Warga Malut harus Bersyukur, Sherly Tjoanda Rencankan Nambah Kuota Sapi ke berbagai Daerah di Idul Adha Tahun Depan
- Instagram @s_tjo
Jakarta, tvOnenews.com- Kabar bagus untuk warga Maluku Utara, Sherly Tjoanda merencanakan akan menambah kuota sapi yang disiapkan ke berbagai daerah pada idul adha tahun depan.
Gubernur Malukur Utara, Sherly Tjoanda menyampaikan kabar baik ini di tengah momen Idul Adha 2026. Dia sudah membagikan 100 ekor sapi.
Dalam program Sherly Tjoanda bagi 100 ekor sapi ke berbagai daerah bagian dari strategi ekonomi di bulan Idul Adha 2026.Â
- Instagram Sherly Tjoanda @s_tjo/Gemini AI
"langkah Pemprov Maluku Utara Menghadapi Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idul Adha," katanya dikutip dari malutprov, Rabu (27/5).
Pembagian 100 sapi yang dibagikan Gubernur Malut, Sherly Tjoanda Laos secara merata ke 10 Kabupaten/wilayah.Â
Dalam keterangannya, Sherly mengupayakan akan menambah kuota sapi untuk Idul Adha 2026 menjadi 150 sapi.
"Tahun ini kita menyalurkan 100 sapi dibagi proporsional utk 10 kab kota," jelas Sherly.
"Terimakasih Bapak Presiden @prabowo atas 11 ekor sapi qurban disalurkan ke 10 Kab/ Kota + 1 untuk Propinsi Maluku Utara," sambungnya.Â
Sehubungan dengan hewan kurban, ia merencanakan 500 ekor sapi. Namun hal ini masih wacana.Â
"Kami merencanakan 500 ekor sapi qurban semasa jabatan, tapi permintaan terus naik," kata Sherly.
- Instagram Sherly Tjoanda @s_tjo
"Semoga berkah Idul Qurban membawa rahmat bagi Maluku Utara, sehingga bertambah jadi 150 di tahun depan. Aamiin," pesannya.
Disamping itu, gubernur yang hobi menyelam itu tengah memfokuskan pembangunan infrastruktur di Maluku Utara.Â
Menurutnya, membangun Maluku Utara bukan hanya tentang membuka peluang. "tetapi memastikan setiap peluang dikawal dan dieksekusi sampai memberi manfaat nyata bagi masyarakat," pesan Sherly Tjoanda Laos.
Sebelumnya, Sherly bertekad juga memprioritaskan untuk membangun infrastruktur yang bertujuan membangun konektivitas.Â
Katanya, ini bertujuan untuk mempermudah seluruh aktivitas warganya, yang disebutkan mayoritas bekerja sebagai petani dan sisanya nelayan.
"60% warga Maluku Utara adalah petani kopra, cengkeh, dan pala. 20% lainnya adalah nelayan," katanya.
Sherly Tjoanda belum lama ini terbang ke Jakarta bertemu dengan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, AHY beberapa waktu lalu.(klw)
Â
Load more