengan seorang ibu paruh baya bernama Mak Acih yang menjanda selama 36 tahun setelah suaminya meninggal
Prediksi BMKG Soal Cuaca Hari Ini: Sebagian Jakarta Diguyur Hujan dari Pagi Hingga Siang

Prediksi BMKG Soal Cuaca Hari Ini: Sebagian Jakarta Diguyur Hujan dari Pagi Hingga Siang

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan prakiraan cuaca untuk wilayah DKI Jakarta pada hari ini, Selasa (5/5). 
Tidak Jadi di Cibalong, KDM Pindahkan Prosesi Mengarak Mahkota Binokasih Sanghyang dengan Kereta Kencana Ki Jaga Raksa di Garut Hari Ini

Tidak Jadi di Cibalong, KDM Pindahkan Prosesi Mengarak Mahkota Binokasih Sanghyang dengan Kereta Kencana Ki Jaga Raksa di Garut Hari Ini

Milangkala Tatar Sunda atau hari jadi provinsi akan digelar di Garut, hari ini, Selasa (5/5) malam dimeriahkan pasukan berkuda
Di Balik Pencabutan Sertifikat Mualaf dr Richard Lee, Dokter Detektif Curiga Ada Pengalihan Isu

Di Balik Pencabutan Sertifikat Mualaf dr Richard Lee, Dokter Detektif Curiga Ada Pengalihan Isu

​​​​​​​Di balik pencabutan Sertifikat Mualaf dr Richard Lee, Dokter Detektif curiga ada dugaan pengalihan isu dari konflik hukum yang tengah memanas.
Dedi Mulyadi Langsung Rangkul Pemilik Toko yang Dibakar saat May Day, 3 Bantuan ini Langsung Diberikan

Dedi Mulyadi Langsung Rangkul Pemilik Toko yang Dibakar saat May Day, 3 Bantuan ini Langsung Diberikan

Dedi Mulyadi merangkul pemilik Kios atau Toko yang dibakar masa saat memperingati hari buruh atau May Day, dan beri bantuan ini

Trending

Terpopuler News: Gubernur Dedi Mulyadi Dikalahkan Pramono Anung, hingga dr Myta Aprilia Alami Sesak Nafas Sebelum Meninggal

Terpopuler News: Gubernur Dedi Mulyadi Dikalahkan Pramono Anung, hingga dr Myta Aprilia Alami Sesak Nafas Sebelum Meninggal

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi dikalahkan Pramono Anung. dr Myta Aprilia Azmy, dokter yang meninggal saat internship alami sesak nafas sebelum meninggal.
Kabar Rizky Ridho akan Abroad Ternyata Sungguhan? Kapten Persija Disebut Hampir Gabung Klub Eropa Milik Pengusaha Indonesia

Kabar Rizky Ridho akan Abroad Ternyata Sungguhan? Kapten Persija Disebut Hampir Gabung Klub Eropa Milik Pengusaha Indonesia

Bukan sekadar spekulasi belaka, pengamat sepak bola sebut kapten Persija Jakarta Rizky Ridho hampir merapat ke klub Eropa yang dimiliki pengusaha Indonesia.
5 Alasan yang Buat Megawati Hangestri Diyakini Kian Dekat Berseragam Hyundai Hillstate

5 Alasan yang Buat Megawati Hangestri Diyakini Kian Dekat Berseragam Hyundai Hillstate

Setidaknya ada 5 alasan yang membuat volimania mulai menebak-nebak jika Megawati Hangestri akan berlabuh ke Hyundai Hillstate bukan Red Sparks musim depan.
Terpopuler Trend: Respons Istri dr Richard Lee Soal Kabar Sertifikat Mualaf Dicabut, hingga Akun Ahmad Dhani Mendadak Hilang

Terpopuler Trend: Respons Istri dr Richard Lee Soal Kabar Sertifikat Mualaf Dicabut, hingga Akun Ahmad Dhani Mendadak Hilang

Respons Istri dr Richard Lee soal kabar sertifikat Mualaf dicabut. Tanggapan Ahmad Dhani saat akun Instagramnya hilang buntut tudingan terhadap Maia Estianty
Hanny Kristianto Pernah Sebut dr Richard Lee Masih Satu Gereja dengan Adiknya Meski Telah Mualaf

Hanny Kristianto Pernah Sebut dr Richard Lee Masih Satu Gereja dengan Adiknya Meski Telah Mualaf

Status mualaf dr Richard Lee hingga kini masih menjadi polemik. Kini sertifikat Mualaf milik dokter kecantikan itu telah resmi dicabut oleh Hanny Kristianto.
Menangis di Hadapan KDM, Pedagang Kios Ungkap Detik-Detik Sebelum Kiosnya Hangus Terbakar saat Ricuh May Day Bandung

Menangis di Hadapan KDM, Pedagang Kios Ungkap Detik-Detik Sebelum Kiosnya Hangus Terbakar saat Ricuh May Day Bandung

Menangis di hadapan Deid Mulyadi (KDM), pedagang kios yang jadi korban kerusuhan May Day Bandung ungkap detik-detik sebelum kiosnya hangus terbakar.
Media Belanda Tak Habis Pikir, Baru Semusim di Inggris, Gelandang Berdarah Indonesia Rp1 Triliun Jadi Incaran Raksasa Italia

Media Belanda Tak Habis Pikir, Baru Semusim di Inggris, Gelandang Berdarah Indonesia Rp1 Triliun Jadi Incaran Raksasa Italia

Nasib Tijjani Reijnders di Man City mulai jadi tanda tanya besar. Baru semusim merumput di Liga Inggris, gelandang berdarah Indonesia itu kini diincar Juventus.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT