GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Melanie Subono Sentil Sikap Dewan Juri LCC Kalbar yang Enggan Minta Maaf: Anak Kecil Aja Tahu, Bukan Urusan Instansi

MPR RI memberikan pernyataan untuk menanggapi desakan publik kepada dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) di Kalimantan Barat untuk memberikan permintaan maaf.
Senin, 18 Mei 2026 - 04:50 WIB
Juri dan MC Lomba Cerdas Cermat MPR RI dinonaktifkan
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com/ Tangkapan Layar YouTube MPRGOID

tvOnenews.com - MPR RI telah memberikan pernyataan untuk menanggapi desakan publik kepada dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) di Kalimantan Barat untuk memberikan permintaan maaf.

Polemik perbedaan pemberian nilai kepada peserta Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat berbuntut panjang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah ramainya sorotan publik mengenai polemik tersebut, MPR segera memberikan permohonan maaf hingga klarifikasi resmi.

Namun, Ketua MPR RI, Ahmad Muzani mengatakan para juri tidak perlu memberikan permohonan maaf secara pribadi karena telah disampaikan secara kelembagaan.

Hal ini sangat disayangkan oleh banyak pihak, salah satunya Melanie Subono yang turut menyoroti hal ini.

Melanie Subono Sentil Dewan Juri

Seorang Aktivis sekaligus musisi, Melanie Subono sangat menyayangkan sikap MPR untuk tidak membiarkan dewan juri memberikan permintaan maaf secara langsung.

Berdasarkan penuturannya melalui YouTube Kompas TV, Melanie mengatakan permintaan maaf itu sangat menunjukkan kepribadian seseorang.

“Menurut mereka minta maaf itu sudah diwakili instansi, tidak perlu lagi secara pribadi itu kan sudah menunjukkan bahwa anak-anak ini mempunyai kepribadian yang jauh lebih dewasa dan jauh lebih santun daripada yang dewasa,” ungkap Melanie Subono.

Aktivis sekaligus musisi, Melanie Subono
Aktivis sekaligus musisi, Melanie Subono
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube Ferdy ELEMENT

“Tidak perlu memiliki jabatan tertentu untuk bisa lebih santun dan mengerti perasaan orang lain. Mungkin untuk mereka itu sekedar ‘oh iya minta maaf kan sudah tadi’, siapa yang tahu anak-anak ini ikut acara ini karena punya mimpi besar,” sambungnya menjelaskan.

Melanie memberikan apresiasi terhadap apa yang dilakukan oleh siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra, menurutnya aksi tersebut merupakan karakter yang bagus.

Sebab, dalam kesempatan itu Melanie Subono sangat menyayangkan tentang minimnya pendidikan karakter pada bangsa ini.

Menurutnya pendidikan bukan hanya sekedar memiliki ijazah, tetapi pentingnya membangun karakter sejak dini.

“Di beberapa negara lain, kita baru diajarkan baca tulis pada kelas 1 atau kelas 2 SD. sebelumnya kita hanya diajarkan karakter. Sementara kita disini mau masuk SD sudah harus bisa baca tulis, karakter kita berantakan,” ujarnya.

Dirinya merasa prihatin dengan keputusan MPR RI dan dewan juri untuk tidak memberikan permintaan maaf secara langsung.

Pasalnya, menurut Melani permintaan maaf merupakan hal spontan yang bukan diwakili oleh siapapun jika melakukan kesalahan.

“Saya sedih, karena hari ini kita memperdebatkan mengenai permintaan maaf. Itu bahkan hal yang tidak perlu didebatkan. Anak kecil saja sudah tahu, minta maaf is minta maaf itu bukan urusan instansi atau siapapun. Salah ya minta maaf, titik,” sindir Melanie.

“Menurut saya minta maaf itu bukan pertanyaan, itu adalah hal spontan yang harusnya bisa keluar dari mulut kita. Seperti minta maaf, terima kasih, tolong,” pungkasnya.

Ketua MPR Sebut Juri Tak Perlu Minta Maaf

Sebelumnya, Ketua MPR RI Ahmad Muzani menyatakan jika dua dewan juri LCC Empat Pilar MPR RI ini tidak perlu meminta maaf terkait kekeliruan penilaian mereka.

Kedua juri tersebut yaitu Kepala Biro Pengkajian Konstitusi Sekretariat Jenderal MPR RI, Dyastasita Widya Budi dan Kepala Bagian Sekretariat Badan Sosialisasi MPR RI, Indri Wahyuni.

“Di lembaga MPR kan sudah disampaikan oleh Sekjen. Salah satu pimpinan kita sudah menyampaikan permohonan maaf, jadi itu sudah mewakili keseluruhan termasuk juri, karena ini adalah kegiatan kelembagaan bukan kegiatan perorangan,” ungkap Ahmad Muzani dalam konferensi pers, Jakarta, Rabu (13/5/2026).

Walau demikian, Ahmad Muzani menegaskan kedua juri telah dimintai klarifikasi terkait polemik ini.

(kmr)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Makna Dibalik Logo HUT RI ke-81 Hasil Karya Pemuda Asal Padang

Makna Dibalik Logo HUT RI ke-81 Hasil Karya Pemuda Asal Padang

Hari ini, 17 Agustus 2026 menjadi Hari Kemerdekaan Republik Indonesia atau HUT RI ke-81. Berikut penjelasan asal-usul logonya yang memiliki makna mendalam.
Pesan Mensesneg di HUT ke-81 RI: Kerja Keras dan Pengabdian untuk Indonesia Berdaulat

Pesan Mensesneg di HUT ke-81 RI: Kerja Keras dan Pengabdian untuk Indonesia Berdaulat

Mensesneg Prasetyo Hadi menyampaikan pesan penting di momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Pimpin Upacara HUT ke-81 RI di Bakrie Group, Anindya Bakrie Sampaikan Duka Cita Atas Musibah Gempa Bumi di NTT

Pimpin Upacara HUT ke-81 RI di Bakrie Group, Anindya Bakrie Sampaikan Duka Cita Atas Musibah Gempa Bumi di NTT

Upacara ini dipimpin langsung oleh CEO PT Visi Media Asia (VIVA) sekaligus CEO PT Bakrie Global Venture Anindya Novyan Bakrie. 
Detik-detik Kereta Kencana Garuda Prabayaksa Bawa Sang Saka Merah Putih dan Teks Proklamasi ke Istana

Detik-detik Kereta Kencana Garuda Prabayaksa Bawa Sang Saka Merah Putih dan Teks Proklamasi ke Istana

Berdsarkan pantauan secara daring kereta kencana tampak mengantar bendera pusaka dan naskah proklamasi dengan dibawa oleh Purna Paskibraka Duta Pancasila 2025.
Perwira Inspiratif Ini Ungkap Makna Pemimpin Sesungguhnya di Hadapan Siswa SMA Labschool Kebayoran

Perwira Inspiratif Ini Ungkap Makna Pemimpin Sesungguhnya di Hadapan Siswa SMA Labschool Kebayoran

Dalam kesempatan itu, pria yang akrab disapa Ibas ini mengajak para siswa memahami bahwa kepemimpinan bukan sekadar jabatan, melainkan amanah dan kepercayaan.
Polisi Temukan 1,6 Ton Pasir Timah Ilegal di Belitung yang Disamarkan dalam Karung Beras

Polisi Temukan 1,6 Ton Pasir Timah Ilegal di Belitung yang Disamarkan dalam Karung Beras

Tim gabungan Kepolisian Daerah (Polda) Bangka Belitung bersama Satuan Pelaksana (Satlap) Tricakti berhasil menemukan puluhan karung berisi pasir timah tanpa dokumen sah.

Trending

Jadwal Drawing Pembagian Grup AFC Challenge League 2026-2027: Borneo FC Segel Status Tuan Rumah, Jangan Sampai Persib Gabung

Jadwal Drawing Pembagian Grup AFC Challenge League 2026-2027: Borneo FC Segel Status Tuan Rumah, Jangan Sampai Persib Gabung

Berstatus sebagai runner up Super League 2025-2026, Borneo FC akan bertindak sebagai tuan rumah babak penyisihan grup. 
PLN Berhasil Pulihkan Sebagian Besar Kelistrikan Flores Pascabencana Gempa NTT

PLN Berhasil Pulihkan Sebagian Besar Kelistrikan Flores Pascabencana Gempa NTT

Setelah seluruh 11 Gardu Induk (GI) terdampak gempa berhasil dipulihkan dan pasokan utama telah normal, PLN melanjutkan pemulihan jaringan distribusi hingga ke titik pelanggan.
Jadwal Drawing AFC Champions League Two 2026-2027, Nasib Persib Bandung Ditentukan Sebelum Laga Play Off ACL Two

Jadwal Drawing AFC Champions League Two 2026-2027, Nasib Persib Bandung Ditentukan Sebelum Laga Play Off ACL Two

Persib Bandung kembali menjadi wakil Indonesia untuk tampil di kasta kedua Liga Champions Asia, AFC Champions League Two 2026-2027. 
Penggerebekan Kasino di Nagoya Batam, 197 Orang Diamankan Mulai dari WNI hingga WNA

Penggerebekan Kasino di Nagoya Batam, 197 Orang Diamankan Mulai dari WNI hingga WNA

Sebanyak 197 orang diamankan dalam penggerebekan dugaan perjudian jenis kasino di kawasan Nagoya, Batam, pada Sabtu (15/8/2026).
13.859 Personel Gabungan Diterjunkan, Amankan HUT ke-81 RI di Istana Negara-Monas

13.859 Personel Gabungan Diterjunkan, Amankan HUT ke-81 RI di Istana Negara-Monas

Ribuan personel gabungan dikerahkan dalam rangka pengamanan rangkaian acara kegiatan peringatan HUT ke-81 RI di sejumlah wilayah Jakarta mulai dari Istana Negara hingga Monas.
Korban Meninggal Gempa M7.7 Flores NTT Capai 53 Orang

Korban Meninggal Gempa M7.7 Flores NTT Capai 53 Orang

BNPB melaporkan  korban meninggal dunia akibat gempa Magnitudo 7,7 di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) bertambah menjadi 53 orang.
Ketika Merah Putih Berkibar di Dasar Laut Pulau Biak, Papua untuk Mengingat Sejarah Penting Indonesia

Ketika Merah Putih Berkibar di Dasar Laut Pulau Biak, Papua untuk Mengingat Sejarah Penting Indonesia

Tri Tito Karnavian bersama Bupati Biak Numfor Markus Mansnembra serta para pengurus Wanita Selam Indonesia (WASI) dan penyelam setempat melaksanakan upacara dan parade bendera Merah Putih di bawah laut Pulau Biak, Papua.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT