GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dedi Mulyadi Kaget Tiba-tiba Didatangi Pendeta dan Akademisi Papua, KDM: Saya Gubernur Jabar, Bukan Menteri

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi kaget karena tiba-tiba didatangi pendeta dan akademisi dari Papua. Dedi Mulyadi heran padahal dirinya bukan menteri, hanya gubernur
Senin, 18 Mei 2026 - 10:06 WIB
Kang Dedi Mulyadi (KDM) Gubernur Jawa Barat
Sumber :
  • Kolase

tvOnenews.com - Dedi Mulyadi terkejut karena tiba-tiba didatangi pendeta dan akademisi dari Papua di Lembur Pakuan.

Kedatangan perwakilan dari Papua ini tentu menjadi momen yang cukup langka bagi Gubernur Jawa Barat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bahkan Dedi Mulyadi sempat bertanya-tanya, ada urusan apa sampai mereka rela jauh-jauh pergi untuk bertemu dengan Gubernu Jabar.

"Apa ini datang ke saya?" tanya Dedi Mulyadi terkejut, seperti dilansir tvOnenews.com dari kanal YouTube pribadi KDM.

Dedi Mulyadi menegaskan kembali bahwa ia hanyalah Gubernur Jawa Barat.

"Saya Gubenur Jabar, bukan menteri saya," tegas Dedi Mulyadi.

"Apa ini?" lanjutnya.

Perwakilan pendeta dan akademisi dari Papua tersebut kemudian memperkenalkan diri dan menjelaskan maksud serta tujuannya datang ke kediaman Dedi Mulyadi.

"Saya Laus Romayom, Ketua Analisis Papua Strategis, saya bekerja sebagai dosen di Fakultas Hubungan Internasional, Universitas Cenderawasih," ujar perwakilan dari Papua tersebut.

Lebih lanjut, Laus Romayom menjelaskan terkait rencana besar yang dipersiapkan oleh timnya saat ini.

"Tahun ini kita mengusung tema inovasi pembangunan Papua berbasis etnoscience," kata Laus Romayom.

Dedi Mulyadi nampak tertarik dengan gagasan yang disampaikan Laus Romayom terkait inovasi pembangunan Papua.

"Wah etnoscience, keren banget," ujar Dedi Mulyadi.

Laus Romayom kembali menerangkan bahwa timnya berupaya menciptakan sebuah inovasi pembangunan bagi Papua dengan berbasis pada kearifan lokal yang ada di sana.

"Kami ingin Papua tidak hanya dibangun dengan pendekatan keamanan, kami ingin melihat model pembangunan yang berbasis pada kearifan lokal," ungkap Laus Romayom.

Berdasarkan visi besar tersebut, Laus Rumayom melihat Dedi Mulyadi sebagai pemimpin yang inspiratif.

"Dan ketika kami lihat, ikuti semua media sosial dan melihat sosok pemimpin yang memberikan inspiratif, bukan saja perubahan tapi mempertahankan eksistensi budaya, itu kami lihat ada di Kang Dedi di Jawa Barat," ungkap Laus Romayom.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk itulah Laus Romayom rela jauh-jauh datang dari Papua demi mengundang Dedi Mulyadi secara langsung agar dapat menjadi pembicara utama dalam sebuah pembukaan konferensi.

"Oleh sebab itu kami datang, pertama kami menyampaikan undangan untuk Kang Dedi, tanggal 27 Mei," ujar Laus Romayom.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Volimania Heboh, Farhan Halim Punya Julukan Baru dari FIVB Usai Tampil Gemilang di Final AVC Champions League 2026

Volimania Heboh, Farhan Halim Punya Julukan Baru dari FIVB Usai Tampil Gemilang di Final AVC Champions League 2026

Pemain Jakarta Bhayangkara Presisi, Farhan Halim memiliki julukan baru dari Federasi Bola Voli Internasional (FIVB) usai tampil gemilang di AVC Champions League 2026.
Dedi Mulyadi Nyanyi “Isabella” Bareng Amy Search, Aksinya Tuai Sorotan Warganet: Liriknya Menjiwai Sekali Pak

Dedi Mulyadi Nyanyi “Isabella” Bareng Amy Search, Aksinya Tuai Sorotan Warganet: Liriknya Menjiwai Sekali Pak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mencuri perhatian usai tampil bernyanyi bersama Amy Search membawakan lagu “Isabella” dengan aransemen dangdut yang unik.
Resmi! Calvin Verdonk Beri Kabar Baik untuk John Herdman Jelang FIFA Matchday, Timnas Indonesia Segera Ciptakan Sejarah

Resmi! Calvin Verdonk Beri Kabar Baik untuk John Herdman Jelang FIFA Matchday, Timnas Indonesia Segera Ciptakan Sejarah

Calvin Verdonk resmi memberikan kabar baik untuk pelatih Timnas Indonesia, John Herdman. Sejarah ada di depan mata untuk segera tercipta.
Wajahnya Sering Dirias, Gubernur Sherly Tjoanda Ungkap Cara Simpel Agar Tidak Mudah Jerawatan

Wajahnya Sering Dirias, Gubernur Sherly Tjoanda Ungkap Cara Simpel Agar Tidak Mudah Jerawatan

Sherly Tjoanda ungkap kebiasaan simpel agar tidak mudah jerawatan meski wajahnya hampir setiap hari dirias untuk acara resmi. Simak berita lengkapnya!
Tok! UU Hukuman Mati untuk Teroris Resmi Berlaku di Israel

Tok! UU Hukuman Mati untuk Teroris Resmi Berlaku di Israel

Kepala Komando Pusat Israel, Mayjen Avi Bluth, telah menandatangani amandemen dekrit keamanan Tepi Barat terkait undang-undang parlemen Israel yang baru disahkan tentang hukuman mati bagi teroris.
Aktif Bangun Komunikasi dan Konsolidasi, Kader Muda Dorong Demokrat NTB Tetap Solid dan Dekat dengan Rakyat

Aktif Bangun Komunikasi dan Konsolidasi, Kader Muda Dorong Demokrat NTB Tetap Solid dan Dekat dengan Rakyat

Tokoh muda Partai Demokrat Gema Ahmad Muzakir terus aktif membangun komunikasi dan konsolidasi bersama kader Partai Demokrat di berbagai wilayah Nusa Tenggara Barat. 

Trending

Terpopuler Kemarin: Sherly Tjoanda Kirim 100 Ekor Sapi, KDM Minta Ubah Pandangan soal Situs Sunda, Sikap Tegas SMAN 1 Pontianak

Terpopuler Kemarin: Sherly Tjoanda Kirim 100 Ekor Sapi, KDM Minta Ubah Pandangan soal Situs Sunda, Sikap Tegas SMAN 1 Pontianak

Terpopuler kemarin: Sherly Tjoanda kirim 100 ekor sapi, KDM minta ubah pandangan soal situs Sunda, hingga reaksi warganet atas sikap tegas SMAN 1 Pontianak.
KDM Tiba-Tiba Minta Maaf ke Warga Jawa Barat usai Puncak Kirab Mahkota Binokasih di Bandung: Saya Mohon Maaf

KDM Tiba-Tiba Minta Maaf ke Warga Jawa Barat usai Puncak Kirab Mahkota Binokasih di Bandung: Saya Mohon Maaf

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) tiba-tiba minta maaf ke warga Jawa Barat usai puncak Kirab Mahkota Binokasih di Kota Bandung. Ada apa?
Melanie Subono Sentil Sikap Dewan Juri LCC Kalbar yang Enggan Minta Maaf: Anak Kecil Aja Tahu, Bukan Urusan Instansi

Melanie Subono Sentil Sikap Dewan Juri LCC Kalbar yang Enggan Minta Maaf: Anak Kecil Aja Tahu, Bukan Urusan Instansi

MPR RI memberikan pernyataan untuk menanggapi desakan publik kepada dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) di Kalimantan Barat untuk memberikan permintaan maaf.
Trend Terpopuler: Pengakuan Josepha Alexandra Dipanggil ke Istana, hingga Cerita Sherly Tjoanda Jatuh Cinta Pada Benny Laos

Trend Terpopuler: Pengakuan Josepha Alexandra Dipanggil ke Istana, hingga Cerita Sherly Tjoanda Jatuh Cinta Pada Benny Laos

pengakuan siswi SMAN 1 Pontianak setelah dipanggil ke Istana. kisah Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda pertama kali jatuh cinta dengan mendiang Benny Laos
Sherly Tjoanda Ungkap Alasan Selalu Tampil Cantik di Hadapan Publik: Almarhum Suami Saya Suka Tanya Soal Ini

Sherly Tjoanda Ungkap Alasan Selalu Tampil Cantik di Hadapan Publik: Almarhum Suami Saya Suka Tanya Soal Ini

Gubernur Sherly Tjoanda ungkap alasan selalu tampil cantik di hadapan publik, bahkan katanya almarhum suaminya suka menanyakan soal itu.
Shindy Lutfiana Angkat Bicara Usai Diserang Netizen Imbas Lomba Cerdas Cermat Kalbar: DM-nya Bawa-bawa Fisik dan Anak

Shindy Lutfiana Angkat Bicara Usai Diserang Netizen Imbas Lomba Cerdas Cermat Kalbar: DM-nya Bawa-bawa Fisik dan Anak

Buntut polemik Lomba Cerdas Cermat yang digelar di Kalimantan Barat masih menjadi perhatian publik. Pernyataan yang dilontarkan MC dinilai memperkeruh suasana
LCC MPR Rutin Digelar, Federasi Serikat Guru Indonesia Sebut Juri Tak Belajar dari Pengalaman: Makin Tidak Profesional

LCC MPR Rutin Digelar, Federasi Serikat Guru Indonesia Sebut Juri Tak Belajar dari Pengalaman: Makin Tidak Profesional

Publik masih memberi perhatian pada polemik Lomba Cerdas Cermat diselenggarakan oleh MPR RI. Amarah publik meluap saat Dewan Juri tidak memberi permohonan maaf
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT