Dedi Mulyadi Beri Tantangan ke Anak-anak Papua dengan Hadiah Rp200 Ribu, KDM: Siapa yang Bisa?
- YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL
tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, kembali menarik perhatian setelah melakukan pelisiran ke tanah Papua beberapa waktu lalu.
Seperti biasa, Dedi juga mendokumentasikan perjalanannya itu dalam video yang diunggah ke kanal YouTube miliknya.
Dalam sebuah tayangan videonya yang diunggah pada 1 Juni 2026, pria yang juga akrab disapa KDM ini menunjukkan kedekatan dengan anak-anak asli Papua.
Momen berharga ini terjadi ketika ia beserta rombongannya mengunjungi kawasan pesisir di sekitar Kampung Enggros dan Tobati, Jayapura, sebuah wilayah pemukiman unik di atas laut di mana transportasi utamanya sehari-hari sangat mengandalkan perahu penyeberangan tradisional.
- YouTube
Saat sedang berjalan santai dan bercengkerama dengan warga lokal, perhatian Dedi teralihkan oleh sekelompok anak laki-laki yang sedang membawa sebuah bola sepak plastik.
Ia kemudian langsung menghampiri mereka dengan ramah dan menanyakan kegemaran mereka terhadap olahraga sepak bola.
Begitu mengetahui bahwa kondisi bola yang digunakan anak-anak tersebut sudah usang, Dedi memberi beberapa lembar uang pecahan Rp100 ribu ke mereka, agar bisa dibelikan bola yang baru.
Tidak berhenti sampai di situ, keseruan semakin memuncak ketika Dedi Mulyadi menantang anak-anak Papua tersebut untuk melakukan permainan adu penalti spontan di lokasi.
Ia menawarkan sebuah tantangan yang sangat menarik di mana dirinya sendiri yang akan bertindak sebagai penjaga gawang dadakan untuk menghalau setiap tendangan keras mereka.
Dedi menjanjikan hadiah uang tunai langsung sebesar Rp200 ribu bagi siapa saja di antara mereka yang berhasil menyarangkan bola ke dalam gawang penjagaannya.
"Aku pasang gawang di sini, kalau nendangnya masuk aku kasih dua ratus ribu," ujar Dedi Mulyadi, dikutip Selasa (2/6/2026).
- YouTube KANG DEDI MULYADI
Satu per satu anak-anak Papua tersebut segera berbaris dengan tertib untuk mengambil giliran masing-masing dalam menendang bola.
Dari total sembilan anak yang berbaris, sayangnya, hanya dua orang yang berhasil menciptakan gol dan masing-masing diberi uang Rp200 ribu.
Sementara itu, anak-anak yang tak bisa mencetak gol masing-masing diberi uang Rp100 ribu oleh KDM.
Load more