Niat dr Richard Lee Mualaf Diragukan, Doktif Bongkar Kelakuan DRL dalam Tahanan Sejak Sebulan Lalu
- Kolase tvOnenews.com/ Tangkapan Layar YouTube CURHAT BANG Denny Sumargo
tvOnenews.com - Dokter Detektif atau akrab disapa Doktif meragukan niat dr Richard Lee Mualaf, bahkan sebelum ramainya kabar dicabutnya sertifikat mualaf oleh Hanny Kristianto.
Diketahui, dr Richard Lee saat ini tengah menjalani proses hukum sebagai tersangka atas kasus pelanggaran Undang-Undang Perlindungan Konsumen dan Undang-Undang Kesehatan.
Selama dr Richard Lee menjalani masa tahanan, Doktif menuding bahwa dokter kecantikan itu tidak pernah menjalankan ibadah.
Berkaitan dengan pernyataan tersebut, Doktif sempat menyatakan bahwa dirinya siap untuk dilaporkan oleh pihak DRL atas penistaan agama. Sebab, ia telah menyimpan banyaknya bukti serta saksi.
“Doktif siap dengan bukti-bukti yang sudah ditangan. Bersama dengan saksi-saksi yang melihat. Termasuk saksi kepala jaga dari TAHTI (Tahanan dan Barang Bukti) dan napinya teman satu selnya (dr Richard) juga,” ungkap Dokter Detektif atau Doktif di Polda Metro Jaya, pada Senin (30/3/2026), dilansir dari Cumicumi.
- YouTube/tasyafarasya
Doktif atau bernama lengkap dr Samira Farahnaz mengungkapkan bahwa DRL tidak pernah melaksanakan ibadah selama berada di tahanan.
“Di dalam (tahanan) tidak pernah melaksanakan ibadah puasa maupun shalat,” ujarnya.
“Bahkan di hari pertama tanggal 19 Februari, kita puasa pertama kali pada saat beliau diperiksa di dalam, itu pun saudara DRL tidak shalat, tidak puasa, saksinya semua ada,” sambungnya menjelaskan.
Bahkan, dirinya mengaku telah menunggu Richard untuk melaksanakan shalat Ashar hingga Maghrib di hari pemeriksaan.
“Doktif pun melihat, ditungguin dari shalat Ashar, Maghrib pun nggak ada,” tutur Doktif.
Lantas, Doktif mempertanyakan niat dari dr Richard Lee memutuskan untuk menjadi seorang mualaf.
“Jadi alasan dia pindah ke mualaf itu apa? Dimana-mana yang mualaf itu pasti biasanya dia lebih rajin shalat dan puasanya. Ini nggak ada. Jadi yang kita lihat itu apa? Niat kamu mualaf itu apa?” sindir Doktif.
Sebelum mencabut sertifikat mualaf dr Richard, Doktif mengungkapkan bahwa Hanny Kristianto sempat akan menjenguk dokter kecantikan itu di dalam tahanan dengan membawa Al-Qur’an.
Namun, dirinya mengaku kecewa dan membatalkan untuk menjenguk Richard Lee.
“Betul, jadi Koh Hanny juga sudah bertemu dengan beberapa sipir dan mendapatkan pernyataan bahwa memang saudara tersangka DRL tidak pernah melakukan ibadah sesuai dengan apa yang diharuskan,” jelas wanita bernama asli Samira Farahnaz.
“Jadi beliau membatalkan untuk menjenguk dengan membawa Al-Qur’an, karena beliau merasa kecewa. Ternyata beliau juga kena prank,” lanjutnya.
Menurutnya, kekecewaan juga dirasakan oleh Ustaz Felix dan Ustaz Dennis Lim. Doktif pun berharap agar Ustaz Derry Sulaiman dapat bersikap objektif terhadap polemik ini.
“Begitu juga dengan Ustaz Felix dan Ustaz Dennis Lim. Alhamdulillah sudah dibukakan mata hatinya bahwa memang dia menyadari sudah kena prank oleh tersangka DRL,” terangnya.
“Tinggal bang Derry Sulaiman. Doktif berharap Anda bisa berdiri tegak lurus ya di dalam Agama,” pungkasnya.
Kini polemik mengenai sertifikat mualaf dr Richard Lee telah resmi dicabut oleh pihak Mualaf Center Indonesia (MCI).
Organisasi yang digagas oleh Koh Hanny Kristianto tersebut khawatir apabila problematika yang dialami dr Richard Lee dapat menyeret sertifikat mualaf itu.
Dengan banyaknya pertimbangan, Hanny Kristianto membuat keputusan untuk menarik kembali sertifikat mualaf dr Richard Lee.
(kmr)
Load more