News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Sabtu, 16 Mei 2026 - 04:50 WIB
Gubernur Malut Sherly Tjoanda kunjungi suku Togutil di Tidore Kepulauan
Sumber :
  • Youtube Gub Sherly

tvOnenews.com - Suku Togutil yang bermukim di Desa Koil, Tidore Kepulauan sempat tak percaya jika Gubernur Malut Sherly Tjoanda ingin buatkan pemukiman bagi mereka.

Di depan Sherly Tjoanda, suku Togutil mengatakan jika janji serupa pernah ditawarkan kepada mereka, namun sampai sekarang tak ada realisasinya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada awal bulan Mei 2026 lalu, Gubernur Malut Sherly Tjoanda beserta jajarannya melakukan kunjungan kerja ke Desa Koil, Tidore Kepulauan, Maluku Utara.

Dalam kesempatan itu, istri dari mendiang Benny Laos itu bertemu dengan suku Togutil atau O'Hongana Manyawa yang ditemani oleh Wakapolda Malut dan jajaran Forkopimda.

Sejumlah agenda dilaksanakan Sherly Tjoanda, di antaranya berbagi kebutuhan pokok, pendataan kependudukan, upgrade skill, bantuan kesehatan hingga bangun pemukiman layak.

Kendati demikian, poin terakhir yang diungkapkan gubernur Malut agak diragukan oleh suku Togutil. Mereka khawatir kalau itu hanya sekadar janji saja.

Janji Pemprov Malut Bangun Pemukiman untuk Suku Togutil 

Sherly Tjoanda terlihat gemas dengan anak-anak Suku Togutil di pedalaman Pulau Halmahera
Sherly Tjoanda terlihat gemas dengan anak-anak Suku Togutil di pedalaman Pulau Halmahera
Sumber :
  • YouTube/GubSherly

Bersama Kemensos RI, Gubernur Malut Sherly Tjoanda menjanjikan lahan seluas 5 hektar yang nantinya diperuntukkan sebagai hunian layak bagi suku Togutil.

Di sana, Sherly Tjoanda juga menemui para ibu dari anak-anak suku Togutil. Sang kepala daerah berusia 43 tahun itu pun prihatin lantaran kondisinya yang kurang gizi.

“Kita mau bikin, kasih lahan buat mereka 5 hektar, mau bikin perumahan, nanti modelnya mereka setuju dulu, supaya mereka bisa tinggal menetap, bahan makanan dikasih juga bulanan, terus mereka dikasih lahan untuk diajarin berkebun, beternak, melihara ayam, gitu,“ janji Gubernur Malut, Sherly Tjoanda.

Meski begitu, ucapan dari Sherly Tjoanda tadi langsung ditanggapi oleh suku Togutil. Melalui penerjemah bahasa Tobelo, mereka tak percaya akan janji tersebut. 

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut 

Gubernur Malut Sherly Tjoanda di tengah suku Togutil
Gubernur Malut Sherly Tjoanda di tengah suku Togutil
Sumber :
  • Youtube Gub Sherly

Seorang penerjemah bahasa Tobelo lalu menjelaskan kenapa alasan suku Togutil tak begitu yakin jika Pemprov Malut mau membangun pemukiman bagi mereka.

Pasalnya, beberapa waktu lalu ada pihak yang juga mendatangi suku Togutil dengan janji serupa. Namun kata mereka, tak ada realisasinya sampai detik ini.

“Mereka takut ibu tak bisa bikin rumah seperti sedia kala, tipu-tipu katanya,” kata sang penerjemah.

“Kita bikin lebih bagus,“ tegas Gubernur Malut Sherly Tjoanda.

“Pernah ada yang datang mau bilang bikin tapi ternyata tidak,“ lanjut si penerjemah tadi.

Sikap Sherly Tjoanda terhadap Keraguan Suku Togutil

Sherly Tjoanda menduga salah satu anak Suku Togutil mengidap gizi buruk bahkan stunting
Sherly Tjoanda menduga salah satu anak Suku Togutil mengidap gizi buruk bahkan stunting
Sumber :
  • YouTube/GubSherly

Sherly Tjoanda lalu menjelaskan secara perlahan-lahan akan janjinya itu. Ia mengatakan jika kementerian sosial sudah mengirimkan perwakilan untuk mendata suku Togutil.

Pada kesempatan itu juga, ibu tiga anak tersebut menuturkan bahwa anggaran untuk membangun pemukiman bagi suku Togutil sudah disiapkan.

Satu dari sedikit kepala daerah perempuan di Indonesia tersebut lantas menerangkan kalau setiap kepala keluarga di suku Togutil harus punya KTP untuk dibangunkan rumah yang layak huni.

“Dari kementerian sosial sudah kirim pak direkturnya dari pusat jakarta langsung datang lihat tanah, pastikan sudah ada KTP-nya, anggarannya sudah ada, mau bangun pemukiman untuk suku Togutil, ini yang punya duit dari kementerian sosial,” tegasnya.

Selain itu, Sherly Tjoanda juga menyoroti bagaimana anak-anak suku Togutil mengalami kurang gizi. Ia menjanjikan bakal ada petugas kesehatan yang datang ke tempat tinggal O'Hongana Manyawa.

“Kemudian saya lihat anak-anaknya banyak yang kurang gizi. Jadi nanti petugas kesehatan akan datang untuk periksa mereka semua. Nanti dikasih susu dan vitamin untuk perbaikan gizi,“ pungkasnya.

(han)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mulai Operasikan 9 Gardu JPL, KAI Properti Dukung Kesiapan Pengamanan Pelintasan

Mulai Operasikan 9 Gardu JPL, KAI Properti Dukung Kesiapan Pengamanan Pelintasan

KAI Properti mulai mengoperasikan sembilan gardu Jalur Pelintasan Langsung (JPL) pada 9 Oktober 2026.
Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Berawal dari sekadar mengikuti teman, seorang buruh pabrik di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, berhasil mengembangkan usaha budidaya kelinci hias jenis Rex.
Kasus Dugaan Penipuan Emas: 86 Korban Lapor ke Bareskrim, Modus Pre-Order hingga Nama Kirana Larasati dan Jennifer Coppen Terseret

Kasus Dugaan Penipuan Emas: 86 Korban Lapor ke Bareskrim, Modus Pre-Order hingga Nama Kirana Larasati dan Jennifer Coppen Terseret

Ada beberapa hal yang menjadi sorotan dalam dugaan kasus penipuan emas antara lain puluhan korban melapor, adanya modus sistem pre-order hingga nama artis Kirana Larasati dan Jennifer Coppen terseret.
Jelang Hadapi PSIM, Shin Tae-yong Ungkap Dampak Pemanggilan 5 Pemain Persija ke Timnas Indonesia

Jelang Hadapi PSIM, Shin Tae-yong Ungkap Dampak Pemanggilan 5 Pemain Persija ke Timnas Indonesia

‎Persija dijadwalkan menghadapi PSIM Yogyakarta pada pekan keempat Super League 2026/2027. Pertandingan tersebut akan berlangsung di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu (10/10/2026).
Program CPCL Jadi Fokus Kemitraan PT SGN dengan Petani Tebu

Program CPCL Jadi Fokus Kemitraan PT SGN dengan Petani Tebu

PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) memperkuat kemitraan dengan petani tebu melalui program Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL).
Mario Aji Evaluasi Hasil Sesi Free Practice, Bognkar Masalah Jelang Moto2 Mandalika

Mario Aji Evaluasi Hasil Sesi Free Practice, Bognkar Masalah Jelang Moto2 Mandalika

Mario Aji menilai gaya membalap menjadi bagian yang perlu diperbaiki sebelum menghadapi kualifikasi dan balapan Moto2 Mandalika.

Trending

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Upaya Putus Rantai Kemiskinan, Pemerintah Genjot Pembangunan Sekolah Rakyat

Upaya Putus Rantai Kemiskinan, Pemerintah Genjot Pembangunan Sekolah Rakyat

Pemerintah Indonesia terus menggenjot pemerataan akses pendidikan di seluruh wilayah melalui program Sekolah Rakyat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT