Dedi Mulyadi Kecewa Lihat Trotoar Baru Dekat Rumahnya Malah Berantakan Akibat Galian Kabel: Harusnya Direncanakan
- YouTube
tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meluapkan kekesalannya saat menemukan trotoar yang baru saja dipercantik kembali dibongkar akibat proyek pemasangan kabel bawah tanah di wilayah Subang.
Momen tersebut terekam dalam video yang diunggah melalui kanal YouTube pribadinya dan langsung menarik perhatian masyarakat.
Dalam video itu, Dedi terlihat kecewa melihat trotoar yang sebelumnya telah tertata rapi kini kembali rusak karena pekerjaan penggalian yang dilakukan di sepanjang jalur pedestrian.
- Kolase tvOnenews.com / tangkapan layar Youtube Kang Dedi Mulyadi Channel
Menurut Dedi, kondisi tersebut menunjukkan lemahnya koordinasi dan perencanaan antar pihak yang terlibat dalam pembangunan infrastruktur.
Ia mempertanyakan mengapa proyek pemasangan kabel tidak dilakukan bersamaan dengan proses pembangunan trotoar sejak awal.
"Galian lagi, galian lagi, sudah bagus bongkar lagi, sudah bagus bongkar lagi," ujar Dedi Mulyadi dalam kanal YouTube pribadinya.
Pria yang akrab disapa KDM itu menilai pekerjaan seperti ini seharusnya bisa direncanakan dengan lebih matang agar tidak mengakibatkan pemborosan anggaran maupun kerusakan fasilitas publik yang baru selesai dibangun.
- YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL
Ia menyarankan agar proyek pemasangan kabel bawah tanah dikoordinasikan sejak tahap awal pembangunan trotoar sehingga proses pengerjaan dapat dilakukan bersamaan.
Dengan cara tersebut, biaya pekerjaan dinilai lebih efisien dan hasil pembangunan tidak perlu dirusak kembali.
"Gimana ke depan coba dibikin terencana. Yang bikin galian kabel bawah tanah, menggalinya bareng waktu bikin trotoar biar biaya galinya lebih murah dan bisa bareng-bareng kerjanya, tidak begini," ungkap KDM.
Kekesalan Dedi semakin terlihat ketika menyaksikan bagian trotoar yang sudah tertata rapi berubah menjadi area galian yang dipenuhi tanah dan material proyek.
Ia bahkan sempat mempertanyakan keberadaan mandor yang bertanggung jawab atas pekerjaan tersebut.
- Antara
Selain menyoroti perencanaan proyek, Dedi juga mengaku kecewa karena pihak pelaksana tidak berkoordinasi terlebih dahulu sebelum memulai pekerjaan.
"Dan enggak bilang dulu, kan saya tuh rumahnya di sini, harusnya bilang dulu," ucap Dedi Mulyadi.
Tak hanya itu, Dedi turut memberikan sejumlah masukan terkait metode pengerjaan proyek kabel bawah tanah.
Salah satunya adalah memanfaatkan jalur saluran air atau infrastruktur yang sudah tersedia sehingga tidak perlu membongkar seluruh area trotoar.
Load more