GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Cuma Santriwati Gadis, Ayah Korban Sebut Pelaku Pelecehan Ponpes Pati Juga Dekati Wanita Bersuami

Ayah korban ungkap dugaan oknum kiai ponpes di Pati tak cuma dekati santriwati gadis, tapi juga wanita bersuami di lingkungan pesantren. Simak pernyataannya!
Rabu, 13 Mei 2026 - 13:32 WIB
Ilustrasi Ayah Korban Ponpes di Pati
Sumber :
  • tvOnenews.com - Angelia Nafriana

tvOnenews.com - Kasus dugaan pelecehan di sebuah pondok pesantren kembali memunculkan fakta yang mengejutkan publik. Ayah salah satu korban membongkar awal mula rasa curiganya terhadap oknum kiai berinisial AS yang disebut memiliki perilaku tidak wajar terhadap para santriwati.

Tak hanya kepada santriwati gadis, ayah korban mengaku melihat adanya kedekatan yang dianggap melampaui batas dengan wanita yang sudah bersuami. Pengakuan tersebut sontak membuat publik semakin menyoroti dugaan perilaku menyimpang yang terjadi di lingkungan ponpes tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam podcast milik Denny Sumargo yang tayang pada 7 Mei 2026, ayah korban mengungkap bahwa rasa curiganya muncul setelah sering melihat keakraban yang menurutnya tidak biasa antara oknum kiai dengan para santri maupun santriwati yang telah berkeluarga.

“Keakraban si kiai tadi sama santri santriwati yang sudah berkeluarga ya banyak. Jadi kesannya itu terlalu akrab lah gitu,” ujar ayah korban.

Menurutnya, situasi tersebut membuat dirinya mulai merasa ada sesuatu yang janggal di dalam lingkungan pesantren.

Ayah korban kemudian mengungkap dugaan lain yang menurutnya semakin menimbulkan tanda tanya besar. Ia menduga perempuan yang sudah memiliki suami juga kerap dipanggil ke kamar pribadi sang kiai dengan alasan tertentu.

“Wong di situ ya punya suami ya kadang dipanggil di kamarnya untuk mijet. Nemenin di kamar mijet. Entah itu mijet entah apa kan kalau kamar kan tertutup,” lanjutnya.

Pernyataan tersebut disampaikan sebagai bentuk kecurigaan pribadi ayah korban berdasarkan apa yang ia lihat dan dengar selama anak-anaknya berada di lingkungan pesantren tersebut.

Tak hanya membahas soal dugaan perilaku oknum kiai tersebut, ayah korban juga mengungkap rasa kecewa mendalam yang dirasakannya sebagai orang tua.

Ia mengaku selama ini menaruh kepercayaan penuh kepada pesantren tersebut hingga menitipkan keempat anaknya untuk belajar agama di sana.

“Wah, kecewa kecewa. Soalnya saya sudah percaya penuh ya sama Pak ya itu bahwa di situ sampai anak saya empat itu saya taruh di situ semua,” ucap ayah korban.

Rasa kecewa itu semakin besar karena tujuan utamanya menyekolahkan anak di pondok pesantren adalah agar mendapat pendidikan agama dan akhlak yang baik.

Namun menurut pengakuannya, ia justru melihat contoh perilaku yang dinilai bertolak belakang dengan nilai moral yang seharusnya diajarkan di lingkungan ponpes.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saya sebagai orang tua yang saya sesali gitu. Saya percayakan anak saya untuk mondok, untuk menimba ilmu, untuk memperbaiki akhlak anak. Ternyata di situ diberi contoh akhlak-akhlak yang buruk tadi. Saya sebagai orang tua kecewa banget,” pungkas ayah korban.

(anf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Update Kondisi dari Marc Marquez Pasca Crash saat MotoGP Prancis 2026, Sang Juara Bertahan Umumkan Kalau Dirinya...

Update Kondisi dari Marc Marquez Pasca Crash saat MotoGP Prancis 2026, Sang Juara Bertahan Umumkan Kalau Dirinya...

Marc Marquez menyampaikan kabar terbarunya setelah menjalani sukses operasi akibat crash yang ia alami di MotoGP Prancis 2026 di Le Mans, akhir pekan lalu.
Dana Asing Kocar-kacir Usai Pengumuman MSCI, Rp1,1 Triliun Kabur dari Bursa Saat IHSG Ambruk

Dana Asing Kocar-kacir Usai Pengumuman MSCI, Rp1,1 Triliun Kabur dari Bursa Saat IHSG Ambruk

Dana asing kabur Rp1,1 triliun usai pengumuman MSCI 2026. IHSG anjlok lebih dari 1 persen setelah sejumlah saham besar RI didepak dari indeks global.
KPK Geledah Rumah Heri Black Terkait Kasus Bea Cukai, Cium Dugaan Perintangan Penyidikan

KPK Geledah Rumah Heri Black Terkait Kasus Bea Cukai, Cium Dugaan Perintangan Penyidikan

KPK menggeledah rumah pengusaha Heri Black terkait kasus suap Bea Cukai dan mendalami dugaan perintangan penyidikan.
Buntut Viralnya LCC di Kalimantan Barat, MPR Putuskan Final Lomba Cerdas Cermat Diulang

Buntut Viralnya LCC di Kalimantan Barat, MPR Putuskan Final Lomba Cerdas Cermat Diulang

Buntut viralnya  Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar di Kalimantan Barat dan menuai kegaduhan. Kini, MPR RI bakal menggelar ulang final Lomba Cerdas Cermat
Okupansi 78 Persen! KAI Sumut Perkuat Budaya Keselamatan Jelang Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus

Okupansi 78 Persen! KAI Sumut Perkuat Budaya Keselamatan Jelang Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus

Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional I Sumatera Utara mempertegas komitmennya dalam menjaga aspek keselamatan operasional dengan menggelar Apel Safety
Dedi Mulyadi Iseng Ngeprank Tukang Sol di Bandung sampai Ketawa Ngakak, Gubernur Jabar: Mau Ngesol Dua Ratus Ribuan?

Dedi Mulyadi Iseng Ngeprank Tukang Sol di Bandung sampai Ketawa Ngakak, Gubernur Jabar: Mau Ngesol Dua Ratus Ribuan?

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi ngerjain tukang sol di Bandung sampai tertawa ngakak. Momen ini terjadi saat Dedi Mulyadi tertibkan pedagang liar di Bandung.

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Shindy Lutfiana curhat usai dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, mengaku kehilangan pekerjaan dan kecewa rekan sejawat rayakan kejatuhannya. Simak pengakuannya!
John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dikabarkan akan segera mendapatkan lima pemain diaspora tambahan untuk Piala Asia 2027. Kelima pemain tersebut kabarnya adalah permintaan dari pelatih John Herdman.
Tak Lagi Dipanggil Megatron, Megawati Hangestri Punya Julukan Baru dari Korea Usai Gabung Hyundai Hillstate

Tak Lagi Dipanggil Megatron, Megawati Hangestri Punya Julukan Baru dari Korea Usai Gabung Hyundai Hillstate

Kembalinya Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea kembali menjadi sorotan besar media Korea Selatan. Kini, ia tak dipanggil Megatron, melainkan Veteran V-League.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT