News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sherly Tjoanda Terkejut Harga Beras Melonjak, Gubernur Malut itu Langsung Tegur Pedagang yang Naikkan Harga

Viral video Sherly Tjoanda dimedia sosial (Medsos) yang berkunjung ke Pasar untuk mengecek harga beras dan minyal goreng.
Kamis, 21 Mei 2026 - 16:16 WIB
Sherly Tjoanda dan Pedagang Sembako
Sumber :
  • dok.kolase tvOnenews.com/ tiktok Sherly Tjoanda

Jakarta, tvOnenews.com- Viral video Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda yang berkunjung ke Pasar untuk mengecek langsung harga sembako. 

Ternyata videonya berasal dari media sosial (Medsos) pribadinya, seperti akun Tiktoknya @sherlytjoanda. Dia berkunjung untuk memastikan harga beras dan minyak goreng menjual tidak terlalu tinggi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda
Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda
Sumber :
  • Instagram @s_tjo

Gubernur Malut bernama lengkap Sherly Tjoanda Laos itu terkejut karena tahu harga jual beras dan minyak dianggap tinggi dari yang disepakati bersama Bulog. 

Dalam videonya, Sherly menyentil harga beras seharusnya hanya menjadi Rp 67 ribu, malah dijual mencapai Rp 73 ribu.

"Nggak ada yang jual beras SPHP berapa harganya?," tanyanya, dikutip dari Tiktoknya, Kamis (21/5). 

"Ada, berapa (harga) 73 bukannya, segitu," jawab penjual.

"Bukannya, harusnya HET-nya cuma Rp 67 ribu. Ou begitu, berarti nanti saya suruh Bulog langsung masuk ke Pasar ya," jawab tegas Sherly Tjoanda.

Lebih lanjut kata Gubernur Malut tersebut, seharusnya harga yang masuk ke pedagang akan jauh lebih murah. Apabila Bulog langsung ke Pedagang dengan harga start hanya Rp58 ribuan.

"Jadi nanti jualnya hanya Rp 67 ribu paling tinggi," ucap Gubernur Maluku Utara itu saat berkunjung ke Pasar Galala Sofifi.

Diketahui video tersebut saat ia berkunjung ke Pasar Galala Sofifi pada beberapa waktu lalu. Tujuannnya untuk bergerak cepat menjaga stabilitas ekonomi rumah tangga.

Dengan meluncurkan sekaligus memonitoring langsung pendistribusian minyak goreng subsidi "Minyakita" dan beras Bulog SPHP di Pasar.

Sherly Tjoanda dan Pedagan Sembako
Sherly Tjoanda dan Pedagan Sembako
Sumber :
  • dok.kolase tvOnenews.com/ tiktok Sherly Tjoanda

Dengan begitu, Gubernur Sherly menegaskan bahwa kehadiran pemerintah adalah untuk menjamin hak konsumen rumah tangga. 

Dia juga memberikan peringatan keras kepada para pedagang agar tidak mengambil keuntungan tidak wajar dari barang yang telah disubsidi negara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Wajib jual di harga HET (Harga Eceran Tertinggi) Rp15.700. Kalau ada yang jual di atas itu, lapor! Satu orang hanya boleh beli maksimal 2 liter agar terjadi pemerataan," tegas Gubernur Sherly di hadapan warga yang antusias, dikutip dari Malutprov.

Kemudian, ia juga mengimbau warga agar tetap tenang dan tidak melakukan aksi borong (panic buying). Sehingga stok yang tersedia dapat dinikmati secara merata oleh seluruh keluarga membutuhkan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Postingan Terbaru Herri Pras Usai Rumahnya Didatangi Sekelompok OTK: Kutip Hadis Nabi

Postingan Terbaru Herri Pras Usai Rumahnya Didatangi Sekelompok OTK: Kutip Hadis Nabi

Setelah mendapat intimidasi dari OTK, Herri Pras mengutip hadis Bukhari Muslim soal definisi orang kuat yang mampu menahan amarahnya, bukan yang jago bertarung.
Hyundai Hillstate Resmi Rilis Nomor Punggung untuk V-League: Angka 88 Melekat di Jersi Megawati Hangestri

Hyundai Hillstate Resmi Rilis Nomor Punggung untuk V-League: Angka 88 Melekat di Jersi Megawati Hangestri

Megawati Hangestri dan Jordan Wilso masing-masing akan memakai identitas baru setelah Hyundai Hillstate merilis nomor punggung jersi jelang V-League sore nanti.
Sopir Truk Molen Jadi Tersangka Kecelakaan yang Tewaskan 6 Warga di Bekasi, Terancam Bui 6 Tahun

Sopir Truk Molen Jadi Tersangka Kecelakaan yang Tewaskan 6 Warga di Bekasi, Terancam Bui 6 Tahun

Kronologi kecelakaan bermula saat truk bernomor polisi B 9548 MV yang dikemudikan TM melaju dari arah Universitas Islam 45 (Unisma) Bekasi menuju Rawa Panjang. 
Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

AKBP Andika Dharma Sena resmi dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kapolres Sukoharjo. Penonaktifan tersebut merupakan buntut kasus penggeledahan ponpes putri
Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Berikut profil hingga rekam jejak kasus ditangani AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang dicopot karena polemik penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.
Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Pengusaha Ferry "Boboho" Yanto Hongkiriwang dalam sidang menyebut pernah diperintah Febrie  untuk meminta uang senilai Rp50 miliar dari pengusaha Tan Kian.

Trending

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

PT Jasa Raharja (Persero) pun menyerahkan santunan kepada ahli waris dua korban meninggal dunia yakni Siti Habibah dan anaknya Adisha Raiqa Shafiya.
Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Berikut profil hingga rekam jejak kasus ditangani AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang dicopot karena polemik penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.
Sopir Truk Molen Jadi Tersangka Kecelakaan yang Tewaskan 6 Warga di Bekasi, Terancam Bui 6 Tahun

Sopir Truk Molen Jadi Tersangka Kecelakaan yang Tewaskan 6 Warga di Bekasi, Terancam Bui 6 Tahun

Kronologi kecelakaan bermula saat truk bernomor polisi B 9548 MV yang dikemudikan TM melaju dari arah Universitas Islam 45 (Unisma) Bekasi menuju Rawa Panjang. 
Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Pengusaha Ferry "Boboho" Yanto Hongkiriwang dalam sidang menyebut pernah diperintah Febrie  untuk meminta uang senilai Rp50 miliar dari pengusaha Tan Kian.
Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Modus perekrutan WNI TPPO sebagai tentara bayaran di Rusia ternyata dipromosikan melalui media sosial TikTok, Facebook, serta grup info loker oleh dua tersangka
Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

AKBP Andika Dharma Sena resmi dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kapolres Sukoharjo. Penonaktifan tersebut merupakan buntut kasus penggeledahan ponpes putri
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT