News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dapat Aduan dari Ibunya, Dedi Mulyadi Bikin Bocah SD di Tasikmalaya Nangis Gegara Malas Menulis: Jangan Ngambek

Momen Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi (KDM) membuat bocah kelas 1 SD di Tasikmalaya menangis setelah sang ibu mengadu anaknya selalu malas menulis.
Minggu, 10 Mei 2026 - 03:16 WIB
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) memperintahkan bocah kelas 1 SD di Tasikmalaya menulis di sebuah buku
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel

Ia mengaku dirinya sudah selalu memperintahkan anaknya menulis. Akan tetapi, upaya tersebut tampak gagal karena buah hatinya tak pernah memegang alat tulis.

KDM pun memberikan ancaman kepada bocah tersebut. Meski bocah kelas 1 SD itu tak mau menoleh, ia menginformasikan bahwa dirinya akan mendatangi rumahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Nanti, kalau enggak mau menulis, Pak Dedi datang ke rumah. Nanti saya datang ke rumah! Mau menulis enggak?," tanya KDM sambil mengancam bocah tersebut.

Mantan Bupati Purwakarta itu langsung bertanya alamat rumah bocah tersebut. Sang ibu mengungkapkan bahwa dirinya tinggal di Dusun Cikadu, Desa Cilangkap, Manonjaya, Tasikmalaya.

"Pulang, Pulang, Ibu," sebut bocah tersebut sambil menangis meronta-ronta kepada ibunya.

KDM coba menghampiri bocah tersebut. Bocah kelas 1 SD itu semakin ketakutan dan menghindari Gubernur Jabar.

Namun upaya tersebut ditahan oleh sang ibu. Dedi Mulyadi kembali mendesak agar bocah itu wajib rajib menulis.

"Mau menulis, tidak?," tegas Gubernur Jabar itu.

Desakan itu membuat bocah tersebut akhirnya menganggukkan kepala. Sementara, Dedi Mulyadi langsung memberikan sejumlah uang ratusan ribu rupiah kepada bocah kelas 1 SD itu.

Bukan tanpa alasan, KDM memberikan uang untuk keperluan alat tulis selama proses belajar. Ia menginginkan bocah tersebut segera menggunakan uang itu guna kebutuhan rajin menulis ke depannya.

"Nih saya kasih duit buat beli pulpen, beli buku, beli tasnya. Nih tambahan lagi, nih jangan ngambek lagi," ucapnya.

Bocah SD tersebut sempat berhenti menangis. Namun ia kembali membuang wajahnya seusai diberikan uang oleh KDM.

"Nanti dicek. Kalau tidak mau menulis juga harus membayar Rp2 juta. Pulangkan juga duit saya," kelakarnya.

Momen KDM Minta Bocah SD di Tasikmalaya Menulis

Selepas itu, KDM memperintahkan stafnya segera memberikan sebuah buku dan pensil. Di momen inilah, ia menginginkan bocah tersebut menulis di hadapannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menariknya, bocah SD tersebut menerima permintaan KDM. Bocah itu langsung fokus menulis kata "Adit" dan "Hayang Dahar" dalam secarik kertas di sebuah buku.

KDM terkejut bocah SD itu bisa memenuhi permintaannya. Ia berharap bocah tersebut rajin belajar dan menulis ke depannya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel bawah tanah di ibu kota akan segera lanjutkan
Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Kematian SN (51), perempuan asal Jombang yang ditemukan tewas di rumah kontrakan Putat Jaya, Surabaya, diduga kuat merupakan pembunuhan. Polisi menemukan tujuh luka tusuk
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak hanya bocorkan motif kasus penyekapan pacar berinsial YTR selama tiga tahun. Tetapi, Polisi juga bocorkan kebengisan Taufik Hidayat. Hal ini dibeberkan,

Trending

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.
Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Ribuan warga memadati kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Sabtu (27/6/2026), untuk menyaksikan malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta.
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel bawah tanah di ibu kota akan segera lanjutkan
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak hanya bocorkan motif kasus penyekapan pacar berinsial YTR selama tiga tahun. Tetapi, Polisi juga bocorkan kebengisan Taufik Hidayat. Hal ini dibeberkan,
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT