GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dedi Mulyadi Datangi Pedagang Terdampak Penertiban, Langsung Beri Uang Tunai dan Borong Bakso Harga Rp2 Juta

Dedi Mulyadi datangi pedagang terdampak penertiban, beri uang tunai hingga borong bakso Rp2 juta demi menjaga ekonomi keluarga tetap berjalan. Simak beritanya!
Kamis, 14 Mei 2026 - 07:25 WIB
Dedi Mulyadi dan Pedagang Bakso
Sumber :
  • tvOnenews.com Edit / YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL

tvOnenews.com - Dedi Mulyadi kembali menunjukkan aksinya mendatangi langsung pedagang terdampak penertiban di Kota Bandung. Di tengah langkah penataan besar-besaran yang dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Dedi justru menunjukkan sisi humanisnya dengan memberikan uang tunai hingga memborong dagangan bakso milik warga.

Momen tersebut langsung mencuri perhatian warganet karena dilakukan di tengah proses penertiban yang belakangan ramai diperbincangkan. Alih-alih hanya melakukan pembongkaran, Dedi Mulyadi terlihat memastikan para pedagang kecil tetap bisa membawa pulang nafkah untuk keluarganya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memang tengah gencar melakukan penataan tata ruang dan kebersihan di Kota Bandung pada Mei 2026. Langkah ini mencakup penertiban pedagang kaki lima (PKL) dan pembongkaran kios liar untuk mengembalikan fungsi trotoar, taman, dan drainase.

Selain itu, Dedi Mulyadi juga fokus memimpin pembongkaran lapak ilegal, pembersihan trotoar, hingga pembenahan sistem pengelolaan sampah kota demi memulihkan fungsi fasilitas publik dan kewibawaan ibu kota provinsi.

Namun di balik penertiban tersebut, Dedi Mulyadi menegaskan bahwa pihaknya tetap mengedepankan sisi kemanusiaan. Hal itu terlihat dalam unggahan Instagram terbaru pada 14 Mei 2026.

“Kami lakukan ini agar tidak ada pihak yang merasa dirugikan. Untuk kemudian, ke depan akan kita lakukan penataan berbasis kultur Kejawabaratan,” tulis Dedi Mulyadi.

Dalam video yang diunggah, Dedi Mulyadi bersama jajaran Pemprov Jawa Barat terlihat turun langsung menemui para pedagang terdampak penertiban. Mereka memberikan santunan uang tunai agar kehidupan ekonomi keluarga para pedagang tetap berjalan selama proses penataan dilakukan.

Salah satu momen yang paling mencuri perhatian terjadi saat Dedi Mulyadi masuk ke sebuah warung bakso milik warga.

“Mana itunya yang tukang warung baksonya mana?” tanya Dedi Mulyadi.

Setelah bertemu pemilik warung bakso, Dedi Mulyadi langsung berbicara tanpa basa-basi mengenai rencana penataan di lokasi tersebut.

“Mas, kita kan mau penataan dulu ya, dan ini nanti kepala dinasnya saya panggil ke sini. Nah nanti takut besok ada penataan ini mas ya,” ujar Dedi Mulyadi.

Tak lama kemudian, Dedi terlihat memberikan amplop kepada pemilik warung bakso sebagai pegangan sementara.

“Jadi nanti saya titip ini dulu, untuk pegangan dulu ya,” ucap Dedi Mulyadi sambil menyerahkan amplop.

Dedi Mulyadi juga sempat berkoordinasi dengan tim Pemprov Jawa Barat terkait data para pedagang yang terdampak.

“Nanti nama-namanya ada kan,” kata Dedi Mulyadi kepada timnya.

Tak berhenti di situ, Dedi Mulyadi juga menemui kakak pemilik warung bakso dan memastikan keluarga tersebut tetap memiliki pegangan selama belum bisa berjualan.

“Tapi saya sudah nitip, pasti kalau dibongkar kan enggak kerja dulu, nanti buat makannya sudah saya titipin,” ujar Dedi Mulyadi.

“Alhamdulillah,” jawab kakak pemilik warung.

Momen haru kembali terjadi ketika keluarga pemilik warung menawarkan agar seluruh dagangan bakso diborong.

“Ini mau diborong pak?” tanya kakak pemilik warung bakso.

“Iya, borong,” jawab Dedi Mulyadi.

Saat ditanya harga seluruh bakso yang tersisa, pemilik warung menyebut nominalnya mencapai sekitar Rp2 juta.

“Baksonya harganya Rp2 jutaan,” kata pemilik warung bakso.

Tanpa berpikir panjang, Dedi Mulyadi langsung membayar seluruh dagangan tersebut.

“Yaudah ini baksonya saya bayar Rp2 juta,” ucap Dedi Mulyadi.

Sebelumnya, Dedi Mulyadi juga pernah menegaskan bahwa penertiban yang dilakukan Pemprov Jawa Barat tidak akan mengorbankan kehidupan pedagang kecil.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kepada para pedagang, kami tidak pernah akan merugikan terhadap para pedagang yang mengalami penertiban. Kami selalu mempertimbangkan aspek-aspek kemanusiaan dan keberlangsungan hidup ekonomi keluarga,” ungkap Dedi Mulyadi.

(anf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

‎Tinggalkan Timnas Indonesia U-17 dan Thailand, Vietnam Jadi Satu-satunya Wakil ASEAN di Piala Dunia 2026

‎Tinggalkan Timnas Indonesia U-17 dan Thailand, Vietnam Jadi Satu-satunya Wakil ASEAN di Piala Dunia 2026

Vietnam menjadi satu-satunya wakil Asia Tenggara atau ASEAN yang berhasil lolos ke Piala Dunia U-17 2026. Kepastian itu didapat setelah Vietnam sukses menembus babak perempat final Piala Asia U-17 usai menang dramatis atas Uni Emirat Arab, Rabu (13/5).
Polda Metro Dipimpin Bintang Tiga, Kompolnas Minta Diimbangi Peningkatan Pelayanan Masyarakat

Polda Metro Dipimpin Bintang Tiga, Kompolnas Minta Diimbangi Peningkatan Pelayanan Masyarakat

Sebab, menurut Anam, Polda Metro Jaya memiliki dinamika sosial hingga politik yang berbeda dengan Polda wilayah lainnya.
35 Tahun Lamanya Trotoar Kota Bandung Dipenuhi Kios Liar, Dedi Mulyadi: Kita Tidak Bisa Terus Membiarkan Kekumuhan Ini

35 Tahun Lamanya Trotoar Kota Bandung Dipenuhi Kios Liar, Dedi Mulyadi: Kita Tidak Bisa Terus Membiarkan Kekumuhan Ini

35 Tahun lamanya trotoar di Kota Bandung dipenuhi kios liar. Melihat hal ini, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi tidak tinggal diam.
Dedi Mulyadi: Uang Rakyat yang Dibayarkan Lewat Pajak Harus Terdistribusi Merata

Dedi Mulyadi: Uang Rakyat yang Dibayarkan Lewat Pajak Harus Terdistribusi Merata

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bicara tegas soal pentingnya distribusi pajak yang transparan.
BNPP RI Tinjau Kesiapan Operasional Terminal Barang Internasional di PLBN Motaain

BNPP RI Tinjau Kesiapan Operasional Terminal Barang Internasional di PLBN Motaain

Sekretaris BNPP RI, Komjen Pol. Makhruzi Rahman bersama Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Irjen Pol. (Purn.) Aan Suhanan tinjau kesiapan operasional TBI di PLBN Motaain
Bukan Artikulasi, Ini Rupanya Alasan Dewan Juri LCC MPR Salahkan Jawaban SMAN 1 Pontianak

Bukan Artikulasi, Ini Rupanya Alasan Dewan Juri LCC MPR Salahkan Jawaban SMAN 1 Pontianak

Penyelenggaran Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI menjadi pembicaraan hangat baru-baru ini.

Trending

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Shindy Lutfiana Al Aziz, MC babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar pernah menjadi peserta ajang Tangerang MC Competition 2025.
Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Josepha Alexandra dan murid SMAN 1 Pontianak, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar dikasi tips penting oleh Gibran Rakabuming Raka.
Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Persoalan sanksi bagi dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat dipastikan belum berakhir. 
Ngaku-ngaku Anaknya Kerja di Pemprov Jabar tapi Gak Digaji-gaji, Ibu-ibu Ini Langsung Disemprot Dedi Mulyadi

Ngaku-ngaku Anaknya Kerja di Pemprov Jabar tapi Gak Digaji-gaji, Ibu-ibu Ini Langsung Disemprot Dedi Mulyadi

Dedi Mulyadi memberikan jawaban tegas ketika dihampiri seorang ibu-ibu yang mengaku anaknya bekerja di Pemprov Jabar tetapi tidak menerima gaji, apa kata KDM?
Dewan Juri Lomba Cerdas Cermat Akhirnya Buka Suara, Akui Anulir Jawaban Peserta Karena Alasan Ini

Dewan Juri Lomba Cerdas Cermat Akhirnya Buka Suara, Akui Anulir Jawaban Peserta Karena Alasan Ini

Dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI akhirnya buka suara usai menuai kritik dari publik usai aksinya yang menganulir jawaban dari peserta SMAN 1 Pontianak.
TRENDING: MC Lomba Cerdas Cermat MPR Diputus Kontrak, hingga Kabar Gembira Dedi Mulyadi Usul Pajak Kendaraan Dihapus

TRENDING: MC Lomba Cerdas Cermat MPR Diputus Kontrak, hingga Kabar Gembira Dedi Mulyadi Usul Pajak Kendaraan Dihapus

Belakangan ini media sosial diramaikan dengan berbagai isu viral. Mulai dari polemik lomba cerdas cermat di Kalimantan Barat, hingga kebijakan Dedi Mulyadi.
Reaksi Tak Terduga Sherly Tjoanda soal Ocha, Salut dengan Siswi SMAN 1 Pontianak itu Punya Cita-cita Tinggi

Reaksi Tak Terduga Sherly Tjoanda soal Ocha, Salut dengan Siswi SMAN 1 Pontianak itu Punya Cita-cita Tinggi

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda ikut berkomentar soal isu yang lagi viral. Ocah yang jadi salah satu peserta cerdas cermat empat pilar disorot
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT