Baru Sumbang 100 Ekor Sapi, Gubernur Sherly Tjoanda Kini Pastikan Warga Maluku Utara Bisa Berobat Gratis Modal KTP
- Instagram @s_tjo
tvOnenews.com - Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, kembali mencuri perhatian publik setelah meluncurkan program jaminan sosial tahun anggaran 2026 yang disebut sebagai bukti nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat kecil.
Menariknya, setelah sebelumnya menyalurkan 100 ekor sapi kurban ke seluruh kabupaten/kota di Maluku Utara, Sherly kini memastikan warga kurang mampu bisa mendapatkan layanan kesehatan hanya dengan menggunakan KTP.
Peluncuran program tersebut digelar di Benteng Oranje, Ternate, pada Senin (25/5/2026).
- dok. Diktisaintek
Dalam kesempatan itu, Sherly menegaskan bahwa program bantuan sosial tidak boleh sekadar menjadi acara seremonial, tetapi harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Sherly memberikan apresiasi kepada jajaran Dinas Sosial Provinsi Maluku Utara yang dinilai bergerak cepat membantu warga rentan di berbagai daerah.
Mulai dari penyaluran santunan kematian hingga bantuan bagi masyarakat sakit disebut sudah berjalan dengan baik.
"Terima kasih kepada tim Dinas Sosial yang telah bergerak cepat. Mulai dari penyaluran santunan bagi keluarga yang berduka hingga penanganan cepat warga yang sakit, semua dapat teratasi dengan baik," ujar Gubernur Sherly, dilansir dari laman resmi malutprov.go.id.
- Instagram sherly @t_jo
Ia juga memastikan masyarakat pemegang KTP Maluku Utara, khususnya kategori desil 1 sampai 5, kini tidak perlu khawatir soal biaya pengobatan.
Menurut Sherly, Pemprov Maluku Utara telah mencapai status Universal Health Coverage (UHC) prioritas.
Artinya, biaya pengobatan masyarakat kurang mampu akan ditanggung bersama oleh pemerintah kabupaten/kota, pemerintah provinsi, hingga Kementerian Sosial.
"Kita sudah mencapai Universal Health Coverage (UHC) prioritas di Maluku Utara. Artinya, semua pemegang KTP Maluku Utara dari kategori desil 1 sampai 5, seluruh biaya pengobatannya dijamin bersama oleh pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi, dan Kementerian Sosial," ungkapnya tegas.
- Instagram @s_tjo
Warga bahkan bisa langsung mengaktifkan BPJS Kesehatan saat membutuhkan layanan rumah sakit.
“Hadir bukan cuma untuk mendata atau hadir di dalam lembar laporan saja, tetapi kita hadir untuk memberikan solusi nyata. Tugas kita adalah meringankan beban hidup mereka, memulihkan harapan yang mungkin hampir hilang, dan memberikan pesan kuat bahwa mereka tidak berjuang sendirian,” tegas Sherly.
Dalam agenda tersebut, Pemerintah Provinsi Maluku Utara juga menyerahkan berbagai bantuan sosial secara simbolis.
Bantuan itu meliputi buku tabungan keluarga sejahtera, pemasangan kaki palsu, bantuan susu dan gizi untuk anak stunting, santunan kematian, kursi roda untuk lansia dan penyandang disabilitas, hingga bantuan alat musik bagi korban bencana sosial.
Tak hanya itu, Pemprov Malut juga menyalurkan bantuan mesin tempel untuk kelompok nelayan lokal serta mendistribusikan 100 ekor sapi kurban ke 10 kabupaten/kota se-Maluku Utara.
Program-program tersebut dinilai menjadi langkah nyata Sherly Tjoanda dalam memperkuat pelayanan sosial, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat di Maluku Utara. (asl)
Load more