Terkejut Lihat Murid Sekolah Rakyat Kebingungan Ditanya Matematika Dasar, Sherly Tjoanda: Guru Sudah Impor dari Jawa
- YouTube
"Harusnya anak Sekolah Rakyat itu akan diberikan beasiswa sekolah-sekolah terbaik di Indonesia," kata Sherly Tjoanda.
Gubernur Maluku Utara itu juga menegaskan bahwa untuk memahami matematika perlu rutin dipelajari setiap hari.
Percuma jika fasilitas Sekolah Rakyat sudah bagus namun kedisplinan muridnya untuk giat belajar masih minim.
"Tetapi keinginan saja tidak cukup, dan guru bagus diberikan pun tidak cukup, fasilitas bagus diberikan pun tidak cukup, dan kalau dari kalian sendiri tidak ada disiplin," ujar Sherly Tjoanda.
"Waktu kalian yang begitu banyak dipakai untuk menghafal minimal kali-kali itu di luar kepala," lanjutnya.
Sherly Tjoanda menegaskan bahwa ilmu ini bukan untuk dirinya seorang, tetapi untuk masa depan murid-murid itu sendiri.
"Bukan untuk Ibu, untuk kalian," tegas Sherly Tjoanda.
Akan percuma jika kemudian lulus dari Sekolah Rakyat tetapi gagal masuk ke universitas karena tidak lulus gara-gara tak bisa mengerjakan soal matematika.
"Walaupun kalian keluar dari Sekolah Rakyat tapi kalau tidak lulus ujian di universitas bagus di Indonesia, enggak ada manfaatnya juga," kata Sherly Tjoanda.
"Dikasih gratis kuliah nanti tapi harus lulus tesnya, untuk lulus tesnya salah satunya adalah tes matematika, untuk bisa tes matematika minimal kalian hafal itu kali-kali," lanjutnya.
Oleh karena itu, Sherly Tjoanda berpesan kepada para murid Sekolah Rakyat agar memanfaatkan waktu luang untuk belajar daripada terbuang sia-sia gara-gara bermain media sosial.
"Setiap hari itu daripada duduk scroll TikTok, hayal yang di awan-awan, kali-kali itu hafal, sampai di luar kepala, jadi kalau orang tanya langsung bisa jawab," pesan Sherly Tjoanda.
Di sini Sherly Tjoanda tidak memarahi murid yang tak bisa menjawab soal matematika tersebut.
Alih-alih marah, Sherly Tjoanda justru memberikan pesan bijak agar para murid Sekolah Rakyat bersemangat dan semakin giat belajar.
(far)
Load more