News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terungkap, Alasan Dedi Mulyadi Wacanakan Hapus PKB dan Ganti dengan Jalan Provinsi Berbayar di Jawa Barat

Dedi Mulyadi ungkap alasan wacanakan hapus PKB dan ganti jalan provinsi berbayar di Jawa Barat. Sistem baru disebut lebih adil bagi warga Jawa Barat.
Rabu, 13 Mei 2026 - 10:29 WIB
Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat
Sumber :
  • tvOnenews.com Edit / YouTube LEMBUR PAKUAN CHANNEL

tvOnenews.com - Dedi Mulyadi kembali berhasil mencuri perhatian publik setelah melontarkan wacana yang cukup mengejutkan. Gubernur Jawa Barat itu berencana menghapus Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan menggantinya dengan sistem jalan provinsi berbayar berbasis digital.

Wacana tersebut langsung ramai diperbincangkan di media sosial karena dinilai akan mengubah sistem pembayaran kendaraan di Jawa Barat secara besar-besaran. Tak sedikit warga yang penasaran apa sebenarnya alasan Dedi Mulyadi mengusulkan kebijakan tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gagasan itu pertama kali disampaikan Dedi Mulyadi dalam rapat paripurna di Kantor DPRD Jawa Barat pada Senin, 11 Mei 2026. Konsep utama yang diusung adalah sistem “pakai jalan baru bayar”.

Dengan sistem tersebut, masyarakat yang jarang menggunakan kendaraan disebut tidak perlu lagi membayar pajak tahunan dengan nominal yang sama seperti pengguna jalan aktif setiap hari.

Selain itu, besaran tarif jalan berbayar nantinya juga akan disesuaikan dengan bobot kendaraan. Kendaraan besar dan berat yang dinilai memberi dampak kerusakan lebih besar terhadap jalan akan dikenakan biaya lebih tinggi.

Wacana ini juga dikaitkan dengan keberadaan kendaraan listrik yang saat ini masih dibebaskan dari aturan PKB konvensional. Sistem jalan provinsi berbayar dinilai bisa menjadi solusi agar seluruh pengguna kendaraan tetap ikut berkontribusi dalam perawatan fasilitas jalan.

Dalam unggahan Instagram terbarunya pada 13 Mei 2026, Dedi Mulyadi bahkan membagikan ulang unggahan dari akun Jabar Ekspres terkait wacana tersebut.

“Kebijakan yang sehat muncul dari akal sehat, dan akal sehat selalu menyediakan ruang dialektika demi kesempurnaan gagasan secara ideal dan praksis,” tulis Dedi Mulyadi.

Dalam video yang diunggah, Dedi terlihat menjelaskan langsung alasan munculnya wacana penghapusan PKB dan penggantian sistem menjadi jalan provinsi berbayar.

Saat ditanya awak media mengenai konsep jalan berbayar tersebut, Dedi menegaskan bahwa ide itu masih dalam tahap kajian.

“Ya ada konsep, namanya konsep perlu dikaji, ini lagi dikaji. Misalnya begini, kan pajak kendaraan bermotor untuk mobil listrik kan tidak diperbolehkan. Mungkin ke depan diperbolehkan setelah situasi ekonomi global pulih,” ujar Dedi Mulyadi.

Ia kemudian menjelaskan alasan utama di balik munculnya gagasan tersebut, yakni soal keadilan bagi masyarakat pengguna kendaraan.

“Tetapi juga ada pemikiran kalau pengen beri keadilan, pajak kendaraan bermotor dihapus, diganti dengan jalan berbayar. Siapa yang pakai jalan provinsi bayar,” lanjutnya.

Menurut Dedi, sistem tersebut dianggap lebih adil dibanding seluruh pemilik kendaraan harus membayar pajak dalam jumlah sama meski intensitas penggunaan jalannya berbeda.

“Itu kan lebih berkeadilan dibanding dengan mobilnya dipungutin pajak tapi enggak pernah jalan,” kata Dedi Mulyadi.

Tak hanya itu, Dedi juga mengungkap bahwa skema jalan berbayar nantinya hanya bisa diterapkan apabila kualitas jalan provinsi sudah memenuhi standar layaknya jalan tol.

Saat awak media menanyakan bentuk skema konsep tersebut, Dedi menjawab:

“Kan baru mulai kajian, kan biar pada cerdas gitu loh. Tetapi dengan perhitungan seluruh jalan provinsi sudah memenuhi syarat seperti jalan tol.”

Kajian terkait kebijakan tersebut nantinya akan melibatkan para akademisi hingga pakar transportasi di Jawa Barat.

“Ya kajian akademis dong, nanti dengan pakar transportasi, kemudian dengan para akademisi. Nanti timnya yang mengkoordinasikan Dinas Perhubungan dan Dinas Pendapatan Provinsi Jawa Barat,” jelasnya.

Sementara untuk mekanisme pembayaran, Dedi memberi gambaran bahwa sistemnya akan serupa seperti teknologi pembayaran jalan tol modern tanpa perlu kartu tempel manual.

“Ya di tol, ya nanti kayak model tol. Nanti ada sistemnya itu, di kita enggak usah lagi kayak tol ditempel begitu saja.”

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ada teknologinya sudah ada, jadi negara-negara lain sudah,” tutup Dedi Mulyadi.

(anf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Praperadilan Ditolak, Kejati Jabar Buka Peluang Jemput Paksa

Praperadilan Ditolak, Kejati Jabar Buka Peluang Jemput Paksa

Pengadilan Negeri (PN) Bandung menolak gugatan praperadilan terkait status tersangka terhadap Wakil Bupati Indramayu, Syaefudin.
Rencana TransJakarta Laut Jadi Upaya Kesetaraan Pembangunan di Kepulauan Seribu

Rencana TransJakarta Laut Jadi Upaya Kesetaraan Pembangunan di Kepulauan Seribu

DPRD Provinsi DKI Jakarta turut membahas ekspansi Transjakarta Laut dan perluasan cakupan moda transportasi dalam rapat paripurna.
7 Tahun Vakum, Syahrini Akui Ingin Mengabdi kepada Reino Barack

7 Tahun Vakum, Syahrini Akui Ingin Mengabdi kepada Reino Barack

Syahrini kembali ke dunia hiburan setelah 7 tahun vakum. Ia mengungkap keinginan mengabdi kepada Reino Barack dan merilis lagu Kau Yang Utama.
Lama Hilang Meski Diizinkan FIFA Bela Timnas Indonesia, Pemain Kasta Teratas Eropa Ini Berharap Dipanggil John Herdman untuk Perkuat Garuda

Lama Hilang Meski Diizinkan FIFA Bela Timnas Indonesia, Pemain Kasta Teratas Eropa Ini Berharap Dipanggil John Herdman untuk Perkuat Garuda

Bek dari kasta teratas Liga Belanda, Mees Hilgers, berharap bisa dipanggil kembali untuk memperkuat Timnas Indonesia pada ajang FIFA Matchday November 2026.
Kronologi Ibu Nekat Lompat dari Atap Gedung Selamatkan Anak dalam Kebakaran Hebat di Rawamangun

Kronologi Ibu Nekat Lompat dari Atap Gedung Selamatkan Anak dalam Kebakaran Hebat di Rawamangun

Peristiwa kebakaran menyita perhatian, pasalnya beredar di media sosial detik-detik seorang ibu melompat dari atap gedung menyelamatkan anaknya dari kobaran api
Bursa Transfer AC Milan: Tersisih di Barcelona, Rossoneri Bisa Manfaatkan Peluang Buat Bajak Jules Kounde

Bursa Transfer AC Milan: Tersisih di Barcelona, Rossoneri Bisa Manfaatkan Peluang Buat Bajak Jules Kounde

AC Milan berpeluang memanfaatkan situasi sulit yang sedang dialami Jules Kounde di Barcelona. Bek asal Prancis itu dikabarkan mulai kehilangan tempat utama.

Trending

Viral Pasien Diusir di Puskesmas Pasar Minggu karena Bidan Poli KB Mau Makan-makan di Ruang Praktik, Netizen: Kok Gak Geli?

Viral Pasien Diusir di Puskesmas Pasar Minggu karena Bidan Poli KB Mau Makan-makan di Ruang Praktik, Netizen: Kok Gak Geli?

Lewat unggahan di media sosial Threads, seorang netizen mengeluhkan pelayanan kurang baik yang diterimanya di Puskesmas Pasar Minggu pada Jumat (9/10/2026).
Bek Asing Persib Diduga Kena Serangan Rasial, Igor Tolic dan Luka Menalo Pasang Badan untuk Gabriel Mutombo

Bek Asing Persib Diduga Kena Serangan Rasial, Igor Tolic dan Luka Menalo Pasang Badan untuk Gabriel Mutombo

Persib Bandung berhasil mencatatkan remontada dengan kemenangan 3-1 atas Port FC di Stadion Thammasat, Kamis (8/10/2026).
Cetak Gol dan Assist Kemenangan dari Port FC, Luka Menalo Puji Kekompakan Skuad Persib

Cetak Gol dan Assist Kemenangan dari Port FC, Luka Menalo Puji Kekompakan Skuad Persib

Persib tampil gemilang dalam laga pekan perdana di ASEAN Club Championship 2026/2027.
Media Thailand Beritakan Jirayut setelah Viral Ikut Dukung Timnas Indonesia, Ini Reaksi sang Pedangdut

Media Thailand Beritakan Jirayut setelah Viral Ikut Dukung Timnas Indonesia, Ini Reaksi sang Pedangdut

Pedangdut asal Thailand, Afisan Jehdueramae atau Jirayut bangga bisa masuk media pemberitaan asal Thailand karena dukung Timnas Indonesia dan The War Elephants.
Siap Duet dengan Megawati Hangestri, Setter Timnas Voli Putri Korea Selatan Ungkap Keunggulan Megatron

Siap Duet dengan Megawati Hangestri, Setter Timnas Voli Putri Korea Selatan Ungkap Keunggulan Megatron

Kim Da-in siap membangun duet bersama Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate. Setter timnas Korea Selatan itu pun mengungkap keunggulan Megatron dalam tim.
Detik-detik Ibu dan Anak Melompat dari Atap Gedung yang Terbakar Hebat di Rawamangun Jaktim

Detik-detik Ibu dan Anak Melompat dari Atap Gedung yang Terbakar Hebat di Rawamangun Jaktim

Sang ibu tampak menyelamatkan sang anak yang masih sangat kecil di tengah kobaran api yang sangat besar. Asap hitam tebal juga tampak membumbung tinggi ke udara
Profil Nazmi Nasaruddin, Wasit Asal Malaysia yang Batalkan Penalti Mariano Peralta di Laga Persib Bandung vs Port FC

Profil Nazmi Nasaruddin, Wasit Asal Malaysia yang Batalkan Penalti Mariano Peralta di Laga Persib Bandung vs Port FC

Profil Nazmi Nasaruddin, pengadil lapangan laga Persib Bandung vs Port FC di ASEAN Club Championship 2026 di Thammasat Stadium, Pathum Thani, Kamis (8/10/2026).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT