GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dedi Mulyadi Kecewa Lihat Trotoar Baru Dekat Rumahnya Malah Berantakan Akibat Galian Kabel: Harusnya Direncanakan

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meluapkan kekesalannya saat menemukan trotoar yang baru saja dipercantik kembali dibongkar akibat proyek pemasangan kabel.
Rabu, 27 Mei 2026 - 11:30 WIB
Kang Dedi Mulyadi (KDM) Gubernur Jawa Barat
Sumber :
  • YouTube

tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meluapkan kekesalannya saat menemukan trotoar yang baru saja dipercantik kembali dibongkar akibat proyek pemasangan kabel bawah tanah di wilayah Subang.

Momen tersebut terekam dalam video yang diunggah melalui kanal YouTube pribadinya dan langsung menarik perhatian masyarakat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam video itu, Dedi terlihat kecewa melihat trotoar yang sebelumnya telah tertata rapi kini kembali rusak karena pekerjaan penggalian yang dilakukan di sepanjang jalur pedestrian.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menegur pekerja proyek galian fiber optik.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menegur pekerja proyek galian fiber optik.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / tangkapan layar Youtube Kang Dedi Mulyadi Channel

Menurut Dedi, kondisi tersebut menunjukkan lemahnya koordinasi dan perencanaan antar pihak yang terlibat dalam pembangunan infrastruktur.

Ia mempertanyakan mengapa proyek pemasangan kabel tidak dilakukan bersamaan dengan proses pembangunan trotoar sejak awal.

"Galian lagi, galian lagi, sudah bagus bongkar lagi, sudah bagus bongkar lagi," ujar Dedi Mulyadi dalam kanal YouTube pribadinya.

Pria yang akrab disapa KDM itu menilai pekerjaan seperti ini seharusnya bisa direncanakan dengan lebih matang agar tidak mengakibatkan pemborosan anggaran maupun kerusakan fasilitas publik yang baru selesai dibangun.

Kang Dedi Mulyadi (KDM)
Kang Dedi Mulyadi (KDM)
Sumber :
  • YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL

Ia menyarankan agar proyek pemasangan kabel bawah tanah dikoordinasikan sejak tahap awal pembangunan trotoar sehingga proses pengerjaan dapat dilakukan bersamaan.

Dengan cara tersebut, biaya pekerjaan dinilai lebih efisien dan hasil pembangunan tidak perlu dirusak kembali.

"Gimana ke depan coba dibikin terencana. Yang bikin galian kabel bawah tanah, menggalinya bareng waktu bikin trotoar biar biaya galinya lebih murah dan bisa bareng-bareng kerjanya, tidak begini," ungkap KDM.

Kekesalan Dedi semakin terlihat ketika menyaksikan bagian trotoar yang sudah tertata rapi berubah menjadi area galian yang dipenuhi tanah dan material proyek.

Ia bahkan sempat mempertanyakan keberadaan mandor yang bertanggung jawab atas pekerjaan tersebut.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).
Sumber :
  • Antara

Selain menyoroti perencanaan proyek, Dedi juga mengaku kecewa karena pihak pelaksana tidak berkoordinasi terlebih dahulu sebelum memulai pekerjaan.

"Dan enggak bilang dulu, kan saya tuh rumahnya di sini, harusnya bilang dulu," ucap Dedi Mulyadi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak hanya itu, Dedi turut memberikan sejumlah masukan terkait metode pengerjaan proyek kabel bawah tanah.

Salah satunya adalah memanfaatkan jalur saluran air atau infrastruktur yang sudah tersedia sehingga tidak perlu membongkar seluruh area trotoar.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sejumlah Barang Inventaris Milik Karang Taruna di Jakarta Pusat Dicuri, Ada Alat Musik hingga Alat Sablon

Sejumlah Barang Inventaris Milik Karang Taruna di Jakarta Pusat Dicuri, Ada Alat Musik hingga Alat Sablon

Sejumlah barang inventaris milik Karang Taruna di Kelurahan Bungur, Jakarta Pusat, dicuri. 
Ruben Onsu: Dulu Gelut Sama Masalah Enggak Kelar-kelar, Kini Hidupnya Beda Setelah Mualaf

Ruben Onsu: Dulu Gelut Sama Masalah Enggak Kelar-kelar, Kini Hidupnya Beda Setelah Mualaf

Ruben Onsu ungkap perbedaan hidupnya setelah mualaf dan alasan ia dalami Islam 4 tahun sebelum resmi mengucap dua kalimat syahadat. Simak pengakuannya!
Kasus Pembunuhan Wanita yang Jasadnya Dibuang dari Atas Tol Yasmin Bogor Terpecahkan, Polisi: Menurut Pengakuan Tersangka, Korban Sempat Bergerak

Kasus Pembunuhan Wanita yang Jasadnya Dibuang dari Atas Tol Yasmin Bogor Terpecahkan, Polisi: Menurut Pengakuan Tersangka, Korban Sempat Bergerak

Misteri kasus pembunuhan wanita berinisial AA (25) yang jasadnya dibuang dari atas Tol Yasmin Bogor dan ditemukan di Jalan KH. Sholeh Iskandar akhirnya terpecahkan. 
Kelayakan Hewan Kurban di Banten Dijamin Kelayakan oleh Dinas Pertanian Provinsi

Kelayakan Hewan Kurban di Banten Dijamin Kelayakan oleh Dinas Pertanian Provinsi

Seluruh hewan kurban untuk Idul Adha 1447 Hijriah di Banten, dijamin kelayakannya oleh Dinas Pertanian Provinsi Banten. 
Eks Dirjen Kemenag Hilman Latief Bantah Terima Duit Korupsi Kuota Haji: Keluarga Saya Hancur

Eks Dirjen Kemenag Hilman Latief Bantah Terima Duit Korupsi Kuota Haji: Keluarga Saya Hancur

Pernyataan itu disampaikan Hilman usai melaksanakan shalat Idul Adha 1447 Hijriah di Gedung Muhammadiyah, Jakarta Pusat, Rabu (27/5/2026).
DEKKSON Ambil Bagian dalam Business Impact sebagai Rangkaian Menuju IndoBuildTech

DEKKSON Ambil Bagian dalam Business Impact sebagai Rangkaian Menuju IndoBuildTech

Dalam rangkaian menuju IndoBuildTech Expo Part 1 2026 yang akan berlangsung pada 08–12 Juli 2026, IndoBuildTech kembali menghadirkan Business Impact di showroom DEKKSON.

Trending

Jelang Bela Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Emil Audero Dapat Sanjungan Selangit dari Serie A

Jelang Bela Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Emil Audero Dapat Sanjungan Selangit dari Serie A

Dua pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Emil Audero, mendapatkan sanjungan selangit dari Serie A. Hal ini disampaikan sebelum FIFA Matchday Juni 2026.
3 Pelatih yang Layak Menggantikan Mauricio Souza di Persija Jakarta, 2 Nama Pernah Sukses Bersama Timnas Indonesia

3 Pelatih yang Layak Menggantikan Mauricio Souza di Persija Jakarta, 2 Nama Pernah Sukses Bersama Timnas Indonesia

Persija Jakarta mulai mencari pelatih baru setelah berpisah dengan Mauricio Souza. Tiga kandidat top ini dinilai cocok bawa Macan Kemayoran juara musim depan.
Tradisi Unik di Lumajang, Kambing Kurban Dirias dan Diarak Keliling Kampung Ala Karnaval

Tradisi Unik di Lumajang, Kambing Kurban Dirias dan Diarak Keliling Kampung Ala Karnaval

Warga di Desa Labruk Kidul, Kecamatan Sumbersuko, Kabupaten Lumajang, punya cara unik merayakan Hari Raya Iduladha.
Kisah Evan Difitnah Pembunuh Satu Keluarga Indramayu Diingat Dedi Mulyadi, Pengacara Ririn: Duga itu Peran Joko

Kisah Evan Difitnah Pembunuh Satu Keluarga Indramayu Diingat Dedi Mulyadi, Pengacara Ririn: Duga itu Peran Joko

Toni RM, pengacara terdakwa Ririn Rifanto meyakinkan Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) soal kejanggalan saat Evan dituduh pembunuh satu keluarga di Indramayu.
Belum ke Korea, Megawati Hangestri Masuk Jajaran Pevoli Putri Terpopuler Sepanjang Masa Versi Volleybox

Belum ke Korea, Megawati Hangestri Masuk Jajaran Pevoli Putri Terpopuler Sepanjang Masa Versi Volleybox

Hampir sejajar dengan idolanya Kim Yeon-koung, Megawati Hangestri kini masuk daftar pemain voli putri paling populer sepanjang masa menurut situs Volleybox.
Update Bursa Transfer Persib Bandung: Federico Barba Out usai Bawa Juara, Striker Persija Jakarta dan Mariano Peralta In?

Update Bursa Transfer Persib Bandung: Federico Barba Out usai Bawa Juara, Striker Persija Jakarta dan Mariano Peralta In?

Bursa transfer Persib Bandung memanas, sejumlah pemain asing berpotensi keluar dan deretan nama baru dikaitkan dengan Maung Bandung jelang musim 2026/2027.
Tolak Tawaran Banyak Negara ASEAN, Ini Alasan Park Hang-seo Pilih Klub Liga 2 Thailand

Tolak Tawaran Banyak Negara ASEAN, Ini Alasan Park Hang-seo Pilih Klub Liga 2 Thailand

Park Hang-seo akhirnya mengungkap alasan di balik keputusannya menerima tawaran Kanchanaburi FC. Padahal, mantan pelatih Timnas Vietnam itu nolak banyak negara.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT