News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Warga Jabar Berbondong-bondong Minta Dedi Mulyadi Fokus Atasi Kendala Akses SMKN 1 Rancabali, Bukan'Status' Sekolah

Polemik terkait SMKN 1 Rancabali ramai menjadi perbincangan publik. Warga Jabar minta Dedi Mulyadi beri solusi soal masalah jarak tempuh, bukan status sekolah.
Jumat, 8 Mei 2026 - 09:09 WIB
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) di Gedung Sate, Kota Bandung
Sumber :
  • Cepi Kurnia/tvOne

tvOnenews.com - Polemik terkait SMKN 1 Rancabali di Kabupaten Bandung ramai menjadi perbincangan publik setelah muncul kabar sekolah tersebut disebut “ditutup”.

Namun, penjelasan terbaru dari Dinas Pendidikan Jawa Barat justru menyebut sekolah itu bukan ditutup, melainkan dipindahkan ke lokasi baru yang dinilai lebih layak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penjelasan tersebut disampaikan Kepala Bidang PSMK Disdik Jabar, Edy Purwanto, dalam unggahan terbaru Gubernur Jawa BaratDedi Mulyadi di Instagram.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).
Sumber :
  • Antara

Menurut Edy, selama ini SMKN 1 Rancabali memang belum memiliki gedung sendiri. Kegiatan belajar mengajar masih meminjam bangunan sekolah lain sejak bertahun-tahun lalu.

“SMKN 1 Rancabali belum memiliki gedung sendiri, kegiatan KBM masih meminjam pakai gedung SMPN 3 Cipelah sejak tahun 2013 serta di SDN 4 Barutunggul sejak tahun 2018,” jelas Edy.

Karena itu, Pemprov Jawa Barat berinisiatif membangun gedung permanen untuk SMKN 1 Rancabali.

Namun muncul kendala tata ruang karena wilayah Rancabali masuk zona hijau sehingga pembangunan sekolah permanen dinilai belum memungkinkan.

Setelah mencari alternatif, pemerintah akhirnya mendapatkan lahan baru di Desa Panundaan, Kecamatan Ciwidey, Kabupaten Bandung.

Menurut Edy, lokasi tersebut sudah sesuai aturan tata ruang dan masuk zona kuning sehingga layak digunakan sebagai fasilitas pendidikan.

"Sejak tahun 2024, lahan ini sudah resmi bersertifikat atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk SMKN 1 Rancabali, Kabupaten Bandung, jadi landas hukumnya sudah lengkap, namun memang, pasti akan ada jarak tempuh yang berbeda antara sekolah yang baru dengan yang lama," jelas Edy.

Saat ini SMKN 1 Rancabali memiliki 337 siswa aktif dengan empat program keahlian, yakni ATPH, APHP, Kuliner, dan Perhotelan.

Meski begitu, penjelasan tersebut justru memunculkan reaksi beragam dari warganet.

Banyak yang menilai persoalan utama bukan soal status sekolah ditutup atau dipindahkan, melainkan jarak tempuh menuju lokasi baru.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).
Sumber :
  • jabarprov.go.id

Dalam kolom komentar unggahan KDM tersebut, sejumlah warga mengaku khawatir banyak siswa kesulitan melanjutkan pendidikan karena akses menuju sekolah baru dinilai terlalu jauh dan minim transportasi umum.

"Lalu solusi untuk anak-anaknya apa pak? Inget itu bukan kota loh pak, jadi dengan jarak yang jauh bisa sangat menyulitkan mereka. JANGAN SAMPAI AKIBAT INI BANYAK ANAK YANG TIDAK TERPENUHI HAK NYA BERPENDIDIKAN," tulis salah seorang warganet @samiajixxx, di kolom komentar.

"Pak Dedi mending turun ke lapangan, Cipelah ke Panundaan itu jauh. Bohong pak gak 30 menit, saya aja baik mobil sejam 1/2," timpal netizen lain @risnaxxx.

"Pak @dedimulyadi71 saya kemarin datang langsung ke SMKN 1 Rancabali yang jadi masalah adalah jarak. Jarak yang teramat sangat jauh mengingat tidak ada kendaraan umum.. terancam tidak bisa melanjutkan sekolahnya. Ortupun gak semua mampu memfasilitasi kendaraan pribadi," tulis @qibixxx.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).
Sumber :
  • jabarprov.go.id

Beberapa komentar lain mencoba meluruskan bahwa inti persoalan sebenarnya bukan penutupan sekolah, melainkan kekhawatiran siswa terhadap akses menuju lokasi baru.

"Pak coba tonton di video yang asli, bukan di Disdikjabarnya. Siswinya jelas kok ngasih tahu kalau bangunan dipindahkan tapi jauh. Mungkin salah dia menggunakan kata 'ditutup'. Jadi bapak salah paham, disdik salah paham. Jadi itu berita jelas bukan disinformasi pak," tulis @sekitarbandung, mencoba meluruskan yang sebenarnya terjadi.

Pasalnya, dalam unggahan tersebut, Dedi Mulyadi menegaskan bahwa informasi soal sekolah ditutup merupakan disinformasi.

Ia menyebut sekolah tetap berjalan, hanya berpindah lokasi ke tempat baru yang dianggap lebih layak secara hukum dan fasilitas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sejatinya bukan ditutup, tapi dipindah ke lokasi yang baru. Hatur nuhun kepada @infokabbandung.co yang telah turut memberikan informasi tentang disinformasi yang terjadi. Sehingga kami dapat memberikan penjelasan utuh," kata Dedi Mulyadi, dalam keterangan unggahan Instagramnya tersebut.

Hingga kini, belum ada arahan dan kebijakan lebih lanjut dari Dedi Mulyadi maupun pihak Disdik Jabar untuk solusi dari masalah ini. (asl)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pemerintah Siapkan Dana Pendidikan Rp8,1 Juta Bagi Pemilih Logo HUT ke-81 RI

Pemerintah Siapkan Dana Pendidikan Rp8,1 Juta Bagi Pemilih Logo HUT ke-81 RI

Pemerintah menyiapkan apresiasi bagi 300 pemilih beruntung logo HUT ke-81 Kemerdekaan RI mulai dari kesempatan menghadiri upacara kenegaraan di Istana Merdeka hingga bantuan dana pendidikan senilai Rp8,1 juta.
John Field, Pemilik Blueray Cargo Bakal Hadapi Vonis pada 10 Juli

John Field, Pemilik Blueray Cargo Bakal Hadapi Vonis pada 10 Juli

Sidang pembacaan putusan kasus dugaan suap Bea Cukai, yang menyeret pemilik Blueray Cargo John Field, digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada Jumat (10/7) mendatang.
Lakukan Pertemuan dengan BI-DEN, DPR RI: Rapat Koordinasi Mitigasi

Lakukan Pertemuan dengan BI-DEN, DPR RI: Rapat Koordinasi Mitigasi

Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI melakukan pertemuan khusus dengan pemerintah membahas terkait menjaga stabilitas perekonomian nasional.
Ketum Demokrat AHY Soal Pemilu 2029: Masih Jauh, Fokus Isu di Masyarakat

Ketum Demokrat AHY Soal Pemilu 2029: Masih Jauh, Fokus Isu di Masyarakat

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyebut bahwa partai belum terlalu fokus untuk menatap Pemilihan Umum (Pemilu) 2029 mendatang.
Laporan Dugaan Pencurian Dihentikan, Kubu Pelapor Kecewa Polisi Tak Lakukan Pemeriksaan Terhadap Terlapor

Laporan Dugaan Pencurian Dihentikan, Kubu Pelapor Kecewa Polisi Tak Lakukan Pemeriksaan Terhadap Terlapor

Polres Metro Jakarta Pusat memilih menghentikan penyelidikan kasus dugaan pencurian yang dilaporkan oleh Bangun Paulus Tudungta.
Karyawan Percetakan di Jakpus Disekap Selama 21 Hari, Alami Trauma Fisik Hingga Psikis

Karyawan Percetakan di Jakpus Disekap Selama 21 Hari, Alami Trauma Fisik Hingga Psikis

Polisi mengungkapkan, tiga karyawan percetakan berinisial TS (24), MRJ (20), dan AS (19) yang disekap di tempat kerjanya, di Jalan Kalibaru Timur, Bungur, Senen, Jakarta Pusat, mengalami trauma.

Trending

Selebgram Awkarin Diperiksa Kasus Hanania Travel, Ngaku Balikin Uang Saku ke Penyidik

Selebgram Awkarin Diperiksa Kasus Hanania Travel, Ngaku Balikin Uang Saku ke Penyidik

Selebgram Karin Novilda alias Awkarin selesai menjalani pemeriksaan sebagai saksi dalam promosi travel umrah Hanania Group, pada Senin (29/6/2026).
Laporan Dugaan Pencurian Dihentikan, Kubu Pelapor Kecewa Polisi Tak Lakukan Pemeriksaan Terhadap Terlapor

Laporan Dugaan Pencurian Dihentikan, Kubu Pelapor Kecewa Polisi Tak Lakukan Pemeriksaan Terhadap Terlapor

Polres Metro Jakarta Pusat memilih menghentikan penyelidikan kasus dugaan pencurian yang dilaporkan oleh Bangun Paulus Tudungta.
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Jerman Vs Paraguay

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Jerman Vs Paraguay

Jerman melangkah ke babak 32 besar dengan predikat juara Grup E Piala Dunia 2026. Di kubu lawan, Paraguay berhasil mengamankan tiket ke fase gugur sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik.
Mahkamah Konstitusi Tolak Uji Materi UU Desa: Batas Usia 25 Tahun Calon Kades Tetap Berlaku

Mahkamah Konstitusi Tolak Uji Materi UU Desa: Batas Usia 25 Tahun Calon Kades Tetap Berlaku

Baru-baru ini Mahkamah Konstitusi (MK) tolak pengujian materiil Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa (UU Desa) yang minta aturan batas usai calon kades
Karyawan Percetakan di Jakpus Disekap Selama 21 Hari, Alami Trauma Fisik Hingga Psikis

Karyawan Percetakan di Jakpus Disekap Selama 21 Hari, Alami Trauma Fisik Hingga Psikis

Polisi mengungkapkan, tiga karyawan percetakan berinisial TS (24), MRJ (20), dan AS (19) yang disekap di tempat kerjanya, di Jalan Kalibaru Timur, Bungur, Senen, Jakarta Pusat, mengalami trauma.
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 1 Juli 2026: Sagitarius Panen Peluang

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 1 Juli 2026: Sagitarius Panen Peluang

Memasuki Rabu, 1 Juli 2026, sejumlah zodiak diperkirakan memasuki fase yang lebih menjanjikan dalam urusan finansial. Siapa saja mereka yang bercuan deras?
6 Zodiak Ini Diprediksi Banjir Cuan Sepanjang 1-7 Juli 2026, Ada Peluang Tambah Penghasilan

6 Zodiak Ini Diprediksi Banjir Cuan Sepanjang 1-7 Juli 2026, Ada Peluang Tambah Penghasilan

Memasuki pekan pertama Juli 2026, sejumlah zodiak diperkirakan akan merasakan pergerakan positif dalam sektor keuangan pada periode 1 - 7 Juli 2026. Siapa saja?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT