GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp dibongkar kuasa hukum korban, Ali Yusron, begini isi chat Kiai Ashari ketika minta ditemani tidur oleh santriwati di malam hari.
Selasa, 12 Mei 2026 - 01:27 WIB
Terduga pelaku pencabulan santriwati Kiai Ashari
Sumber :
  • Youtube FHI Multimedia

tvOnenews.com - Kasus dugaan pelecehan seksual yang menyeret pengurus Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, terus menjadi sorotan publik. 

Sejumlah fakta terungkap setelah kuasa hukum korban membeberkan bukti-bukti yang disebut telah dikantongi untuk menguatkan laporan para santriwati korban.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kuasa hukum korban, Ali Yusron, mengatakan pihaknya telah mengumpulkan sejumlah bukti yang dinilai cukup kuat untuk menjerat tersangka, Kiai Ashari, dalam kasus tersebut. 

Bukti yang dikantongi mulai dari hasil visum hingga pemeriksaan psikolog terhadap korban. 

Kuasa hukum korban, Ali Yusron
Kuasa hukum korban, Ali Yusron
Sumber :
  • YouTube/CURHAT BANG Denny Sumargo

Selain itu, tim kuasa hukum juga memiliki percakapan WhatsApp yang diduga berkaitan dengan tindakan pelecehan seksual yang dilakukan pelaku.

Menurut Ali, bukti percakapan digital menjadi salah satu hal penting dalam pengungkapan kasus itu. 

Ia mengungkapkan adanya isi pesan yang dikirim oleh Ashari kepada korban.

“Barang bukti sudah cukup. Visum sudah ada, scan dari WA korban yang lain juga ada,” ujar Ali Yusron, dikutip dari tayangan YouTube Denny Sumargo.

Ali kemudian membeberkan salah satu isi percakapan yang disebut disampaikan tersangka kepada korban.

“Temani bapak tidur, kalau nggak mau nanti saya ganti yang lain dan saya pulangkan,” lanjutnya, menirukan percakapan.

Kasus pencabulan Kiai Ashari di Pati.
Kasus pencabulan Kiai Ashari di Pati.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / Youtube FHI Multimedia / X @neVerAl0nely___

Selain percakapan WhatsApp, pihak korban juga telah menyerahkan hasil pemeriksaan medis dan psikologis sebagai bagian dari alat bukti pendukung dalam proses hukum yang berjalan.

“Visum dari keterangan dokter dan psikolog, saksi ahli,” katanya.

Dalam keterangannya, Ali Yusron juga berharap hukuman terhadap pelaku dapat diperberat. 

Ia menilai kasus tersebut memiliki dampak besar terhadap para korban, terlebih dugaan korban disebut lebih dari satu orang.

“Menurut keterangan (korban) harusnya harus ditambahkan pasal. Harus ada hukumannya 1/3 lebih besar karena melakukan ke lebih dari satu orang,” kata Ali.

Ia bahkan menilai hukuman penjara saja dianggap belum cukup untuk memberikan efek jera dalam kasus tersebut.

“Jangan 12 tahun dong atau 15 tahun. Kalau di negara kita harusnya hukuman mati. Makanya kita harus mendorong DPR beserta Komisi III DPR itu harus mendorong,” tambahnya.

Kolase foto Kiai Ashari - Ilustrasi Santriwati
Kolase foto Kiai Ashari - Ilustrasi Santriwati
Sumber :
  • Youtube FHI Multimedia - Gemini Generated AI

Ali juga menyebut jumlah korban diduga mencapai 50 orang.

“Kurang lebih 50 orang (korban), digilir ini,” lanjutnya.

Sebelumnya, Ashari berhasil diamankan tim gabungan Polda Jawa Tengah bersama Polresta Pati pada Kamis dini hari, 7 Mei 2026. 

Penangkapan dilakukan di kawasan Petilasan Eyang Gunungsari, Wonogiri, Jawa Tengah, setelah sebelumnya yang bersangkutan sempat melarikan diri.

Saat proses penangkapan berlangsung, Ashari disebut mencoba kabur menggunakan sepeda motor pinjaman milik juru kunci makam tempat dirinya bersembunyi. 

Namun upaya tersebut berhasil digagalkan aparat kepolisian.

Kasus ini kini masih terus didalami oleh pihak kepolisian, termasuk pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dan pendalaman kemungkinan adanya korban lain. (gwn)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Analis Sebut Penguatan Fungsi Kompolnas Tak Perlu Buat UU Baru

Analis Sebut Penguatan Fungsi Kompolnas Tak Perlu Buat UU Baru

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkap jika penguatan fungsi dan kewenangan Kompolnas dapat dilakukan melalui revisi Undang-Undang (UU) Kepolisian.
Target 0 Persen Kemiskinan Ekstrem 2026, Pemerintah Fokus Garap 88 Kabupaten/Kota

Target 0 Persen Kemiskinan Ekstrem 2026, Pemerintah Fokus Garap 88 Kabupaten/Kota

Pemerintah secara resmi menetapkan 88 kabupaten/kota sebagai wilayah prioritas dalam upaya percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem di tanah air. 
Polisi Selidiki Kematian Remaja di Batujaya Karawang, Ditemukan Luka pada Bagian Leher

Polisi Selidiki Kematian Remaja di Batujaya Karawang, Ditemukan Luka pada Bagian Leher

Seorang pelajar berusia 15 tahun berinisial AF ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di bantaran Sungai Citarum, wilayah Kecamatan Batujaya, Kabupaten Karawang, pada Senin (11/5). 
Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Begini reaksi kapten Red Sparks Yeum Hye-seon setelah sahabatnya Megawati Hangestri memilih gabung Hillstate sekaligus gagal bermain setim lagi musim depan.
Korban Pencabulan Oknum Kiai di Ponpes Pati Ditawari Rp400 Juta untuk Cabut Laporan, Kuasa Hukum: Ada Suruhannya

Korban Pencabulan Oknum Kiai di Ponpes Pati Ditawari Rp400 Juta untuk Cabut Laporan, Kuasa Hukum: Ada Suruhannya

Kasus dugaan pencabulan dilakukan oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari jadi perhatian publik. Korban pernah ditawari sejumlah uang untuk mencabut laporan
Persib Libas Persija, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Tegas untuk Bobotoh: Jangan Jumawa

Persib Libas Persija, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Tegas untuk Bobotoh: Jangan Jumawa

Insiden gesekan antarmassa yang pecah di Purwakarta dan aksi pelemparan benda keras di Karawang pasca-kemenangan Persib Bandung atas Persija Jakarta memicu reaksi keras dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. 

Trending

Setelah Kasus di Pati, Pengasuh Ponpes di Mesuji Diduga Cabuli Santriwati Hingga Gedung Habis Dibakar Warga

Setelah Kasus di Pati, Pengasuh Ponpes di Mesuji Diduga Cabuli Santriwati Hingga Gedung Habis Dibakar Warga

Setelah adanya kasus dugaan pencabulan dilakukan pengasuh sekaligus pemilik Pondok Pesantren, Ashari di Pati, Jawa Tengah. Kini terjadi pula di Mesuji, Lampung.
Sherly Tjoanda Hela Nafas Dalam-dalam Setelah Temui Anak yang Tak Bisa Perhitungan Dasar: Mamanya yang Mana Ini?

Sherly Tjoanda Hela Nafas Dalam-dalam Setelah Temui Anak yang Tak Bisa Perhitungan Dasar: Mamanya yang Mana Ini?

Gubernur Malut Sherly Tjoanda tarik nafas panjang setelah melihat anak-anak usia sekolah yang tak pandai berhitung matematika di Desa Gulapapo, Halmahera Timur.
Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp dibongkar kuasa hukum korban, Ali Yusron, begini isi chat Kiai Ashari ketika minta ditemani tidur oleh santriwati di malam hari.
Bolehkah Berkurban Satu Kambing untuk Satu Keluarga? Begini Penjelasan Ustaz Adi Hidayat

Bolehkah Berkurban Satu Kambing untuk Satu Keluarga? Begini Penjelasan Ustaz Adi Hidayat

Bolehkah berkurban satu kambing diniatkan untuk satu keluarga? Simak penjelasan Ustaz Adi Hidayat berikut ini.
TRENDING: Pengakuan Mengejutkan Santriwati Ponpes Pati, Gerak-gerik Janggal Kiai Ashari, Kesaksian Korban Soal Modus Terapi Batin

TRENDING: Pengakuan Mengejutkan Santriwati Ponpes Pati, Gerak-gerik Janggal Kiai Ashari, Kesaksian Korban Soal Modus Terapi Batin

Kasus dugaan kekerasan seksual yang melibatkan Kiai Ashari alias AS di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, terus menjadi sorotan publik. Berikut rangkuman lengkapnya.
Drama Kejar-kejaran di Lintas Sumatera: Polisi Gagalkan Peredaran 20 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi

Drama Kejar-kejaran di Lintas Sumatera: Polisi Gagalkan Peredaran 20 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi

Upaya penyelundupan narkotika jenis sabu dalam skala besar berhasil digagalkan oleh Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Jambi. 
Cegah Konflik Kepentingan, Ketua KPK Wanti-wanti Kepala Daerah Soal Dana Hibah ke Instansi Vertikal

Cegah Konflik Kepentingan, Ketua KPK Wanti-wanti Kepala Daerah Soal Dana Hibah ke Instansi Vertikal

Ketua KPK, Setyo Budiyanto, secara tegas mengingatkan para kepala daerah untuk tidak menyalahgunakan anggaran daerah dengan memberikan THR atau dana hibah kepada instansi vertikal. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT